The Jackal's

The Jackal's
TJ 6:Dian Sang Reaper



pertarungan yg Sengit itu tidak terasa memakan waktu hampir 1 jam. di kedua belah pihak sudh hampir mencapai batasnya.


Jhon yg awalnya mendominasi pertarungan kini terpukul mundur oleh Dian.


"kau sungguh luar biasa Dian."puji Jhon kepada Dian.


"kau juga tidak kalah hebat captain.kau berhasil mwngimbangi diriku yg menggunakan Mecha Khusus ini."ujar Dian.


dengan kondisi yg hampir di ujung maut Dian mencoba untuk tetap berdiri menghadapi Jhon.


dengan pertarungan terakhir ini akan di tentukan siapa sebenarnya yg cocok menjadi pemimpin JACKAL'S dulu.


Jhonson Lin's atau Dian Max's.


dengan menggunakan kekuatan yg tersisa mereka menganggkat pisau mereka Dan melesat cepat.


wisssss.........tttrrraaaannnkkkk...........


keduanya saling beradu pisau mereka Dan terdiam sejenak.


tiba-tiba Jhon tumbang,tapi masih dalam keadaan sadar.dengan perut yg terus di pegang oleh Jhon mengeluarkan darah segar. Jhon beruaaha bangkit berdiri.


saat Jhon memalingkan matanya kearah Dian, Jhon tersadar bahwa Dian sudah tumbang Dan perutnya sudah terbelah dan mengeluarkan hampir setengah isi perutnya.


dengan nafas yg teengah-engah Dian tersenyum sambil melontarkan senyuman,"memang benar. julukan sang Dewa Perang Kematian tidak salah di sempatkan kepada anda captain".


"trima kasih atas pujianmu Dian."kata Jhon kepada Dian.


Jhon lalu menghampiri Dian sembari bertanya sesuatu Hal,"siapa dalang di balik penghianatan kalian ini Dian?".


dengan nafas yg sudah hampir terputus Dian mulai menceritakan kejadian yg membuat mereka menghianati sang captain.


2 tahun silam sebelum penghianatan,.............


"darimana saja kamu miles. captain daritadi nyariin kamu tuh. hehehe", Sapa Mike.


Note:Mike adalah orang yg bersama-sama memulai semuanya dari awal. bersama dengan Eduardo. mereka adalah Sahabat yg bertemu di saat perecrutan Resiment Ranger gabungan.


"ah...aku Hanya bertemu dengan Komandan tertinggi."ujar miles dengan wajah tersenyum pahit.


beberapa saat Jhon datang menghampiri teamnya. Saat bersamaan semua anggota The Jackal's menghormat kepada Jhon.


"bagus. sebelum Kita berangkat persiapkan semua peralatan Tempur. jangan sampai Ada Mecha yg bermasalah".perintah sang captain Jhon.


"Siap Pak.......". sambut pasukan Jackal's.


"maaf captain sebelumnya".perkataan miles memotong perintah Jhon.


dengan wajah heran Jhon memalingkan perhatiannya kepada miles." Ada apa miles? sepertinya ada yg penting yg ingin kau bicarakan".


"maaf captain. tadi di saat melakukan pertemuan dengan Komandan tertinggi, saya di perintahkan untuk memanggil anda menghadap ke atasan captain",ujar miles menjelaskan.


"hmmm. baiklah. prajurit kalian tunggu disini sebelum aku datang". perintah Jhon kepada prajurit nya.


Setelah Jhon meninggalkan mereka, miles mengumpulkan mereka lalu memberi sebuah perintah yg mengatas namakan atasan tertinggi.


Bak disambar petir para pasukan The Jackal's tidak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka atas perintah yg di berikan atasan tertinggi.


"apa kamu yakin dengan semua perintah ini Miles?", Tanya Mike yg keheranan.


dengan wajah yg lemas Miles menjawab pertanyaan Mike,"aku juga tidak tahu harus berbuat apa lagi,semua ini sudah diberikan oleh atasan tertinggi", kata Miles


dengan berat Hati mereka harus melaksanakan tugas yg sangat berat ini. Dengan wajah tersenyum jahat yg terpancar dari muka Miles, mereka pun menjalankan misinya.


Dan sampai pada akhir misi mereka, The Jackal's akhirnya di berhentikan untuk sementara waktu mengingat pemimpin mereka berhianat kepada Federation.


#kembali ke cerita.............


"cuman itu yg aku tahu captain."ujar Dian yg nafas yg tidak teratur.


"kalau dengan kematianku bisa mendapat maaf darimu captain, saya siap menerimanya"sambung Dian.


"ternyata dia di balik semua ini". ujar Jhon dalam keadaan marah.


"aku tidak menyangka pimpinan tertinggi tega melakukan ini terhadap ku",sambung Jhon.


"aku Hanya menjalankan perintah captain. kalau kau tidak memaafkan diriku selamanya aku tidak akan tenang di Alam Sana nanti", ujar Dian kepada Jhon.


Dengan wajah penuh penyesalan Jhon akhirnya memaafkan Dian. seketika itu juga Dian menghembuskan nafas terakhirnya disaksikan oleh Jhon Dan Lian.


Jhon mengepal erat tangannya Dan bersumpah akan menghabisi seluruh penghianat Federation.