
Setelah berkata demikian Jhon dan Eduardo pergi meninggalkan ruangan tersebut.
"Captain apa benar kita akan mengajak Mike kembali?" tanya Eduardo.
"aku rasa Mike tidak akan menerima ajakan kita. lagi pula di masih merasa menyesal telah menghianati dirimu."
"aku tidak peduli. Kalian adalah keluarga bagiku di dunia ini. Kesalahan seperti itu tidak akan membuatku marah besar kepada kalian."
Mendengar perkataan Jhon,Eduardo menjadi terharu dan bertekat akan menjadi kuat agar bisa selalu di sisi Jhon.
Setelah mereka sampai di bawah, Lian menyambut mereka di pintu masuk.
"apakah kalian akan pergi membantu?"tanya Lian dengan wajah cemas.
"betul, kami akan pergi ke perbatasan. tapi kami harus pergi beberapa hari untuk menjumpai teman lama."
"dada rata, kau tidak perlu ikut. dirimu akan menyusahkan kami saja." jelas Jhon dengan nada bercanda.
"aku tidak setuju. aku harus ikut. aku juga berada di team ini. aku harus membantu kalian." ujar Lian .
dengan wajah kesal Jhon mencoba untuk membujuk Lian agar tetap tinggal di markas pusat ini.
Setelah hampir 30menit membujuk gadis itu, akhirnya dia mau tinggal di markas pusat ini.
____________
Tidak berselang lama sebuah truck datang dan berhenti tepat di depan mereka.
"Hei hei apa kalian tidak punya mata. kalau tertabrak kalian mau bilang apa?", ujar Eduardo dengan nada marah.
"ahh. maaf maaf Letnan Eduardo aku tidak sengaja", suara seseorang pria yg sangat di kenal oleh Jhon dan Eduardo.
"dokter Stanley?",ujar kedua pemuda itu.
"apa yg kau lakukan disini?",tanya Eduardo.
Benar saja Jhon dan Eduardo langsung mengingat kejadian yg ada di bunker kota Guinitany.
dengan wajah yg memelas Jhon dan Eduardo meminta maaf kepada dokter Stanley. Tetapi tiba-tiba saja pandangan Jhon langsung tertuju pada satu buah baju Tempur Mecha yg keluar dari dalam truk tersebut.
"Maaf dokter apakah itu sebuah Mecha?"tanya Jhon dengan wajah penasaran.
"Kau jeli juga Captain. benar itu adalah sebuah Mecha medis. Mecha itu aku buat sangat kuat dan cepat. Peralatan medis yg dia bawa juga bisa untuk menyembuhkan 5pleton pasukan.",jelas dokter Stanley.
"baju Tempur ini juga memiliki persenjataan lengkap seperti misile dan senjata berat lain. Tapi aku belum bisa menemukan orang yg pantas untuk memakai baju Tempur ini."kata dokter Stanley menambahkan.
setelah mendengar perkataan dokter Stanley, Jhon langgsung memalingkan pandangannya kepada Lian yg sedang istirahat. Dia merasa gadis itu sangat cocok dengan Mecha yg dokter Stanley buat ini.
"baiklah dokter Stanley,aku akan mencari orang yg tepat untuk Mecha mu ini. tapi sebelum itu kami harus menjemput seorang prajurit lama. saya harap anda maglum", ujar Jhon.
"baiklah saya akan menunggu kalian. Tapi ngomong-ngomong dimana anak ku."tanya dokter Stanley.
"oh dia di sana. sedang istirahat"ujar Jhon sambil menunjuk ke arah Rhino.
sambil melihat ke arah yg di tunjuk Jhon, dokter Stanley langsung berlari ke arah Mecha tersebut dengan cepat.
"apa yg kalian lakukan terhadap anakku? tenang nak, ayah di sini."ujar dokter Stanley seperti orang gila.
Melihat tingkah dokter Stanley Jhon dan Eduardo merasa ada yg tidak beres dengan dokter Stanley. mereka merasa orang tua ini sudah eror dan gila luar biasa.
"dokter, bisakah kau memperbaiki Saber Athena juga. dia mengalami sedikit kendala" ujar Eduardo.
"hmmm. kalau bukan memandang Captain mu aku tidak sudi membantu mantan anggota Federal Country."
sambil tersenyum pahit Eduardo membungkukkan badannya sembari mengucapkan terima kasih kepada dokter Stanley yg telah membantu dirinya.
Dari jauh Lian yg daritadi memperhatikan ketiga orang tersebut mengangguk pelan, karna merasa ada yg lebih gila dari Jhon.