The Secret Of School Love Story

The Secret Of School Love Story
Eps. 30 Di tipu Bu lupy



Aku berjalan malas menuju ke kantor guru. Sesampainya di kantor guru dan mengetuk pintu.


" Permisi..." Ucapku.


" Ya? Ohh kalian sudah datang rupanya" ucap Bu Lupy.


" Tunggu dulu...kalian??" Ucapku sambil kebingungan.Lalu ku balikkan kepalaku kebelakang. Sontak aku terkejut, kudapati Si kating rese berdiri di belakangku.


" Ppsstt...kating rese kamu ngapain di sini?" Bisikku.


"Aku juga di panggil setress" jawabnya sambil berbisik.


" Kalian berdua silahkan duduk dulu " ucap Bu Lupy mempersilahkan kami duduk.


" Jadi ada perlu apa Bu sampai memanggil saya kemari?? " tanyaku. Dan tidak peduli akan kehadiran si kating rese yang tenggah duduk disebelah ku.


" Jadi ibu menunjuk kalian untuk melakukan kegiatan bersosialisasi " jawab Bu Lupy.


" Maksudnya apa Bu?" Tanyaku yang tidak paham akan kata kata Bu Lupy barusan.


" Jadi gini Sekolah SMA ini belum pernah ada perwakilan yang melakukan kagiatan bersosialisasi dari pemerintah. " Jawab Bu Lupy.


" Jadi kami memohon bantuan dari kalian untuk menjadi perwakilan untuk melakukan kegiatan bersosialisasi itu. " Lanjut Bu Lupy.


" Tapi Bu kenapa harus saya sama si ka- ...eh si Leo maksud saya? " protesku.


' untung aja...hampir aja keceplosan bilang si kating rese ' Batinku.


" Kalian berdua mempunyai peluang yang bagus. Dan kalian juga sudah berjuang memenangkan Olimpiade sains tahun ini. Kami bergantung kepada kalian berdua, saya sudah mendengar dari Bu Endah kalian berdua memiliki potensi yang besar, saya rasa kalian mampu melakukannya. Saya juga sudah mencoba menunjuk dan membujuk siswa lain namun mereka yang saya tunjuk tidak mau menjadi perwakilan tersebut." Jelas Bu lupy.


" Ta..tapi jika saya meno-" belum sempat aku menyelesaikan Bu Lupy langsung menyahut ku.


" Jadi kami sangat mengandalkan kalian berdua. Kami pihak sekolah mengandalkan kalian. Jadi kami berharap kalian menerima tugas ini. Kalian satu satunya yang memiliki peluang dan memiliki potensi sangat besar. SMA prima jaya selama ini tidak pernah melakukan kegiatan bersosialisasi dari pemerintah. Setelah sekolah mendapatkan kebangaan meskipun kecil. Namun itu bisa membuat sekolah Prima jaya menjadi maju "


Jelas Bu Lupy. Aku hanya diam tak bergeming.


" Jadi apakah kalian setuju menjadi perwakilan dari SMA prima jaya?" Tanya Bu Lupy. Bu Lupy memohon dengan penuh harap kepada kami. Aku ingin menolaknya tapi aku merasa tidak enak kepada Bu Lupy.


Aku mulai memikirkan dan merangkai kata kata untuk menolak tawaran itu.


tiba tiba ada seseorang lagi yang datang,sambil mengetuk pintu.


Tok..tok..tok...


" Permisi Bu " ucap seseorang.


" Iya masuk lah. " Jawab Bu Lupy.


Aku langsung membalikkan badanku siapa yang datang,dan Terkejut nya begitu aku melihat siapa yang datang. Kudapati Elena dan Liya datang kemari.


" Lohh Lisa..." Ucap mereka berdua dengan kompak. Mereka berdua juga terkejut melihatku juga di kantor guru apalagi aku kesini sama si kating rese.


"Sebentar yaa ibu bahas sebentar lagi sama Lisa dan Leo. Kalian duduk dulu sebentar. " ucap Bu Lupy.


" Baik Bu " jawab kedua temanku yang duduk di kursi yang tak jauh dari ku.


" Baik Lisa Leo bagaimana kalian setuju menjadi Perwakilan dari kegiatan bersosialisasi? Kami mengandalkan kalian berdua karena kalian memiliki potensi yang bagus. Untuk tempatnya mungkin dikota Bogor. Jika kalian setuju kami akan mengirim kalian berdua kesana " jelas Bu Lupy.


' kenapa tidak sama si ketua kelas aja?? Si Liana..' batinku.


