The Secret Of School Love Story

The Secret Of School Love Story
Eps. 57 dipanggil ke Kantor guru Lagi.



" Yah...Bun Lisa berangkat yaa " Pamitku.


" Iya sayang hati hati di jalan " jawab kedua orangtuaku.


" Maaf yaa Lisa. Ayah tidak bisa mengantarmu soalnya Ayah ada metting pagi dikantor." Tambah Ayahku yang hendak melajukan Mobil.


" Iya yah Nggak papa kok. Ayah kan juga sibuk kerja " Ucapku.


****


Sesampainya di sekolah aku langsung duduk di bangku ku sambil menengelamkan kepalaku.


" Pagi Sa "Sapa Elena dan Liya. Sontak aku mengangkat kepalaku ke arah mereka, kedua temanku langsung terkejut.


" KYAAA!!" Kaget Elena.


" Ya Ampun Lisa kenapa wajahmu pucat kaya mayat hidup gitu " tanya Liya.


" Kurang tidur. Kalian tahu nggak aku sampai rumah jam 01:10 lalu orang tua ku suruh critain selama aku di Bogor Sampai jam 03:15 bayangkan itu aku tidurnya berapa jam coba " jawabku dengan Lemas sambil menengelamkan kepalaku lagi.


" Sabar Lisa Sabar " Ucap Liya.


" Kalau aku sihh udah biasa kaya gitu..." Ucap elena Dengan santai.


" Yaa jelas lahh kamu tiap hari suka maraton nonton Drakor sampai larut malam " Jawab Liya.


" Huhuhu capek,pusing,ngantuk,badan pegel semua,nggak napsu makan,kaki sakit banget dua duanya pulaaa " Gumamku.


" Kaki sakit,capek,pusing mahh udah biasa Sa. Lebay dehh Sa " Ucap Elena dengan santai.


" Coba kalian bayangkan aku dibogor dobrak 2 pintu yang dikunci,digembok di sangga pake kayu yang lumayan Tebel dan panjang,


Lalu pulang dari Bogor dipaksa buat jadi perwakilan bahkan aku belum makan juga. Habis itu di sekolah sampai malem sekitar jam 22:46 an. Lalu dobrak 1 pintu lagi di sekolah padahal kakiku yang kiri belum pulih sepenuhnya tapi malah di tambah kaki kanan yang sakit. Lalu pulang dan sampai rumah jam 01: 10 udah ditambah lagi di suruh curhat lagi sama Ayah dan ibukku " Gumamku.


" Mula mula aku pulang dari Bogor jam 18:40


Lalu ikut Event di sekolah selesai jam 22:46.setelah itu aku bantu beres beres Ampe jam 00:10, Lalu setelah itu aku pulang dan sampai rumah jam 01:10. Lalu aku harus critain selama aku di Bogor sama kedua orang tuaku sampai jam 03:15. Lalu aku mulai tidur jam 03:20 menit. Setelah aku bangun lebih pagi buat mandi dan keramas karena aku kemaren nggak mandi jam 04:45.


Dan lama tidur pada manusia umumnya 8 jam. Sedangkan aku tidur jam 03:20 dan bangun pukul 04:45 jadi lama aku tidur adalah 1 jam 25 menit ditambah di kamar mandi aku ketiduran selama 8 menit lalu saat di meja makan ketiduran 2 menit lalu saat pakai sepatu tadi sempet ketiduran kira kira 37 detik.Jika di jumlah jadi nya lama aku tidur 1 jam 35 menit 37 detik. Mana mungkin...aku tidurnya segitu... " Gumamku panjang lebar.


Bel masuk berbunyi para siswa mulai duduk ditempat nya masih masing,begitu juga dengan Elena dan Liya. Jam pertama hanya pembinaan wali saja,Bu Lupy yang merupakan wali kelas kami mulai memasuki kelas. Bu Lupy hanya memberi ceramah serta memberikan pembekalan saja. Lalu muali pergantian mata pelajaran, sebelum Bu Lupy meninggalkan kelas Bu Lupy mengatakan sesuatu.


" Oh iya nanti istirahat Lisa dan Leo tolong segera menemui saya di kantor guru yaa..." Ujar Bu Lupy. Lalu meninggalkan ruangan kelas, sontak seisi kelas mulai menatapku dengan tajam, tapi aku tidak memperdulikan nya.


