
" Eits mana mau gue diem liat sepupu gue di tindas sama kakek nya sendiri ? " Dumel nya jengkel " Besok gue anterin loe berangkat ke sekolah , Dan btw kenapa tuh baju lengan loe? kenapa ada bercak darah ? "
DEG....
" Ngga ..gapapa kok cuman ..."
Aku menjerit saat Atha sialan itu merobet lengan seragam ku dan memperlihat kan luka yg di balut perban.
" Loe luka kenapa gak bilang ke gue ?! " ketus nya kesal .
Mata hijau zamrud nya menatap mata ku dalam - dalam , Membuat ku takut dia berfikir yang tidak - tidak.
" Loe abis berantem lagi ? , Sama anak mana ? "
Pertanyaan itu sunggug berada di luar dugaan ku " Loe gak curiga gitu ke gue ? "
" Curiga ? , Gue emang curiga tapi gue yakin aja kalo luka loe itu gak ada sangkut paut nya sama insidens adek loe itu "
Jari jemari nya memain kan rambut nya yang berwarna kuning seperti emas yang berkilauan itu , Rata - rata keluarga devany memiliki ciri - ciri berambut biru atau kuning dan bermata biru atau hijau zamrud .
Kalau diriku sendiri Bermata biru dan berambut biru , Kalau si Atha sialan itu berambut kuning dan bermata hijau zamrud .
" Gue pikir loe bakalan curiga ama gue "
"Nggak gue gak mungkin buat gak curiga "
Aku menatap nya dengan bete.
" Udah lah gue gak mau ikut campur , Udah malem sono tidur tar besok kesiangan lagi" ucap nya seraya berjalan pergi dari kamar ku.
Kemudian menghempas kan tubuh ku di atas ranjang yang empuk dan nyaman,Perlahan aku mulai tertidur nyenyak.
***
Brakkk...!!!
"Bangun woyy udah siang nih!,jam tujuh pagi ! masih tidur aja loe "
Aku tersentak bangun dengan kaget " Jam tujuh ?!"
" Iya mak loe kesiangan "Jawab Atha dengan pakaian rapi.
"Anyirr kenapa loe gak bangunin gue pas jam 05.00 ?!" Teriak ku frustasi .
Cowok itu malah terkekeh geli dan mendorong pelan kening ku " Cepat mandi sono dah siang nih "
Aku menghembus kan nafas dengan dengan ke kasar dan beranjak pergi ke dalam kamar mandi.
Sesudah mandi aku lansung memakai seragam dan otw ke dalam mobil nya Atha , Di kursi sebelah pengemudi terdapat kotak makan yang tergeletak manis.
" Buat loe , Jangan lupa di makan ya "
Aku menyipit kan mata dan menatap nya dengan curiga " Tumben loe baik biasa nya gak kayak gini pasti ada mau nya kan loe baik gini "
Alih - alih menjawab cowok itu malah menjalan kan mobil dan mengemudi nya dengan laju ,cepat dan gesit membuat andrenalin ku terpacu.
" Di ajak ngebut loe malah ke girangan , Bener - bener unik loe Sta "
" Hayoo jangan bilang loe suka sama gue " Aku menatap nya dengan jail dan menaik - naik kan kedua alis ku dengan iseng .
Wajah nya bersemu merah membuat ku merasa lucu melihat nya salting.
"Ya-ya nggak lah gak mungkin gue suka sama cewek bar - bar kayak loe! " ketus nya seraya tergagap sejenak.
Atha memarkir kan mobil nya di belakang gedung sekolah ku " Kok turun nya di sini? "
" Harus nya sih dari tadi udah bel , Aneh " Gumam ke seraya pergi meninggal kan Atha dan memandang tembok pagar sekolah.
" Zaman sekarang masih aja ada cewek yang berani datang terlambat dan nekat buat nerobos masuk lewat pager sekolah "Bisik seseorang di dekat telinga ku membuat ku refleks melayangkan tinju.
Namun sebuat tangan bertenaga dengan cekatan dan santai nya menangkap pergelangan tangan ku.
" Kewaspadaan nya kurang tinggi lain kali loe tingkatin biar gak kalah dalam sekali serang sama musuh loe " Ucap cowok berambut hitam pekat seperti mata nya yang menyorot kan sesuatu yang sangat misterius .
"Siapa loe ?! " ketus ku jengkel.
