
Sesampainya dirumah begitu aku membuka sepatu dan kaus kaki ku aku langsung terkejut melihat pergelangan kakiku yang sedikit bengkak dan memar merah biru disekitarnya.
' pantesan aja rasanya luar biasa sakit banget. Ternyata sampai bengkak dan memar merah biru kaya gini. ' Batinku.
Aku mulai naik ke kamarku mengganti seragamku dan mengambil handuk lalu turun kebawah untuk mandi. Lalu aku mulai mengambil es untuk mengompres kaki ku agar mengurangi Bengkak.
" Ohh iya kabar Tina gimana yaa?? Hari ini dia nggak masuk...apa dia sakit? " Gumamku.
" au ah mending tidur aja " gumamku lagi.
Ku rebahkan diriku diatas kasur lalu tanpa kusadari aku mulai terlelap tidur.
****
Keesokan harinya...
" Hoammm...jam berapa tohh?" Gumamku sambil mengucek mata. Ku cari HP ku disela sela bantal.
" Hmm baru jam 05:15;mandi aja dehh " Gumamku.
Segera ku ambil handukku dan segera turun kebawah untuk membersihkan diriku. ketika aku melewati dapur ku lihat seorang wanita tenggah duduk dimeja makan, tapi pandanganku masih samar samar karena baru bangun tidur.
' itu siapa yaa...rambutnya kok panjang amat bukannya rambut bunda kan pendek...ahh palingan cuma perasaanku aja...' Batinku.
Aku Segera masuk kedalam kamar mandi sampai berendam di bathtub. Setelah cukup membersihkan diri, aku mulai memakai Seragamku. Lalu aku mulai turun kebawah untuk sarapan. Tapi didapur kudapati tidak ada siapa siapa,sepi.
" Bun...Bunda!! Ayah?!!" Panggilku namun tidak ada jawaban.
" Duhh bunda sama ayah kemana sihh " gumamku.
" Okaasan(Ibu) baru ke supermarket beli sayur kalau Otoosan(Ayah) dikamar. " Jawab seseorang dengan lembut.
" Ohhh..." Jawabku. Lalu sesaat aku menyadari sesuatu.
' lho tunggu dulu kalau bunda Ke supermarket dan ayah ada dikamar lantas suara siapa tadi yang menjawab' Batinku. Lalu secepat kilat ku balikkan badanku dan kudapati seorang wanita berparas cantik dan masih muda ada dihadapan ku
" Ohayo(selamat pagi) Lisa. " ujarnya sambil tersenyum ke arahku. Sontak aku langsung terkejut dan diam sesaat.
" Onesan?!!(Kakak) Hueeeeee...Onesan.." jawabku langsung memeluk cewek yang ada didepanku.
" Watashi wa ie ni imasu (Aku pulang)" ujar kakakku.
" Okaerinasai (selamat datang kembali dirumah). " Jawabku dengan hangat.
" Onesan kapan datangnya?kok nggak ngabarin atau bilang sama aku?" Tanyaku.
" Tadi jam 4 pagi baru nyampe disini...tadinya kakak mau samperin kamu tapi kamu tidurnya pules banget jadi kakak nggak tega banguninnya" jawab kakakku.
Kenalkan dulu dia kakak sepupuku bernama Keiko Mizamoto. Ya dia keturunan indo dan Jepang tapi lebih melekat ke Jepang. Keiko sudah ku anggap sebagai kakak kandungku sendiri dan sudah kami anggap seperti bagian anggota keluarga kami. Dia berumur 23 tahun dia tinggal di Jepang sambil melanjutkan kuliah S2 di universitas terkenal di jepang yaitu di University of Tokyo. Kakakku mengambil program S2 bidang bisnis dan manajemen. Kakakku termasuk mahasiswa jenius termuda yang masuk ke university of Tokyo jadi tidak heran kalau kakakku bisa kuliah di universitas yang paling terkenal di Jepang dan yang utamanya lagi masih muda.
" Onesan kenapa baru mampir ke sini. Aku kan kangen banget sama Onesan. " Ujarku.
