
" Anak anak kita sudah sampai " Ucap pak Yohanes.
Kami mulai turun dari mobil. Ku dapati gedung bercat putih depan kami, Gedungnya Agak mirip dengan gedung yang dipakai buat Olimpiade. Kami mulai masuk dan mencari tempat duduk. Dan Banyak peserta lainnya juga yang mengikuti Kompetisi ini.
' Banyak juga yang ikut.. aku sampai heran kenapa pada niat ikut kompetisi konyol ini sihh heran aku...' Batinku terheran heran.
Tak lama kemudian acara Pembukaan Kompetisi pun dimulai. Dewan juri hanya memberikan peraturan dan apa saja yang berkaitan dengan Kompetisi bahkan untuk Pengambilan gambar dan pembuatan Video untuk dipresentasikan.
" Dengan ini Kompetisi ini Dimulai!!!"
Sontak Seisi Ruangan ini bertepuk tangan riuh. Peserta dan pendamping mulai berhamburan keluar dari Ruangan. Sontak kami langsung menuju ke Hotel yang tadi diberitahukan. Mobil Pak Yohanes mulai keluar dari parkiran dan berangkat menuju ke Hotel. Sesampainya di sana Ku dapati juga sebagian peserta konpetisi juga sudah ke sini. Kami langsung mengambil Kunci kamar.
Aku sekamar dengan Bu Lupy di kamar nomer 685 Sedangkan si kating rese sekamar dengan Pak Yohanes dikamar nomer 702 yang sama sama ada di lantai dua. Bu Lupy mulai membuka pintu kamar nomer 685 yang akan kami tempati. Begitu pintu terbuka ku dapati 2 Buah Spring bed berukuran Standar,tapi dalam Ruangan terlihat mewah dan Glamor. Aku langsung menaruh tas ranselku diatas Kasur dan aku mulai ke kamar mandi untuk cuci muka. Setelah cukup membersihkan muka,aku menghampiri Bu Lupy yang tenggah hendak ingin beres beres.
" Bu Lupy Bagaimana kita mulai saja pengambilan gambarnya dan berangkat ke Lokasi pengambilan gambarnya. Nanti malam saja kita beres beres nya,Waktu yang diberikan cuma 3 hari 2 malam. kita tidak boleh buang buang waktu. " Usul ku.
" Iya juga, Ibu akan menghubungi Pak Yohanes dulj untuk segera berangkat. " Jawab Bu Lupy.
Lantas Bu Lupy langsung mengambil ponselnya dan menelpon Pak Yohanes untuk segera berangkat.
" Oke Lisa ayo kita turun ke bawah. Kita akan ketemuan sama pak Yohanes dan Leo di parkiran " Ucap Bu Lupy.
Aku hanya mengangguk dan mengambil ponsel dan turun kebawah bersama Bu Lupy. Tidak lupa Bu lupy mengunci pintu kamar,kami menuju ke parkiran Dan ku dapati Si kating rese dan pak Yohanes sudah menunggu didepan Mobil. Lantas kami langsung menuju ke tempat yang akan kami datangi yaitu panti Asuhan Family.
Sesampainya di sana,kami langsung keluar dari mobil. Ku dapati anak anak panti sedang bermain di luar. Ku hampiri mereka,Sontak Anak anak panti langsung menyapa dan menghampiriku ku.
"Kak Lisa!!!"
" Kak Lisa!!!"
"Yeyyy Kak Lisa ke sini lagi "
"Kak Lisa kami kangen "
Seru mereka yang langsung mengerubungi ku dan memelukku.
"Kakak juga kangen " Ucapku.
" Kak Lisa kok lama mampirnya?" Ucap Salah seorang anak yang bernama Ana.
"Maaf yaa soalnya kakak sibuk sekolah " Jawabku Sambil tersenyum.
Sontak mereka langsung memelukku,Aku membalas pelukannya mereka. Setelah cukup lama acara peluk pelukan. Ku lirik ke belakang ku dapati Bu Lupy,Pak Yohanes, Dan si kating rese diam mematung sambil bengong melihatku.
