The Jackal's

The Jackal's
TJ 10:Rhino War Machine



Terima kasih buat mangatoon atas support nya Dan kepada Bro/Sis yg sudh mendukung saya.


Sekali lagi saya mohon maaf atas penulisan yg Kurang tepat.


Jika kalian Suka jangan lupa Like Dan Share ya genks. Dan jangan lupa juga coment, berikan saya masukan agar bisa Menjadi penulis novel yg lebih baik lagi.


GOD BLESS YOU ALL.


#Diluar Bunker sebelumnya.......


Dengan menggunakan Scope snipernya, Jhon memantau kondisi luar Bunker tersebut.


"Seharusnya Bunker ini di jaga paling tidak 10 orang. kenapa malah yg jaga 2 orang",gumam Jhon dalam Hati.


#DIDEPAN BANKER.......


"Hoaammm...... ngantuk sekali. kenapa cuma Kita berdua yg jaga di sini?",Tanya seorang prajurit penjaga.


"mungkin karna ini daerah terpencil makanya cuman Kita berdua yg dapat tugas jaga Hari ini.",jawab rekannya.


Dengan wajah ngantuk prajurit itu tertawa kecil,"lagipun siapa orang yg berani menyerang banker ini. mungkin dia pengen mati", ujar prajurit itu.


sambil tertawa rekannya mulai menyombongkan diri,"ia siapa yg berani melawan Kita prajurit Federal Cou......." sebelum menyelesaikan perkataannya sebuah peluru melesat tepat mengenai kepalanya.


rekannya merasa terkejut Dan mencoba untuk menoleh kearah tembakan tersebut. tapi naas sebelum menoleh kejadian sama menimpanya juga. peluru itu melesat Dan mengenai kepalanya. seketika itu juga kedua prajurit itu tersungkur Tak bernyawa.


Merasa Aman untuk masuk, Jhon keluar dari tempat persembunyiannya Dan langsung masuk ke dalam banker.


Tetapi tidak seperti yg dipikirkan Jhon. selusin pasukan menghadangnya di pertengahan jalan.


"tembak....tembak....",pintah seorang prajurit.


dor.....dor....dor.....dor....dor.....dor.....dor....dor...


tembakan beruntun dari selusin prajurit itu membuat Jhon kewalahan.


"Sial...ternyata Miles menyadari kedatantanganku ke sini",ujar Jhon dalam Hati.


lalu jhon mengambil granat dari sakunya, Jhon menarik pinnya Dan melemparkan granat tersebut tepat di antara 12 orang tersebut.


"Granat.......",teriakan seorang prajurit sebelum granat itu meledak.


"Duarr.........",suara ledakan granat tersebut membunuh 7 dari 12 orang tersebut.


dengan cepat Jhon langsung bergerak menyerang prajurit yg lengah tersebut.


"dimana lokasi Miles? cepat katakan?" jhon bertanya dengan suara lantang.


"dia berada di lantai dasar Bunker ini. disana mereka sedang melakukan uji perang terhadap Mecha yg bàru saja di kirim oleh Federal Country ke sini",ujar prajurit tersebut yg memberikan penjelasan kepada Jhon.


"Baik lah trima kasih", sembari tersenyum pahit Jhon lalu menembak tepat di kepala prajurit tersebut.


"Dor........trakkk......",darah bercucuran dari bekas tembakan tersebut.


Tampa berbasa basi lagi, Jhon langsung pergi ke daerah yg di tunjuk prajurit tersebut. setelah berlari hampir 12 menit akhirnya Jhon sampai di sebuah ruangan yg dia pikir itu adalah tempat uji kemampuan Mecha yg di jelaskan prajurit tersebut.


"Selamat datang captain Jhon",ujar seseorang dari balik bayangan.


"Siapa di Sana? cepat keluar atau kau mati di sini?"pintah Jhon kepada orang tersebut.


Merasa nyawanya terancan orang itu langsung menunjukan dirinya. Dan benar saja itu adalah dokter Stanley.


"Tenang saja captain Jhon. aku berada di pihakmu."jawab dokter Stanley.


"namaku adalah dokter Stanley. aku adalah ilmuan dari Federation yg menyamar di Bunker milik Federal Country ini",jelas dokter Stanley.


Dengan wajah yg kebingungan Jhon bertanya kepada dokter Stanley," dokter cepat beritahu aku dimana Miles?" Tanya Jhon.


"Mereka hampir Sampai di permukaan bersama dengan Letnan Eduardo."jawab dokter Stanley.


"baiklah, trima kasih dokter",ujar Jhon sebelum meninggalkan dokter Stanley.


"Tunggu Captain"sambut Stanley yg memberhentikan langkah Jhon.


"Ada apa dokter?", Tanya Jhon


"kau tidak bisa melawan Eduardo Tampa baju Tempur. Mecha yg di pakai Letnan Eduardo bukan Mecha sembarangan. Itu adalah Mecha terbaru yg sangat kuat",jelas dokter Stanley.


Dengan cepat dokter Stanley menggunakan komputernya untuk nmenyempurnakan Mecha yg dia buat.


"Cissss..........Traaannkkk..........." suara bising dari dalam tanah yg mengeluarkan sebuah Mecha putih seputih salju.


Dengan suara lantang sang dokter menyambut baju tempurnya,"ku persembahkan baju Tempur yg memiliki segudang persenjataan lengkap yg canggih dan bisa menandingi kekuatan dari Mecha Saber Athena",


"Sambutlah Rhino War Machine",teriak sang dokter.


Merasa terkagum. Jhon membatu selama beberapa menit. sangkin terkagumnya dia merasa mendapatkan sebuah hadiah yg sangat besar.