
Melihat wajah Jhon yg terkagum-kagum, Kolonel Michael langsung mengajak Jhon ke tempat dia untuk beristirahat, dan tidak butuh waktu lama mereka sampai di tempat tersebut. Cuma beberapa menit saja mereka sudh sampai sebab jarak Basecamp Jhon dan tempat pelatihan tidak terlalu jauh.
"baiklah anak muda. Aku akan meninggalkan kau di sini. Persiapkan dirimu untuk menghadapi latihan yg serius mulai besok." jelas Kolonel Michael.
"Siap Pak",jawab Jhon dengan suara lantang.
"Latihan dimulai Jam 4 Subuh. Persiapkan dirimu."pintah Kolonel Michael.
"Siap Pak"jawab Jhon.
Setelah memberikan perintah kepada Jhon, Kolonel Michael langsung pergi meninggalkan lokasi tersebut dan kembali ke tempatnya. Saat sang Kolonel pergi, Jhon langsung membereskan keprluannya untuk pelatihan besok.
Pada saat Jhon sedang sibuk dengan barangnya, Jhon di kagetkan dengan kedatangan 2orang pemuda yg sengaja menghampiri nya. Sembari bercanda, Salah satu pemuda berteriak lantang seperti pimpinan pasukan pada umunya.
"pasukan siaap",ujar pemuda tersebut.
"Siap Pak" ujar Jhon yg reflek merespon panggilan tersebut.
Melihat cuma ada 2 pemuda yg sedang mengerjainnya, Jhon merasa malu dihadapan prajurit seangkatanya tersebut.
"hahahaha" suara tertawa mereka berdua yg cukup keras hampir terdengar hingga keluar camp mereka.
"maafkan kami yg mengerjain dirimu. Perkenalkan nama ku Eduardo dan Ini adalah Mike. Kita akan menjadi teman sekamar." ujar Eduardo.
Jhon yg sedari tadi binggung akan kedua pemuda itu, mulai angkat bicara.
"Ah...Tidak apa-apa", ujar Jhon.
"Perkenalkan namaku........"perkataan Jhon di sela oleh Eduardo.
"Jhonson Lin's. prajurit yg mendapat recomendasi dari Kolonel Michael",ujar Eduardo.
tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya Jhon yg sedari tadi bingung, mulai bertambah bingung sebab mereka mengenal dirinya.
Mendengar hal itu Jhon mulai tersadar seberapa terkenalnya dirinya.
"maaf teman",perkataan Eduardo membuyarkan lamunan Jhon yg sedari tadi sedang memikirkan kedua pemuda yg ada di hadapannya.
"Ada apa?"tanya Jhon.
"aku ingin tanya, darimana kau dapat mengenal seorang Kolonel Michael?"tanya Eduardo.
"Benar teman. mendapat rekomendasi sangatlah susah. sebab nanti akan semakin banyak orang yg akan benci dirimu"*, ujar Mike menjelaskan.
Dengan wajah yg masih kelihatan binggung Jhon mulai menjawab pertanyaan yg diberikan kedua pemuda itu .
"aku sebenarnya tidak terlalu kenal dengan Kolonel Michael. sebab dia sebenarnya yg membantu kami lolos dari kejaran mayat hidup" ujar Jhon.
"Pertemuan kami juga dapat di bilang kebetulan. sebab kami bertemu di tempat kerjaan ku dulu.",sambung Jhon lagi.
Mendengar penjelasan dari Jhon, mereka mulai sedikit paham dengan latar belakang prajurit yg sedang berada di depan mereka.
"oooo. seprti itu kejadian awalnya?"jawab Eduardo sembari memegang dagunya.
_____________
Tidak berselang lama, bunyi alarm menandakan makan malam telah selesai.
walaupun bisa m memekakan telingan tapi tem Jhon akan pergi langsung menuju ke makanan tersebut.
Setelah sampai di lokasi makan malam, mereka bertiga langsung mengambil tempat makan mereka dan mencari tempat duduk.
sembari mereka makan dan tertawa tiba-tiba saja datang sebuah masalh yg membuat ruang makan tersebut menjadi tidak tenang.
melihat banyaknya orang yg menonton Jhon Eduardo dan Mike, mereka langsung menyempatkan untuk melihat apa yg terjadi.