' Apaan lagi sihh aku selalu dipanggil ke kantor guru. Apa aku bikin kesalahan...tapi kok si kating rese juga ikutan dipanggil juga..terlebih lagi kenapa seisi kelas mulai menatap tajam ke arah ku...buka ku bisa bolong kalau ditatapin terus. Lagian kenapa punggung ku terasa perih dan panas beginian mungkin perasaanku aja yaa' Batinku.


Lisa tidak menyadari kalau dibelakangnya ada sepasang mata yang menatapnya lebih tajam dengan bercampur perasaan benci.


****


Pelajaran berlanjut sampai bel istirahat berbunyi. Ku bereskan bukuku yang ada diatas meja, Elena dan Liya mulai mengajakku ke kantin Namun kutolak karena aku harus ke kantor guru menemui Bu Lupy.


" Maaf yaa guys soalnya aku tadi dipanggil sama Bu Lupy, Duluan yaa..." Jawabku.


Aku mulai bangkit berdiri dan beranjak meninggalkan ruang kelas meninggalkan kedua sahabatku. Ku langkahkan kakiku melewati lorong lorong kelas dan tiba tiba ada yang memanggil ku dari belakang.


" A..anu permisi kak.." Ujar seseorang dibelakangku. Sontak aku langsung membalikkan badan dan kudapati seorang Murid cewek yang tak kukenal. Dilihat dari atribut kelas yang tertempel di sebelah bahu kanannya tertera kelas X yang ternyata adik kelas.


" Oh iya ada apa dek? " Jawabku.


' ehh Lho bukannya dia adik kelas yang ku tolong waktu itu? Yang nggak segaja numpahin kuah bakso dijaket seorang murid cowok waktu itu...' Batinku.


Note : ☝️ kalau kalian lupa baca Eps. 01.


" Maaf kak bisa minta tolong lepasin jepit rambut yang menyangkut dirambut saya kak" Ujarnya.


" Ohh iya tentu. " Jawabku.


Adik kelas cewek itu tenggah menundukkan kepalanya agar aku bisa melihat dan melepaskan jepit rambut yang tersangkut di ujung rambutnya. Walau dia juga bisa berbalik badan tapi malah repot repot menundukkan kepala. Dan benar saja Kudapati jepitan rambut berwarna hitam tenggah menyangkut dirambutnya.


' hmmm tinggal diginiin kan udah bisa lepas kalik yaa ' Batinku sambil menyingkir kan rambut yang menggulung jepit rambut itu.


Sontak ketika aku tenggah menyingkirkan rambut yang menggulung jepitan rambut itu tiba tiba cewek itu memegangi rambutnya.


" Lho sakit yaa dek?" Tanyaku.


" Oh e...enggak ko..k kak cu..cuma gatal aja..." Jawab nya terbata bata.


" Ohh kalau sakit bilang yaa..ini bentar lagi selesai cuma rambutmu yang menggulung jepitannya jadi malah jadi nyangkut. " Ujarku


" I..iya kak " Jawabnya.


Ku singkirkan helaian rambut adik kelas itu dari jepitan rambut hitam itu. Aku tinggal menyingkirkan rambut yang menggulung dijepitan rambut itu dan selesai.


" Ini dek udah lepas. " Ujarku sambil menyerahkan jepit rambut berwarna hitam yang tadi menyangkut dirambut adik kelas cewek itu.


" Ma..makasih kak" Ujarnya.


" Iya sama sama, lain kali hati hati yaa...kalau saranku jangan pake jepitan rambut itu pasti nanti ujungnya nyangkut dirambut dan bikin sakit. Mending pake karet kucir atau pita rambut aja. " Ujarku.


" Iya kak terimakasih" Ujarnya lalu pergi meninggalkan ku.


Segera ku Lanjut kan niatanku yang terhenti tadi. Kulangkah kan kakiku menuju ruang kantor guru.


" Mmm...perasaan tadi ada kilatan cahaya, walau agak samar dan hanya sekilas sihh...apa petir yaa tapi nggak mungkin lah masa ada petir disiang bolong begini...


mungkin cuma perasaanku aja " Gumamku.


To be continued....