
'Kok perasaanku tiba tiba nggak enak yaa...Sebenernya apa yang mereka berdua rencanakan ' Batinku.
" Lisa..." Panggil Liya setelah membuka pintu dan menghampiriku.
" Yaa ampun Lisa...Kamu Manusia apa Bidadari " Ucap Liya Kagum.
" Yaa manusia lahh " Ucapku.
" Siapa dulu yang dandani Lisa?" Ucap Elena sambil membanggakan Diri.
" Ohh iya kamu kenapa ke sini? Leo udah siap?" Tanya Elena kepada Liya.
' Tunggu dulu...Siap? Apa maksudnya dari kata Siap?' Batinku.
" Udah tinggal make dasi doang tapi dasinya ketinggalan di sini kamu lihat nggak?" Tanya Liya.
" Tuhh disana Tuhh diatas meja " Jawab Liya.
" Oke Thanks " Ucap Liya.
' Bentar perasaanku jadi nggak enak beneran...tadi mereka Bilang Siap lalu bilang Dasi dan....Tunggu jangan jangan si kating rese juga....' Batinku sambil mata yang Membalak.
" Ini Apa Apaan sihh " Ucap si kating rese membuka pintu dan menghampiri kami. Aku langsung Shock dengan kedatangannya si kating rese dan juga Mata kami sempat bertemu.
" Lha Tiang listrik " Ucap Si kating rese sambil menunjukku.
" Kating rese " Ucapku sambil kembali menunjuk kearahnya.
' Apa apaan dia, Kenapa dia pakai setelan Jas dan Tuksedo gitu...dan aku pakai Dress Tunggu jangan jangan...' Batinku sambil mataku membalak begitu juga dengan si kating rese.
" Elena.. Liya.." Panggilku kepada kedua temanku.
" Ya " Jawab mereka. Aku dan si kating rese menatap kedua temanku.
" Apa yang kalian rencanakan!!Apa maksud semua ini...Cepat jelaskan!! " Ucapku sambil menatap ke arah Elena dan Liya dengan tajam. Elena dan Liya tersenyum manis ke arah kami.
" Mulai sekarang kalian berdua jadi perwakilan Event Mis dan Mister SMA prima jaya dari kelas kami " Ucap kedua temanku dengan kompak sambil tersenyum manis ke arahku.
" APAAA?!!!! " Ucapku dan si kating rese dengan Kompak.
" Gimana Tina dan Vian? kan mereka yang jadi Perwakilan dari kelas kita " Protesku.
" Usai kami mendandani mereka. Tina izin ke toilet sebentar sebelum acara di mulai,Namun Tina tak kunjung kembali. Kami mulai mencarinya seisi sekolah. Kami sudah memutari seluruh sekolah 4 Kali namun tidak ada bahkan diruangan apa pun tidak ada. Sedangkan Vian di malah kabur setelah Tina menghilang,Mungkin itu juga kesempatan Vian untuk kabur " Jelas Elena.
" Jadi setelah kalian datang. Kami rasa kalian jadi Perwakilan buat kelas kita. Ini juga keadaanya mendesak sihh jadi terpaksa" Tambah Elena. Setelah mendengar penjelasan dari Elena aku langsung diam mematung dan isi kepalaku mulai Blank.
" Sa...Lisa " Panggil Elena.
" Aku dimana? Aku siapa?" Gumamku dengan isi kepalaku yang Blank.
" Emm sa" kini panggil Liya
"Aku hidup buat apa? Tolong bangunkan aku dari mimpi buruk ini " Gumamku kembali.
" Gak aku nggak mau... Aku nggak setuju itu kan tugasnya si Tina sama Vian kenapa harus kita. " Protesku.
"Ditambah lagi kenapa aku harus pakai Dress yang ribet ini segala dan Kenapa aku harus pakai Heels juga Haa?!! " Protesku lagi.
" Itu dress nya masih mending dari pada Dress yang Tina pakai lebih panjang, Glamor dan ribet. sedangkan dress yang kamu pakai itu bisa di bilang sederhana " Ucap Liya.
" Sederhana dari Hongkong. Dress kok nglibet nglibet kaya Uler mlungker mlungker di pager aja..."
" Itu namanya Fashion Lisaa" Ucap Elena.
" Aku nggak mau pakai sepatu Heels ini...nggak nyaman banget pokoknya aku ogah " Protesku lagi.
" kenapa?" tanya Elena.
" Kakiku aja buat jalan masih gemetaran dan masih nyut nyutan. Kalau aku jalan Pakai sepatu Heels gini...aku jelas jatoh nglodak di panggung lahh..." Jawabku.
