The Secret Of School Love Story

The Secret Of School Love Story
Eps. 56 Capek!!



" Ohh iya Sa kamu kok pakai Dress, dan Leo juga pakai setelan jas atau Tuksedo itu ?" Tanya Tina di dalam mobil.


" O..ohh i..tu kami menjadi pengganti kamu sana Vian jadi Perwakilan Event di kelas kita " Jawabku.


" Oooo maaf yaa kalian jadi repot " Ucap Tina.


" Heheheh nggak papa kok " ucapku.


' Iya kamu repotin kami. Pulang pulang dari Bogor di paksa jadi Perwakilan kalau aja kamu nggak hilang pasti aku menikmati acaranya. ' Batinku.


' pengennya bilang gitu tapi aku nggak mungkin bilang gitu kan...Tina juga udah berusaha ' Ucapku dalam hati.


Lalu mobil si kating rese mulai berhenti di sebuah Rumah sederhana milik Tina.


" Udah yaa Sa besok lagi dan Leo makasih udah nganter sampai rumah. Dann Terimakasih kalian udah nolongin aku " pamit Tina sambil membuka pintu mobil. Aku hanya tersenyum saja.


" Ohh iya satu lagi Selamat udah menang Kompetisi nya " Tambah Tina.


" Iya makasih " jawabku.


Ketika Tina sudah ada di gerbang rumahnya lantas Tina melambaikan tangan,aku membalasnya.


" Bye Bye Lisa.sampai jumpa Besok Lisa...Leo " Ucap Tina sambil melambaikan tangannya. Aku hanya tersenyum manis


Lalu mobil si kating rese mulai melaju meninggalkan pekarangan rumah Tina. Selama di perjalanan menuju ke rumahku keheningan mulai menyelimuti di antar kami. Di antara kami tidak ada yang memulai pembicaraan. Sesampainya di depan rumah ku,lantas aku keluar dari mobil sambil membawa tas Ranselku.


" Makasih " Ucapku dengan singkat.


Aku mulai meninggalkan mobil si kating rese dan ketika aku hendak membuka pintu rumahku, Si kating rese memanggil ku sambil berjalan menghampiri ku.


" Oii Tiang listrik " panggil si kating rese sambil menghampiriku. Sontak aku langsung membalikkan badan.


"Nihh bawa " ucap si kating rese sambil menyodorkan paper bag berisi Piala dan bingkisan serta karangan bunga dari Kompetisi.


"Lha...kok aku yang bawa." Ucapku.


" Yaa iyalah aku nggak mau bawa Repot tahu nggak " Jawab si kating rese.


" Gantian dong. Tohh kamu berangkatnya bisa pakai mobil " protesku.


" Gak " tolak si kating rese.


" Bawa!!" Ucapku.


"Kamu yang bawa!!" Protes si kating rese tak mau kalah.


"Kamu!!" Jawabku


" Kamu!!" Balas si kating rese.


Kami terus terusan berdebat di depan rumahku,lalu tiba tiba pintu rumahku terbuka yang ternyata Ibuku.


" Ehh Lisa udah pulang " ucap Ibukku sambil membuka Pintu.


" Bunda!!" Ucapku yang langsung memeluk ibukku.


" Bunda Lisa kangen...." Ucapku. Aku berusaha menyibukkan Ibukku agar aku tidak ditanyai aneh aneh.


" Iya Bunda juga " balas ibukku sambil membalas pelukanku.


" Ayah dimana Bun?" Tanyaku.


" Ohh ayah di kamar " jawab ibukku.


"Ehhh ada Nak Leo ternyata " jawab ibukku yang menyadari keberadaan nya si kating rese.


' sial malah ketahuan ' Batinku.


" Malam Tante " ucap si kating rese sambil memberi salam kepada Ibukku.


" Malam Juga Nak Leo " jawab ibukku.


" Ohh iya kenapa Nak Leo ke sini dannnn" lanjut ibuku.


" Lisa kenapa kamu pakai Dress dan nak Leo kenapa pakai setelan jas atau Tuksedo gitu jangan jangan kalian berdua...." Ucap ibuku.


' Astaga!!! Aku lupa kalau aku masih pakai


Dress dan si kating rese pakai Setelah jas begituan tau gini aku naik Taxi aja ' Batinku.


" Jangan jangan kalian kencan yaa " jawab Ibukku. Sontak aku langsung Shock.