" Maaf kami tidak bermaksud menguping pembicaraan kalian tapi... Sudah jelas Lisa menerimanya Bu dia berbakat dalam segala hal jadi kirim Lisa sama Leo aja Bu di kegiatan bersosialisasi di kota Bogor. Lagian itu juga dari pemerintah kan Bu " sambar Elena.


" Ahh dan juga Lisa sama Leo bisa menyelesaikan tugas itu buu...iya kan pak Yohanes? " Lanjut Liya sambil melirik ke arah pak Yohanes yang baru saja masuk di kantor.


" Ya?Ada Apa?" Tanya pak Yohanes.


" Jadi gini pak. Saya berniat Menunjuk Lisa dan Leo untuk menjadi perwakilan dari kegiatan bersosialisasi yang akan di adakan oleh pemerintah. Gimana pak ?" Ucap Bu Lupy sambil mengedipkan sebelah matanya.


' Sebenernya ada apa ini? Mencurigakan..' Batinku.


" Ohhh itu malah bagus. Mereka berdua juga cocok dalam kegiatan tersebut langsung kirim mereka aja Bu lupy. Mereka juga memiliki potensi yang besar" jawab Pak Yohanes dengan semangat.


" Tapi pak..." Belum sempat aku hendak berbicara guru guru lain malah langsung menyambar omonganku.


" Iya mereka memiliki potensi yang bagus. Kurasa mereka bisa menyelesaikan tugas itu. " Ucap salah satu guru.


' Duhhh gimana ini...lagian siapa guru itu?!! Asal yambar aja...dia kan guru kelas X apa hubungannya coba ' Batinku dengan kesal.


" Iya mereka juga berhasil memenangkan perlombaan Olimpiade sains tingkat Nasional itu kan. Jadi mereka berdua saja yang menjadi perwakilan di sekolah SMA prima jaya. " Ucap salah satu guru lainnya.


" Iya mereka berdua saja yang menjadi perwakilan " Ucap Bu Endah juga.


' Yaa ampun kenapa masalahnya jadi ruyam gini...apa yang harus ku lakukan?!! Duhh jadi budrek aku yang mikirin...kayaknya aku butuh obat Paramex Extra dehh...kepala ku malah jadi pusing. ' Batinku.


Aku sempat melirik ke arah si kating rese.


" Gimana?" Bisikku bertanya kepada si kating rese. Si kating rese sempat berfikir sejenak lalu dia menganggukkan kepala. Aku menghembuskan nafas sejenak lalu sudah kuputuskan.


" Baik...sudah kami putuskan.... kami menerimanya " Ucapku.


" Kami bersedia menjadi perwakilan dari SMA prima jaya " Lanjut si kating rese. Sempat aku tidak sengaja melirik para guru tersenyum kepada kami dan aku tahu mereka sangat bersyukur dan berterima kasih dalam hati kepada kami berdua.


" Baiklah. Kami berterima kasih banyak kepada kalian. Terimakasih telah menjadi perwakilan dari SMA prima jaya. " Ucap Bu Lupy yang puas akan jawaban kami.


" Ahh sebelum itu.... Elena dan Liya bisa kalian menjadi pembawa acara di acara perayaan festival Olahraga nantinya?" Ucap Bu Lupy kepada kedua temanku.Sempat mereka berfikir sejenak.


" Baik Bu kami bersedia " ucap mereka berdua dengan kompak.


" Baiklah kalau begitu silahkan kalian berdua kembali ke kelas " Ucap Bu Lupy kepada kedua temanku.


" Baik kami permisi undur diri terlebih dahulu " ucap Elena dan Liya dengan kompak sambil sedikit membungkuk kan badan. Lalu beranjak keluar dari ruang guru.


"Jadi bisa kita bahas kompetisi Kegiatan bersosialisasi?". Ucap Bu Lupy.


" Baik ka-" sebelum aku menyelesaikan kata kata ku aku menyadari sesuatu dan terkejut. Begitu juga si kating rese juga nampak sama terkejutnya denganku. Mata kami sempat Membalak.


" APA?!! KOMPETISI?!!" Ucap kami berdua dengan kompak dan dengan nada yang yang tinggi. Bu Lupy hanya tersenyum manis kepada kami.


" Ta...tadi Bu..Bu..Bu Lupy bi..Bi..bilang ko...Kom.... kompetisi??" Tanyaku yang tidak percaya akan yang Lupy barusan. Bu lupy hanya mengangguk sambil tersenyum manis kepada kami.


'What?!! Sial kami ditipu katanya Cuma kegiatan bersosialisasi yang dilakukan pemerintah. Tapi ternyata sebuah kompetisi....K-O-M-P-E-T-I-S-I .Dasar Ular!!!' Batinku dengan kesal merasa di tipu sama Bu Lupy.


Eps.30 ditipu Bu lupy selesai....


To be continued.....