" Bukan siapa - siapa " kata nya seraya melepas kan tangan ku.
ku lihat Atha sudah tak ada di tempat nya tadi seperti nya dia terburu - buru datang ke suatu tempat.
" Woy , Mau masuk nggak loe dari tadi ngelamun mulu tar ketahuan guru piket yang patroli baru tau rasa loe ! " Teriak nya seraya menaiki tembok dan meloncat ke balik tembok sekolah .
Gerakan nya cukup singkat dan cepat , Dia bahkan terlihat ringan sekali hmm siapa sih nih cowok bikin penasaran aja untung mood ku sedang baik kalo gak mungkin aku sudah mencaci maki nya sejak tadi.
" Hah , Lebih baik cepet masuk kedalam sekolah deh " Dengan cepat aku menyusul cowok itu ke dalam sekolah.
" Argh! , Anjirt apa - apaan sih loe ?! " Teriak ku saat seseorang menarik ku kedalam semak - semak .
Jantung ku berdegup kencang saat , Mengetahui orang yang menarik ku kedalam semak - semak belukar di taman belakang sekolah adalah cowok yang tadi.
Astaga dia ganteng bangettt !! kalo di lihat dari deket gini ,Mata nya yang menatap tajam dan jernih bagaikan mata elang , Hidung mancung , bibir pink dan tipis , Alis tebal dan rapi serta gaya rambut nya yang acak - acak kan benar - benar mirip tokoh komik yang sering ku baca.
Tunggu ... dia ? Ganteng ?! Hueekkk ... cuih ..cuih mana ada cowok resek yang berani nyeret cewek ke semak - semak kayak gini ?! pasti aku udah gila kaann?..😂😂.
" Bisa diem gak sih ?, Gak ada yang lucu pun loe ketawain ?! otak loe udah miring ya ?! "Ketus nya jengkel.
" Eh brengsek loe..hmpp?! " Aku melotot saat tangan nya membungkam mulut ku.
" Shhht jangan brisik bego liat itu , loe liat gak ? mau ketahuan loe ?" desis nya dengan wajah yang jelas - jelas di sabar - sabar kan.
Aku menoleh ke arah yang di tunjuk kan cowok itu , Mata ku menatap dua orang aneh dan misterius mereka sedang mengangkut kotak aneh yang seukuran dengan kotak wadah tempat lukisan .
" Siapa mereka ? , Salah satu pengurus di sekolah ya ? kok aneh banget tingkah nya "
" Mereka bukan pengurus sekolah , Meski salah satu dari mereka memakai seragam petugas kebersihan dan satu nya lagi sebagai tukang persih taman " gumam nya " Gue hapal semua orang yang ngurusin sekolah "
" Gimana kalo mereka pegawai baru ? " pancing ku seperti nya cowok ini bukan cowok biasa.
Dia menoleh ke arah ku dengan bete " kalo mereka pegawai baru pun gue pasti tau tapi pihak sekolah gak bilang ada pegawai baru "
wehh, ternyata dia tahu bahwa aku mencoba memancing nya Fufufu menarik banget.
" Mereka udah gak ada " Baru ku sadari dia sedari tadi masih membekap mulut ku .
Aku segera mencampak kan tangan nya dengan jijik , Yah barang kali tangan nya mengandung virus dan bakteri.
" Hmm gue bakalan ngawasi mereka " Lagi - lagi dia bergumam lalu menatap ku yang tengah menatap nya dengan geram .
"Panggil gue Devin , Nice to meet you asta devany mungkin kita bakalan ketemu lagi " kata nya setelah melirik name tag ku lalu berdiri dan melambai kan tangan seraya berjalan pergi.
" BRENGSEK KALO GUE KETEMU LOE LAGI GUE BAKALAN NYIAPIN SEGEPOK TISU BASAH BIAR BADAN GUE GAK KENA VIRUS DARI LOE!! " ketus ku kesal dengan penuh penekanan di setiap kata .
Ayolah aku bukan sombong , cuman aku cinta kebersihan aja !. Barang kali tangan nya bekas apaaan gitu.
" Pweww..puih..puih.. "
aku mencoba membersih kan mulut ku dengan sapu tangan, Lalu pergi menuju kelas seraya menghentak - hentak kan kaki ke lantai koridor dengan kesal.
# Halo manusia yang suka rebahan di rumah ^-^ jangan lupa kasih like , vote ,ranting , dan favorite in ya terus dukung author supaya semangat buat nulis eps berikut nya ! ^-^ #