The Jackal's

The Jackal's
TJ 16:Mike Sang Mata Iblis



Terima kasih buat Mangatoon yg telah mensupport saya, dan juga kepada Bro and Sis yg selalu mendukung saya.


Bila kalian memiliki kritik dan saran, saya selalu terbuka menerimanya di kolom komentar.


Baiklah selamat membaca episode kali ini Genks. jangan lupa like dan share ya Bro/Sis


GOD BLESS YOU ALL


Setelah melakukan percakapan yg panjang, akhirnya Jhon dan Eduardo pergi untuk menemui sniper terbaik anggota Jackal's yg dulu, yaitu Mike Donly sang Mata Iblis.


__________


selama di perjalanan Jhon dan Eduardo banyak membantu warga yg sedang kelaparan. Melihat kondisi tersebut Jhon dan Eduardo merasa sangan terharu dan sedih melihat nasib para penduduk yg begitu tersiksa akibat dari peperangan ini.


__________


selama hampir 45 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai di lokasi tempat Mike menyendiri selama ini. Mike yg dari kejauhan melihat ada kendaraan Federal Country datang langsung mengambil snipernya dan langaung membidik mobil/truck yg mengarah kepada dirinya.


Tampa berpikir panjang Mike langsung menembak truck tersebut sebagai tembakan peringatan. Melihat kejadian itu, Eduardo langsung keluar dari jendela truck dan melambaikan tangan. Melihat orang yang melambaikan tangan itu adalah sahabatnya Mike langsung menarik pengaman senjatanya.


______________


setelah sampai di lokasi Mike, Eduardo langsung memberikan salam hangat kepada sahabatnya tersebut.


"Apa kabar teman? lama tidak berjumpa. bagaimana keadaan mu?" tanya Eduardo.


Merasa ada yg tidak beres dengan kedatangan Eduardo Mike langsung bertanya langsung ke inti pembicaraan tersebut.


"tidak perlu berbasa-basi lagi Eduardo. Ada urusan apa sehingga dirimu datang kepadaku",


Mendengar perkataan Mike yg mulai mencurigai dirinya Eduardo langsung mengungkap magsud kedatangan dirinya menemui Mike.


"Ada seseorang yg ingin bertemu dirimu." ujar Eduardo sembari memberi isyarat kepada Jhon agar keluar.


Bak tersambar petir Mike terkejut melihat kedatangan Jhon dan langsung memalingkan wajahnya.


"Kenapa? kenapa anda datang ke tempat hina ini Captain?", Tanya Mike sembari menangis.


"kau ini kalau ingin berbicara tatap wajah orang yg sedang kau ajak bicara. Aku tidak mempunyai saudara pengecut seperti kamu",ujar Jhon.


Merasa sangat terharu mendengar kata-kata Jhon, Air mata Mike mulai keluar dengan deras seperti hujan lebat.


"Makhluk hina seperti ku ini sangat tidak pantas untuk bertemu dengan dirimu Captain. Saya cuma penghianat yg di iming-imungin dengan kesembuhan adik ku. tetapi semua diluar dugaan. malah adikku telah meninggal dunia."jelas Mike.


"siapa yg menganggap dirimu hina. kau adalah saudara ku. aku tidak pernah menganggap hina saudara ku di dunia ini!" kata Jhon dengan nada tinggi.


Mendengar perkataan Jhon, Mike merasa sangat menyesal telah menghianati orang yg sudah dia anggap sebagai keluarga.


"maaf Captain. saya bukan Mike yg dulu lagi. Aku sudah Tidak bisa membunuh lagi. aku sudah berjanji akan tetap menjadi orang biasa di dunia yg kejam ini." jelas Mike dengan nada lemas


medengar hal itu Jhon menundukkan kepalanya dan mulai berjalan meninggalkan Mike.


"Baiklah jika itu keputusanmu. aku tidak bisa menolaknya. Tapi ingat Tanggung jawab besar lebih ringan bila di angkat bersama daripada di tanggung sendiri. tetapi aku masih senang bertemu dengan mu!" ujar Jhon sembari meninggalkan tempat itu.


"Captain apakah kita tidak membujuknya lagi?"


"kita tidak bisa memaksa kehendak dia.Dia adalah orang yg keras kepala. kau tau sendiri kan gimana dia?" tanya Jhon.


"Baiklah Captain aku tidak dapat memaksa dirinya" kata Eduardo.


"kita harus kembali ke markas untuk mengambil baju Tempur Kita dan langsung menuju tempat meriam baja itu diletakkan." pintah Jhon.


"Baik Pak", ujar Eduardo.


_________


Setelah perlengkapan sudah siap. mereka langsung bergegas menuju lokasi.


"ingat meriam ini dapat mendeteksi lokasi yg jauh sekalipun."ujar Jhon.


"baiklah Captain"sahut Eduardo.


tetapi tidak sengaja Eduardo mengaktifkan sensor gerak yg ada di tanah sehingga meriam itu langsung menembakkan ke arah Eduardo.


"sial aku memicu sensor gerak yg ada di lokasi ini."ujar Eduardo yg selamat dari serangan pertama.


"Eduardo lari. dia akan menargetkan kamu sampai kamu mati."pintah Jhon yg memerintahkan Eduardo untuk menghindar.


sambil mengangguk Eduardo mencoba untuk menghindari serangan demi serangan yg dilancarkan senjata itu. Pada akhirnya Eduardo terkena serangan itu dan terpental beberapa meter sehinggal merusak beberapa pohon yg ada di situ.


Tidak memberi celah sedikit pun meriam itu langsung menembak Eduardo dengan serangan yg fatal.


"wuuusssss.......Ting..........", suara tembakan dari luar wilayah serangan meriam baja tersebut.


"Apa yg terjadi. kenapa bisa ada orang yg menembak kita dari jarak yg sangat jauh",


"dia tidak ada di 10rb km,13rb km. tapi itu diluar jangkauan tembak kita pak",ujar seorang prajurit


"jaraknya 15tb km. Sungguh luar biasa dan langkah. mana ada orang yg bisa menembak tepat sasaran


"pak dia menggunakan sebuah Mecha dengan lensa besardi punggunya",


"Aku tidak percaya. salah satu anggota Jackal's Ada di sini. seorang sniper terbaik yg ada di situ dan mereka menyebutnya Sang Mata Iblis atau Mike.