The Jackal's

The Jackal's
TJ 18:Mecha Medis Alfa



Setelah kembali dari pemakaman Mike, Tiba-tiba saja Jhon,Eduardo,dan Lian di panggil oleh komandan tertinggi untuk menghadap. Alasannya kali ini untuk membantu pasukan Federation merebut kembali kota Sauchi. Karena sudah Hampir 1 tahun ini pasukan Federal Country sudah membuat penduduk kota Sauchi menderita.


Dengan semangat yg menggebu-gebu Jhon menyetujui perintah tersebut. Demi untuk mengakhiri perang yg panjang ini dan membalas dendam yg sudah lama ia pendam Jhon bersedia membantu pasukan Federation.


"Baiklah Captain, anda akan pergi ke markas kami di kota Sauchi. di sana Anda akan bertemu dengan Kolonel Daniel."ujar komandan tersebut.


"dia adalah seorang patriot. dia akan senang dengan keberadaan kalian. dan ada satu hal lagi yg mau saya sampaikan",


"apa itu komandan?" tanya Jhon penasaran.


"anda akan dinaikan pangakat menjadi Mayor Jenderal. dan Letnan Eduardo anda akan di angkat menjadi Captain",ujar komandan itu.


"siap pak melaksanakan tugas", ujar mereka berdua.


"maaf komandan. saya ingin merekomendasikan seseorang untuk ikut dalam team kami. dia ahli dalam team medis. Namanya adalah Lian",ujar Jhon.


"baiklah tidak perlu sungkan panggil dia kemari"kata komandan tersebut.


"siap pak"sahut seorang prajurit.


setelah menunggu hampir 5 menit Lian datang menghadap ke ruangan komandan tersebut. sesampai di dalam ruangan tersebut Lian memberi hormat kepada komandan tersebut.


"jangan sungkan. saya memanggil kamu ke sini ingin memberimu pangkat karena kau mempunyai tingkat ilmu medis yg tinggi. selamat. saya merekomendasikan kamu menjadi Staff Sersan."ujar komandan itu.


Dengan wajah yg sangat bahagia Lian memberi hormat kepada komandan tersebut dengan semangat.


"baiklah. dengan ini aku nyatakan Jackal's telah dipulihkan kembali dan menjadi team yg seutuhnya dapat beroperasi lagi."


"Siap komandan" jawab mereka bertiga.


setelah meninggalkan ruangan komandan itu, mereka langsung bergegas menemui dokter Stanley yg sedang memperbaiki Rhino dan Saber.


"akhirnya kalian sampai juga. Selamat atas kenaikan pangkat kalian. tidak terkecuali dirimu Lian"jawab dokter Stanley.


"Ah. dirimu terlalu memuji dokter Stan. Kami juga bisa mendapatkan itu semua berkat bantuan dari Mecha yg ada berikan",ujar Jhon sambil menggaruk kepalanya.


"hahaha kau lucu sekali Mayor. baiklah Staff Sersan Lian bisa ikut denganku?"tanya Dokter Stanley.


sambil berjalan menuju garasi tempat para Mecha mendapatkan perawatan Lian merasa terkesan dengan apa yg dia lihat. sampai matanya tertuju pada satu Mecha merah yg keren dan menawan yg di tunjukkan oleh dokter Stanley.


"Ini adalah Alfa. dia adalah Mecha medis pertama yg ku buat. sesuai dengan keahlianmu Mecha ini akan sangat membatu dalam pengobatan dikarenakan Mecha ini memiliki bagasi yg super simple namun luas" jelas dokter Stanley.


Mata Lian mulai berkaca-kaca melihat Mecha yg di buat khusus untuk dirinya.


"Mecha ini sangat gesit. mesin ini adalah mesin terbaru yg aku curi dari duplikat Saber Athena Dan dilengkapi oleh serat otot yg bisa merespon setiap serangan berbahaya." sambung Dokter Stanley.


sambil mengangguk pelan Eduardo merasa janggal dengan perkataan dokter Stanley. tiba-tiba Eduardo terkejut serentak.


"ehh..... kau menduplikar Saber Athena ke body Alfa?"tanya Eduardo.


"yah aku tidak bisa berbohong. walau Saber Athena adalah buatanku tapi dia adalah Mecha Federal Country. aku rencananya mau balas dendam",ujar dokter Stanley.


"kau beraninya menduplikat Mecha ku. terima serangan ku in......",kata Eduardo sembari ingin menyerang dokter Stanley yg langsung di hadang Lian.


pukulan telak mengenai muka Eduardo yg membuat dia terlempar hampir puluhan meter.


"dasar tukang marah. rasakan pukulanku. itu juga balasan kepadamu karna kau sering memanggilku dada rata" ujar Lian dengan nada tinggi sembari mengepalkan tangannya.


"jaa.....hhaaatt........"kata Eduardo sembari mengacungkan jempol ke atas.


melihat kejadian tersebut prajurit yg mengawal mereka terkejut serta merasa takut akan pukulan yg diberikan Lian. mereka merasa akan mati bila sembarangan mencari masalah kepada wanita tersebut. Jhon juga berpikiran seperti itu. Sambil mengerutkan dahinya Jhon mulai merelai pertengkaran keduanya.


setelah mereka berdua selesai bertengkar Jhon mulai menyampaikan sesuatu hal kepada dokter Stanley prihal keberangkatan mereka.


"Maaf sebelumnya Dokter Stanley. kami mempunyai misi untuk pindah tugas ke kota Sauchi, apakah kau bersedia ikut agar bisa membantu kami nanti di sana?" tanya Jhon kepada dokter Stanley.


"ah.... luar biasa. aku juga ingin mencari suasana baru. lagipun aku ingin terus mengawasi ke 3 anakku ini. aku tidak ingin melihat mereka hancur",jawab dokter Stanley.


mendengar jawaban tersebut, Jhon merasa lega karna dokter Stanley mau pergi bersama mereka.


"baiklah sudah di putuskan 2 hari lagi kita berangkat ke kota Sauchi. persiapkan semua keperluan sebelum berangkat agar tidak ada kendala selama keberangkatan.


"Siap pak"ujar para prajurit tersebut.