The Secret Of School Love Story

The Secret Of School Love Story
Eps. 22 Tlaktiran makan siang



Sebelum kami pulang kami sempat berfoto foto sebentar. dan ada juga yang memberi selamat kepada kami. Tapi begitu aku mengajak foto foto bersama pemenang lomba yang lainnya Si kating rese melihat layar HPnya dan terkejut.


" Ehh kating rese ayo buruan disuruh foto sama pemenang lomba lainnya " Ajakku. Namun Hp si kating rese berbunyi begitu melihat layar hp nya dikating rese langsung berlari entah kemana.


" Oii kating rese elo mau kemana? Dasar kebiasaan!!" Ucapku.


" Bentar ohh iya juga nitip ini " katanya sambil menyelempangkan tasnya ditanganku dan hadiah pemberian panitia tadi.kini tanganku penuh dengan barang barang. Terdiri dari tasku,tasnya si kating rese, Piala,Hadiah bungkusan, dan karangan bunga.


Setelah beberapa menit berlalu si kating rese pun kembali.


" Tadi elo kemana aja?!! Bu Endah tadi panik tauu... mau nggak mau aku harus bohong!!" Ucapku dengan kesal.


" Maap tadi darurat " Ucapnya.


" Darurat kenapa??" Tanyaku.


" Tadi kebelet pipis udah mau diujung " Jawabnya tanpa dosa.


" Ihhhh jorok banget " Ucapku.


" Anak- Anak ayo kita kembali ke sekolah " Ucap pak Yohanes yang masuk kedalam mobil. Kami hanya mengganguk dan mulai masuk kedalam mobil. Ku taruh piala,karangan bunga dan bingkisan hadiah dijok belakang.


" Kenapa bapak nggak bilang kalau ada tempat duduk di jok belakang. kalau tahu gitu aku duduk disana " Ucapku kepada pak Yohanes yang keluar dari parkiran mobil.


" Heheheh soalnya jok belakang kotor banget " Ucap pak Yohanes. Aku hanya menghela nafas saja.


" Mumpung masih agak siang nihh dan berhubung untuk merayakan kemenangan kalian.Bapak akan Tlaktir kalian makan siang gimana setuju? " Ajak pak Yohanes kepada kami.


" Setuju pak setuju terserah bapak mau makan dirumah makan mana aku semua setuju semua rumah makan yang bapak pilih " Ucapku dengan semangat. Pak Yohanes hanya tersenyum.


Lalu ku keluarkan ponselku dan menyetel lagu sambil memakai earphone ditelinga ku. Tanpa sadar aku jatuh tidur terlelap.


***


Selama Lisa tertidur pulas didalam mobil.


TUK...TUK..BRUK... BRUKK


" Duhh suara apaan sihh " Ucap si kating rese sambil melihat ke arah Lisa yang tertidur pulas. Kepala Lisa bersandar di jendela mobil dan jalanan yang agak rusak membuat kepala Lisa terbentur Ke jendela mobil beberapa kali namun Lisa tidak sadar karena terlalu capek.


Pak Yohanes sempat melirik melalui sepion depan dalam mobil.


" Leo bisakah bapak merepotkanmu hari ini Lisa dia terlalu capek dan dia juga sudah berusaha sangat keras " Ucap Pak Yohanes kepada si kating rese.


" Bapak bilang gitu karena kasihan sama si Lisa ??" Tanya si kating rese.


" Tidak bapak takut jendela mobil bapak pecah akibat benturan kepalanya lisa " Ucap pak Yohanes dengan percaya diri,sedangkan Bu Endah berusaha menahan tawa.


' Yaa Tuhan pak Yohanes bener bener dehh bukannya kasihan dan khawatir sama murid sendiri malah khawatir sama jendela mobil nya Haduhh..' Batin Leo sambil menghela nafas panjang.


" Yaa udah hanya untuk Kali ini saja " Ucap leo.Leo mulai menyandarkan kepalanya Lisa dan menaruhnya di bahunya agar Lisa bisa tertidur nyenyak dibahunya Leo.


