The Jackal's

The Jackal's
TJ 44:Pengalih perhatian



Saat semua pasukan JACKAL'S bersiap, tiba-tiba saja terdengar perintah bahwa serangan itu telah terhenti.


Pasukan yang menyerang markas itu telah pergi meninggalkan lokasi itu. Jhon yang mendengar kabar itu menjadi sangat kebingungan.


"Mayor apa yang terjadi ini? Mangapa komandan memberitahukan hal ini?", tanya Max.


"Aku juga merasa bingung akan hal ini Max. Ini bukan serangan mendadak biasa", ujar Jhon


Benar saja, tidak beberapa lama Jhon mendengar sebuah suara yang berasa dari langit yang menuju ke daerah mereka. Jhon meningkatkan kewaspadaannya.


Jhon yang sedari tadi merasakan keanehan, menyipitkan matanya akan benda yang membuat berisik di udara.


Jhon memperhatikan dengan teliti sebelum matanya melebar melihat apa yang datang menghampiri mereka.


"Rudal udara. Berlindung", pintah Jhon yang seketika itu juga Muncul rudal besar seukuran mobil Jeep mendatangi Markas Komando itu.


Pasukan JACKAL'S dan para infantri yang melihat akan hal itu, langsung mencari tempat perlindungan. kekagetan Jhon berubah setelah melihat rudal itu membelah diri menjadi rudal kecil yang banyak.


Dalam hitungan detik, rudal kecil tersebut menghancurkan markas Komando Tampa menyisakan satu tiang bangunan pun. Suara ledakan yang menggelegar terdengar cukup kuat.


Pasukan infantri yang tidak sempat berlindung, menjadi korban ledakan tersebut. 30 menit setelah ledakan itu, markas Komando telah rata oleh tanah. Tidak ada satupun orang yang terlihat setelah ledakan itu.


***********


"Lapor pak. Markas Komando Federation telah selesai di hancurkan", ujar salah satu pasukan Federal Country.


"Kerja bagus. Kau bisa pergi sekarang", ujar komandannya tersebut.


Sang komandan itu tertawa puas akan apa yang dia lihat. Markas Komando pasukan Federation telah porak poranda tak bersisa di hadapan dirinya.


"Aku harap kau tenang di neraka Captain Jhon", ujar komandan itu.


*********


Pada saat yang sama, sebuah tumpukan besi bergerak dan tiba-tiba keluar sebuah Mecha yang tidak lain adalah Jhon.


Jhon yang baru saja keluar dari reruntuhan puing-puing bangunan,membulatkan matanya melihat kejadian yang menimpa Markas Komando. Jhon yang melihat kejadian itu menjadi marah dan tidak terkontrol. Dia langsung mencari anggota pasukan JACKAL'S yang selamat.


"JACKAL'S, masuklah?", ujar Jhon lewat radio.


",Csss............sssss...........",


Suara radio yang rusak menambah kemarahan Jhon akibat perbuatan musuh. Sembari berlari dan menyebut nama-nama anggotanya, Jhon mengitari setiap bangunan bangunan yang sudah menjadi puing-puing.


Setelah hampir 30 menit mencari, Jhon berhasil menemukan keberadaan Lian dan Eduardo. Lian yang tidak sadarkan diri membuat Eduardo dan Jhon khawatir.


"Maaf pak. Saya kurang sigap dalam bertindak", ujar Eduardo.


"Jangan menyalahkan diri sendiri Ed. Serangan ini mendadak. Tidak ada yang harus di salahkan. Pergilah mencari Max,Mark, Rose dan dokter Stanley", pintahnya.


"Baik pak", ujar Eduardo sembari meninggalkan mereka berdua.


Jhon yang merasa kebingungan, mengambil peralatan medis di penyimpanan persediaan Mecha Lian.


Setelah selesai mengobati Lian, Jhon merasa lega dikarenakan Lian hanya syok akan kejadian itu.


menunggu dan menunggu kabar dari Eduardo, akhirnya dia mengirim informasi bahwa keempatnya selamat dan tidak terluka dan Jhon juga mendapat kabar bahwa masih sebagian besar pasukan Federation selamat dari ledakan tersebut.


"Baiklah Ed. Persiapkan semua kelengkapan, kita berangkat malam ini juga", pintahnya.


Tampa pikir panjang, Eduardo langsung memberi perintah kepada pasukan JACKAL'S dan Federation yang tersisa untuk mempersiapkan diri meninggalkan tempat mereka dan menuju kota Yanmar.