The Jackal's

The Jackal's
TJ 25:Kekuatan Terpendam



Pada saat Jhon menangisi kematian sang Kolonel, Jhon tiba-tiba saja mendengar banyak sekali orang yg akan datang, tetapi Jhon tidak menghiraukan mereka.


"Kolonel inikah yg kau mau. dengan kematianmu bisakah anak ini menjadi seperti yg kau mau",ujar salah satu Jenderal.


"prajurit maju serang pemuda itu. tangkap dia hidup-hidup",sambung aang Jenderal.


Seketika itu juga prajurit yg lain mendekati Jhon yg sedang menangis. Mereka mendekati Jhon dengan hati-hati dan waspada. Jhon yg masih menangisi kematian sang Kolonel teringat akan semua kata-kata Kolonel Michael sebelum mati. Tiba-tiba saja dari tubuh Jhon terpancar aura yg sangat pekat. Prajurit yg mendekati Jhon merasa sudah bernafas.


Pada saat itu juga Jhon langsung berdiri dan menatap para prajurit itu seperti orang yg sangat haus darah. Prajurit yg menatap Jhon tidak berani untuk mendekat dikarenakan Jhon mengeluarkan aura yg sangat luar biasa.


"Kalian, tidak akan aku biarkan keluar dari daerah ini hidup-hidup",ujar Jhon sembari mengangkat pistol dan pisaunya.


Tiba-tiba saja Jhon langsung melesat dengan cepat dan langsung menikam di bagian jantung salah satu prajurit yg berada di dekatnya. Tak bisa mengelakz prajurit itu tewas seketika.


"Dia sangat berbahaya. pasukan Baju tempur baja serang",pintah Jenderal itu.


Para prajurit yg mendengar perintah tersebut langsung menembak Jhon yg seperti kehausan akan membunuh. Jhon yg merasa terancan menjadikan tubuh prajurit yg dia bunuh menjadi tameng. Dengan cepat Jhon langaung mengeluarkan pistolnya dan langsung menembak ke arah para prajurit yg menyerangnya.seperti halnya Mike, Jhon menembak semua prajurit itu dengan tepat sasaran, tidak ada satupun yg meleset.


Prajurit yg menyerang Jhon, merasa gemetar akan apa yg mereka lihat. Seorang prajurit Mecha saja tidak sanggup melawan satu orang prajurit baru.


"Uwggghhhh..........",Teriak salah satu prajurit.


"Kau.kau bukan manusia", ujar seorang prajurit Mecha.


Dengan wajah yg tersenyum. Jhon kembali menyerang mereka dengan membabi buta. setiap serangan tepat mengenai kepala para musuhnya dan membuat mereka terbujur kaku tidak bernyawa.


"Pak kita tidak dapat menghentikan dia pak. hampir semua pasukan kita di bantai olehnya." ujar seorang prajurit.


Merasa geram melihat Jhon yg terus membunuh dengan keji, Jenderal itu memerintahkan agar prajuritnya mengeluarkan Mecha khusus yg mereka curi tadi. Benar saja Mecha putih dengan tabung Rudal di belakangnya keluar dari dalam truck.


Jhon yg sedang asik membantai para musuhnya dikejutkan oleh sebuah tembakan rudal yg mengarah pada dirinya. Merasa terancam Jhon secara cepat langsung menghindari serangan demi serangan rudal yg ditujukan padanya.


"Cihh..... Ternyata begini seorang Jenderal menyerang dari belakang. Tidak pantas menjadi musuhku",ujar Jhon sembari menghindar serangan tersebut.


"Matilah kau anak muda sombong",teriak Jenderal tersebut.


Merasa posisinya kurang baik, Jhon langsung menghindar ke balik pintu masuk bunker. Debu yg tebal menghadang pandangan Jhon tapi tidak dengan sang Jenderal. Menggunakan teknologi dari Mechanya, Jenderal itu mencari lokasi Jhon sembunyi.


setelah beberapa saat memikirkan caranya, Jhon mulai melancarkan aksinya. Jhon langsung menyerang bagian kepala sang Jenderal. Tampa sadar dan terkejut akan serangan tiba-tiba itu, jenderal itu cuma bisa pasrah menerima hantaman keras mengenai bagian kepala belakangnya.


"Kau hebat juga anak muda",sembari mengelap darah yg keluar dari bibirnya.


"tidak salah Michael mati demi membangkitkan Monster dari dalam tubuhmu",


mendengar hal itu, Jhon yg masih bersedih akan Kematian sang Kolonel tiba-tiba saja menjadi sangat marah sehingga mengeluarkan lagi aura yang sangat luar biasa.


"Kau. kau tidak pantas menyebut nama Kolonel di hadapanku",teriak Jhon dengan keras.


Melihat hal itu, sang Jenderal mau tidak mau mengeluarkan kedua pedang saybernya. Melihat Jhon yg masih fokus akan amarahnya, Jenderal tersebut Tampa pikir panjang langsung menyerang Jhon yg masih berteriak. Jhon yg tiba-tiba saja diam, menyambut serangan dari sang Jenderal.


"ssraaakkk...........",suara seperti daging yg tersobek tepat memotong kepala sang Jenderal.


Sang Jenderal langsung tergeletak tidak bernyawa lagi. Prajurit yg tersisa langsung pergi meninggalkan Jhon. Mereka menganggap bila terlalu lama di situ mereka akan kehilangan nyawa mereka. Melihat prajurit yg lari tersebut, Jhon mengambil pedang dari mayat sang Jenderal dan langsung bergerak cepat ke hadapan para prajurit yg berlari ketakutan itu.


Mereka tidak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka di hadapan Jhon. Jhon yg telah mereka tinggal jauh di belakang, tiba-tiba saja bisa berada tepat di depan mereka. Keringat dingin yg keluar dari badan mereka tidak bisa dihentikan karena ketakutan mereka akan monster yg ada di hadapan mereka.


"Kalian mau kabur setelah melihat Jenderal kalian mati? Jangan harap", ujar Jhon yg langsung menebas leher para prajurit tersebut. Mereka yg tertebas pedang Jhon, terbujur kaku tidak bernyawa lagi.


Seketika itu juga Jhon yg sudah kelelahan itu, pingsan dan tumbang ke tanah. Tak lama setelah Jhon pingsan Eduardo,Mike dan pasukan yg lain datang ke lokasi Jhon. Mereka terkejut melihat para pemberontak semuanya tewas secara mengenaskan.


"Siapa yg keji melakukan ini",Ujar Eduardo.


lalu mata mereka tertuju pada Jhon yg dalam keadaan tergeletak di tanah. Dengan cepat mereka langsung memanggil team medis untuk memeriksa Jhon. lalu mereka merasa lega mendengar bahwa Jhon masih hidup. Eduardo kemudian menyuruh prajurit untuk mengantar Jhon kembali ke markas.


"Monster", ujar salah satu pemberontak.


mendengar hal itu Eduardo dan Mike memalingkan pandangan mereka kepada prajurit yg sudah kehilangan kedua tangan dan kakinya itu.


" siapa yg tega melakukan ini", tanya Eduardo.


lalu prajurit itu menunjuk Jhon yg sedang di angkut oleh helikopter sebelum menghembuskan nafas terakhir nya. merasa terkejut mendengar hal itu, Eduardo dan Mike merasa sangat takjub akan apa yg mereka lihat. orang yg mereka lihat suka bercanda dan tertawa adalah orang yg mengerikan.