' Bau parfum nya Lisa Maskulin Melati dan jeruk nipis ' Batinnya yang mencium bau parfum yang melekat pada seragamnya Lisa.dan Leo juga melihat bercak darah akibat Lisa mimisan tadi dan menetes diseragamnya.


" Dasar bodoh " Ucap Leo lirih agar tidak membangunkan Lisa. dan tanpa sadar Leo juga ikutan tertidur.


***


"Anak-anak bangun kita udah sampai direstoran " Ucap Bu Endah membangunkanku. Ku buka pelan pelan mataku dan masih mengucek mataku dan mataku langsung Membalak dan menyadari aku tertidur di bahunya si kating rese.dan dikating rese juga tenggah sedang tertidur, sontak aku berteriak.


" KYAAAAAA!! " Kagetku. aku segera bangun dari bahunya dikating rese. Aku berteriak cukup kencang sehingga Si kating rese juga terkejut mendengar teriakan ku.


" ASTAGA!! KAGET AKU!! " Kagetnya yang segera bangun dari tidur nya.


" Duhh tiang listrik kenapa kamu pakai acara teriak sihh!!? bikin kaget aja!! " Omelnya.


" Lantas kenapa aku bisa tidur dibahumu dasar kating rese!! " Bentakku. Kating rese langsung terkejut mendengar perkataan ku dan sepertinya si kating mencari alasan dan bodohnya aku tidak menyadarinya.


" Emm itu....itu aku juga nggak tahu lahh kan aku juga tidur!! mungkin kamu jatuh pas jalannya berbelok terus kamu jatuh di bahuku sambil tidur kayaknya.." Ucapnya.


" OOO" Responku dengan singkat.


" Anak anak bukannya mau turun malah bertengkar ayo kita makan " Ucap Bu endah.


Kami langsung membuka pintu mobil dan berjalan masuk ke arah restoran tersebut. Kami mulai mencari tempat duduk dan aku dan dikating rese duduk bersampingan denganku. sedangkan Bu Endah dan Pak Yohanes duduk dihadapan kami. Pelayan memberikan daftar menu kepada kami.


"Silahkan kalian pesan sepuas kalian kali ini bapak yang bayarin dan Bu Endah jangan segan segan " Ucap pak Yohanes.


" Oke mas aku pesen Nasi goreng 1,Tempe goreng 1, Cha kangkung 1, Jamur chrispi 1, dan telur ceplok 1, ahh sama es jeruk 1 " Pesanku kepada salah seorang pelayan. Begitu kami selesai memesan makanan Bu Endah,pak Yohanes,dan Si kating rese menatap ke arahku.


" Kenapa kalian menatapku?? " Tanyaku.


" Lisa..?" Panggil Bu Endah .


" Iya?ada apa?" Jawabku.


" Kamu pesan itu semua?" Tanya pak Yohanes.


" Iya " Jawabku singkat.


" Kamu bakal makan itu semua? " Kini tanya dikating rese.


" Iya " jawabku dengan singkat.


" Heran aku sama elo " Ucap Si kating rese.


" Kenapa?" Tanyaku.


" Makan elo banyak kaya makanan kuda Nil tapi badanmu bisa tetep Ramping kaya tusuk sate dan tinggi kaya tiang listrik " Ucapnya tanpa dosa kepadaku.


" Itu pujian apa meledek??" Tanyaku yang mulai agak emosi yang kating rese ucapkan barusan kepadaku.


" Menurutmu?" Ucapnya.


" Bodo amat aku pikirin " Ucapku.Lalu tak berselang lama makanan yang kami pesan pun telah tiba. Lalu kali mulai makan melahap makanan yang ada didepan kami sampai ludes habis kinclong.


" Bapak bayar dulu kalian masuk kedalam mobil duluan aja " Ucap pak Yohanes kami hanya mengangguk dan mulai meninggalkan restoran dan menuju ke arah mobilnya pak Yohanes yang terparkir di parkiran mobil yaa jelas lah di parkiran masa dikuburan.


Lalu terjadi sesuatu.....


Eps. 22 Tlaktiran makan siang selesai...


To be continued....