" Iya iya kakak juga kangen Lisa kok. maaf yaa soalnya kakak sibuk kuliah di Tokyo..." Jawab kakakku.
Lalu tiba-tiba ibu ku kembali dari supermarket sambil menenteng tas belanja an.
" Ohh Okaasan sini aku bantu angkat barang belanjaannya. " Ujar Kakakku diikuti oleh ku.
" lho Bunda kok beli sayuran sama daging bekunya banyak banget...buat apa Bun?" Tanyaku sambil menenteng tas belanjaan nya ibuku.
" Keiko mau dibuatin sarapan bunda apa?" Tanya Ibuku kepada kakakku.
"Hmmm terserah Okaasan aja dehh...aku apa apa doyan masakan indo kok..." Jawab kakakku.
" Ohh kalau gitu bunda Masakin Cumi asam manis sama tumis kangkung aja yaa "
" Boleh. Aku bantuin yaa Okaasan." Ujar kakakku.
Kakakku dan ibuku sibuk didapur sedangkan aku kembali ke kamar untuk bersiap siap berangkat ke sekolah. Lalu aku kembali turun kebawah untuk sarapan bersama dengan keluarga ku tak lupa dengan kakak sepupu ku Keiko.
" Jadi kapan Keiko akan pulang ke Tokyo lagi?" Tanya Ayahku.
" Duhh ayah Onesan kan baru nyampe disini masa bahas pulang lagi ke Tokyo." Ujarku.
" Ahahaha mungkin aku akan pulang ke Tokyo 1 bulan kedepannya lagi. Okaasan Otoosan, Keiko boleh nginep disini kan?" Ujar Kakakku.
" Ohh boleh banget..." Jawab Ibukku dengan senang.
" Boleh saja, anggap sebagai rumah sendiri aja.." jawab ayahku.
" Ahh Onesan kok tumben pulang ke indo bukannya kakak sibuk kuliah?" Tanyaku.
" Soalnya aku lagi liburan musim dingin dan Universitas baru diliburkan. tohh di Tokyo lagi badai salju. Dari pada aku menghabiskan liburan musim dinginku di apartemenku mending aku pulang ke indo saja dari pada disana cuma dekem di apartemen terus kan bosen..." Jawab kakakku.
" Lha Onesan nggak liburan sama temen temenmu disana?" Tanyaku lagi.
" Gimana mau liburan sama temen, semua temenku aja pulang ke kampung halamannya masing masing dan menghabiskan liburan musim dingin bersama keluarga nya lahh..." Jawab kakakku.
" Nanti kamu pakai kamar dilantai dua saja. Disebelah kanan kamar Lisa ada kamar kosong disana, kamu pakai kamar itu saja " Ujar ayahku.
" Iya Otoosan Arigatogozaimashita ( terimakasih)" jawab kakakku.
Lalu kami mulai melanjutkan sarapan kami, dengan dipenuhi candaan dan obrolan kami. Lalu aku mulai mengambil tasku dan berangkat ke sekolah.
" Yah...Bun aku berangkat dulu yaa " Pamitku sambil mencium punggung tangan kedua orangtuaku.
" Onesan aku berangkat sekolah dulu yaa " Tambahku.
" Iya hati hati dijalan sayang..."jawab kedua orang tua ku dengan Kompak.
" Iya hati hati dijalan " jawab kakakku.
Ketika aku hendak melangkahkan kakiku keluar rumah kaki ku terasa nyut nyutan lagi.
' a..aduh duh duhh sakit banget...padahal kemarin udah aku kompres tapi sakitnya nggak ilang ilang juga ' Batinku.
" Emmm Yah Anterin aku ke sekolah yaa Yah." Ujarku.
" Ohh iya. Tumben minta diantar biasanya minta berangkat sendiri dan Jalan kaki. Sebentar ayah ambil kunci mobil dulu sekalian ayah juga berangkat kerja. " Ujar ayahku.
" Iya yah hehehehe soalnya lagi males jalan kaki aja. " Ujarku.
' padahal kakiku lagi sakit gara gara 3 dobrak pintu ditambah lagi dua duanya lagi yang sakit...duhh apes banget...' Batinku.
To be continued....