" Duhh bunda...Bunda salah paham dehh kami nggak gitu bunda...kami cuma jadi perwakilan Event di sekolah buat dan suruh pakai baju ini. Kami pulang dari Bogor terus jadi perwakilan Event di sekolah makanya Lisa pakai Dress dan dia cuma nganter aku doang karena udah malem gitu aja Bun dan sisanya begitulah " jelasku.


" Oooo gitu sayang sekali bunda kira kalian kencan karena kalian cocok apalagi pakai pakaian begituan " Ucap Ibukku


' duhh bunda bicaranya Jangan blak-blakan apalagi di depannya dikating rese duhh bikin malu ' batinku.


" Duhh bunda udah jangan ngaco. Kita masuk aja ya Bun " Ajakku.


" Dan ka...eh Leo besok lagi Bye " Tambahku.


' Yaa ampun bunda. You are Seriously!! ' Batinku. Sambil memelototi si kating rese.


" Enggak Tante lain kali saja. Dan ini pialanya


di bawa Lisa aja yaa Tan " Ucap si kating rese sambil menyodorkan paper bag berisi piala kepada Ibukku.


" Ohhh iya terimakasih " ucap Ibukku sambil menerima.


" Kalau gitu saya pamit dulu ya Tante " pamit si kating rese.


" Iya hati hati di jalan " Jawab ibukku.


Si kating rese mulai masuk kedalam mobil nya dan meninggalkan pekarangan rumahku.


Aku dan ibukku mulai masuk kedalam rumah. Ketika aku hendak mandi tiba tiba ibukku mencegahku.


" Lisa!!" Panggil ibukku.


" I..iya Bun? Kenapa?" Jawabku.


" Cepat kamu ceritakan kamu sama Nak Leo selama di Bogor sama di sekolah " ucap Ibukku bersemangat.


" Haa?!! Harus ya Bun?!" Tanyaku.


" Harus!! Bunda penasaran sama Nak Leo tadi,bisa aja jadi calon menantu. " ucap Ibukku dengan bersemangat.


' yaa ampun bundaaaa ' teriakku dalam hati.


" Lisa mandi dulu yaa Bun " ucapku berusaha kabur.


" Nggak ceritain dulu sama bunda baru boleh


Mandi dan tidur " Ucap Ibukku.


' Bunda you Are seriously?!!! Baru aja nyampe


Di rumah udah di gini in sama Bunda ' Batinku dengan gemas.


" Iya iya tapi sebagai gantinya besok Lisa berangkat ke sekolahnya di anter " Ucapku.


" Oke baiklah. Besok biar ayah yang nganter "


Jawab ibukku.


Mau nggak mau aku menceritakan selama aku di Bogor serta di sekolah. Aku menceritakan kejadian kecil juga saat aku terkunci dan tentang Raven yang ada di panti asuhan Family di Bogor. Setelah aku menceritakan semuanya bunda mulai terdiam sejenak.


" Jadi gitu Bun End " Ucap ku.


"Ohh gitu perwakilan SMA Brawijaya juga udah keterlaluan masa ngunci anak Bunda di toilet " Ucap Ibukku.


" Siapa yang ngunci Putri Ayah " Ucap ayahku yang tiba tiba Datang.


" Nggak papa kok Yah " Ucapku.


" Ohh itu SMA Brawijaya...terus Lisa di kunci di ruangan sama Perwakilan murid SMA Prima jaya. " Ucap Ibukku dengan santai.


' yaa ampun Bunda jangan di bocorin dongg ' Batinku.


" Ohh ya Lisa cepat ceritakan semuanya. Gimana kamu di Bogor ceritakan semuanya " Ucap ayahku.


" Ohh itu biar bunda yang..."


" Lohh bunda bunda kok malah ngilang "


Ucapku.


Terpaksa aku harus menceritakan ulang saat aku di Bogor dan semuannya kepada ayahku.


Aku menceritakan dari awal hingga akhir.


" Udah jadi gitu Yah End " Ucapku dengan Lemas.


" Ohh gitu jadi waktu kamu pulang dari Bogor kamu langsung gantiin temenmu yang hilang gitu?" Ucap ayahku. Aku hanya mengangguk saja.


" Udah kan yah aku mau tidur capek ngantuk " ucapku.


"Nggak mandi dulu?" Tanya ayahku.


" Nggak udah capek ngantuk dan udah males " jawabku.


" Selamat malam ayah...selamat tidur " Ucapku sambil naik ke lantai dua ke kamarku.


" Tapi sayang ini udah pagi " jawab ayahku.


" Nggak peduli aku mau tidur..." Ucapku.


Begitu aku masuk ke kamar aku langsung merebahkan badanku ke atas kasur dan tertidur pulas.


To be continued...