" Halahhh kan kamu pulangnya naik mobil kaya jalan kaki aja " Ucap Elena.
" Sepatu heels yang Tina pakai haknya lebih tinggi " Ucap Liya.
" Arggg bodo amat gak aku nggak mau ikut...pengen pulang aku pengen pulang aja" rengek ku.
" nggak boleh " Ucap Elena dan Liya bersamaan.
" Yaa udah aku tinggal kabur aja " Ucapku.
" Kalian nggak bakal bisa kabur dari sini " Ucap Liya sambil tersenyum jahat.
" Haa? maksud mu?" Tanyaku.
Lantas Liya tersenyum simpul lalu menepuk tangannya 2 kali, Lalu tak lama kemudian Bodyguard bodyguard Liya mulai berdatangan. Sontak aku terkejut akan kedatangan Bodyguard bodyguard ini.
" Li...Liya ini ka..kamu yang panggil ya?!! " Tanyaku
" Iyups itu Bodyguard bodyguard ku yang ada di rumah. aku kirim mereka ke sini buat jagain kalian agar nggak bisa kabur. Nahhh...Gimana kalian mau kabur sekarang...silahkan cari cara buat kabur karena kalian nggak akan bisa kabur..." Ucap Liya.
" Huaaaa...Liya kenapa kamu begini padaku Liya T__T..." Ucapku.
" Hohohoho aku udah tahu kamu bakal akan kabur makanya aku udah Persiapan Hohohoho" Ucap Liya sambil tertawa layaknya Mak lampir.
' Gilaa kalau ada Bodyguard nya Liya sebanyak ini gimana aku bisa kabur coba...Aku lupa kalau Liya itu anak mama ' Batinku.
" Tapi nggak papa kok Lihatlah Lisa secantik matahari terbit bahkan seperti Alektrona Dewi matahari terbit " Puji Elena yang berlebihan.
" Oke kalau aku jadi matahari berarti si kating rese harus jadi Bumi " Ucapku.
" Lha kenapa Leo harus jadi Bumi? Ohh biar bisa ngasih kehangatan gitu yaa...Yaa ampun Sa kamu juga bisa ngegombal rupanya " Ucap Elena.
" Gak. Karena aku mau si kating rese menjauh
149.597.870 km dariku " Ucapku dengan wajah yang datar.
" Masuk akal nggak sihh Lisa hapal pelajaran SD sampai sekarang Sampai angka koma juga aku aja udah lupa " Gumam Elena.
" tinggal dibuat masuk akal aja " Ucap Liya.
Tiba-Tiba Ada seorang murid membuka pintu dan memanggil Elena dan Liya.
" Elena...Liya udah waktunya persiapan Lohh sebentar lagi dimulai..." Ujar Murid cewek itu.
" Waduh kita pergi sekarang " Ucap Elena.
' Ohh iya aku lupa kalau Mereka berdua jadi pembawa acara...Ohh iya ini kesempatanku buat kabur juga ' Batinku.
" Bodyguard Bodyguard ku kalian jaga mereka berdua jangan sampai kabur,tetap awasi mereka berdua " Ucap Liya sebelum pergi meninggalkan ruang UKS.
" Siap!! Nona " Jawab Bodyguard bodyguard Liya dengan serempak.
' Baru aja kepikiran buat kabur udah langsung suruh bodyguardnya buat ngawasin kita...aku memang sudah tidak punya harapan lagi buat kabur...' Batinku.
Elena dan Liya mulai berlari meninggalkan Ruang UKS, kini tinggal aku dan si kating rese di tambahi Bodyguard bodyguard nya Liya yang mengawasi kami.
" Mari saya antar ke belakang panggung " Ucap salah satu Bodyguard.
" Kami tidak perlu di antar kami bisa sendiri " Ucapku.
" Tidak Bisa Nona. Kami mendapat perintah langsung dari Nona Liya agar kami senantiasa mengawasi Nona dan Tuan " Jawabnya.
' Bener bener nggak punya harapan lagi buat kabur ' Batinku.
Aku dan Si kating rese hanya pasrah saja. Aku berjalan pelan pelan agar tidak jatuh karena aku memakai sepatu Heels. Aku dan Si kating rese mulai berjalan menuju ke Belakang panggung dengan di kawal oleh para Bodyguardnya Liya.
' Sumpahh kaya Ratu dan Raja aja pakai acara di kawal segala. Udah gitu ngawalnya di kanan,kiri,Belakang,depan,samping,serong kanan,serong kiri. Ini ceritanya kita di kawal sama Bodyguard apa Tahanan penjara yang di kawal Polisi...pengen Pulang...' Batinku.
Eps. 49 Jadi Perwakilan Event selesai...
To be continued....