' Ahh yaa ampun aku sampe lupa kalau ada mereka ' Batinku.
" Sebenernya Aku kenal Tempat ini " Ucapku.
"Dan dulu aku sering kesini " Tambahku
Lalu tiba-tiba Seorang wanita paruh baya keluar dan menyapaku.
"Ahh Lisa...sudah lama tidak bertemu..." Ucap Wanita paru baya itu.
" ahh Bu Wati...lama tidak berjumpa...Lisa kangen " Ucapku sambil mencium tangan Bu Wati lalu memeluknya.
" Ahh Bu Wati perkenalkan Ini Bu Lupy dan Pak Yohanes Guru saya di SMA Prima jaya " Ucapku sambil memperkenalkan.
" Selamat Siang " Kata Bu Lupy dan Pak Yohanes dengan kompak dan menyalami Bu Wati.
"Lalu Siapa Pria Muda yang tampan di belakangmu itu?" Tanya Bu Wati sambil menunjuk ke arah si kating rese.
' Duhh kenapa pakai nanya Namanya Sihhh'
Batinku.
" Ahh Bu Wati perkenalkan Dia Leo, Leo Antonius Agrian. Kami cuma perwakilan Kompetisi dari sekolah SMA prima jaya " Ucapku,sebelum Bu Wati salah paham.
" Jadi gini Bu kami mau minta tolong buat Kompetisi " Ucapku.
Lantas aku langsung menceritakan tujuan ku ke sini. Bu Wati memperbolehkan dan mau membantu kami. Kami langsung Masuk kedalam bangunan panti Asuhan itu, Kami dipersilahkan duduk di ruang tamu. Lantas pak Yohanes langsung merekam Aku dan Leo. Lalu kami memulai wawancara kami.
Beberapa menit berlalu kami habis kan untuk pengambilan gambar dan merekam video kami. Hingga urusan kami selesai.
" Makasih banyak ya Bu " Ucapku.
" Iya sama sama. Saya malah justru senang Lisa melakukan hal itu " Ucap Bu Wati.
" Ngomong ngomong anak muda " Ucap Bu Wati yang ditujukan ke Si kating rese.
" Kamu masih belum punya pacar? " Tanya Bu Wati.
" Aku merekomendasikan Lisa. Bagaimana dia Sempurna Bukan..." Ucap Bu Wati Lagi.
Perkataan Bu Wati membuatku tercengang.
" Lisa ini memang calon istri Idaman nomor satu " Tambah Bu Wati.
Aku malah semakin merinding mendengar perkataannya Bu Wati. Perkataan Bu Wati Membuatku Shock dan membuatku Geli dan Malu. Begitu juga si kating rese yang dua kali lipat lebih Shock dari pada aku.
" Emmm Bu Wati. K-" Belum sempat aku menyelesaikan kata kataku Bu Wati langsung Menyahut ku.
" Gimana? Lisa sangat sempurna kan " Ucap Bu Wati lagi.
" Bu wati..B-" Lagi lagi Bu Wati langsung Menyahut ku.
" Lisa itu perempuan yang baik dan Calon Istri idaman nomor satu lohh " Tamab Bu Wati.
' Astaga Bu Wati....bikin merinding aja...idih ogah aku dicocok cocok in sama si kating rese...Malu malu in aja Bu Wati parahnya lagi ada Bu Lupy dan Pak Yohanes...Kabur aja dehh' Batinku.
" Se...sebentar aku mau ke toilet dulu " Ucapku buru buru menghindar Obrolan yang mengelikan itu.
Aku langsung meninggalkan Ruang tamu dan membiarkan Si kating rese menghadapinya sendiri. Aku langsung masuk ke kamar mandi cuma sebatas membasuh muka saja. Ketika aku Keluar dari kamar mandi dan hendak Kembali ke ruang tamu. Ketika berjalan di ruang tenggah ku dapati Seorang anak menyendiri di teras dengan memasang muka yang sedih.
Eps. 37 Di Panti Asuhan 1 Selesai....
To be continued.....