
#kembali ke situasi Jhon.
"banyak sekali prajurit yg datang", ujar Jhon merasa kaget.
"tidak perlu berpikir panjang Captain, aku akan menghadang mereka semua. anggap saja ini penebusan dosaku kepadamu",teriak Eduardo dengan suara lantang.
Melihat ekspresi Eduardo yg serius Jhon tersenyum Dan merasa bangga bisa memimpin prajuritnya tersebut
"baiklah, aku akan pergi mengejar Miles. Mohon bantuannya ya Saudaraku, jangan mati ya?",ujar Jhon yg Berharap pada Eduardo.
tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya Eduardo tersenyum, dia merasa masih berguna dihadapan captainnya tersebut.
"Pergilah, jangan sampai aku berubah pikiran Dan berbalik menyerangmu",
"hahaha, kau masih saja seperti dulu. baiklah aku pergi dulu",
Tampa basa-basi lagi Jhon langsung meninggalkan Eduardo yg sendirian menghadapi pasukan yg datang.
"ingin membunuh nya? Jangan harap." teriak Eduardo yg langsung menyerang membabi buta.
#di lokasi lain.......
"Tuan helikopter sudah menunggu di lokasi",ujar seorang bawahan Miles.
"baiklah langsung berangkat ke lokasi helikopter",
setelah sampai ke lokasi helikopter, dari kejauhan terlihat Jhon datang dengan sangat cepat.
"tidak di sangka dia kalah dari Jhon",ujar Miles.
"Seluruh pasukan yg tersisa hadang Jhon dengan sekuat tenaga" pintah Miles kepada bawahannya.
Jhon sudah bisa melihat Miles yg kabur menggunakan helikopter dari kejauhan. tapi Jhon yg mencoba untuk menangkap Miles dihadang oleh beberapa pasukan Mecha.
"Ciihhh. Kau bisa kabur ternyata. Tunggu saja pembalasanku." teriak Jhon.
Jhon yg saat itu di hadang oleh beberapa Mecha langsung menyerang dengan semangat.
Dalam sekejap Mecha musuh langsung hancur Dan membunuh pilot yg mengendarainya.
note: maaf Genks selalu memberikan note agar kalian Tau apasaja istilah yang saya berikan.
Pilot itu istilah lain dari mereka yg menggunakan Mecha (baju Tempur)
#dilokasi Eduardo.........
"ciihhh cuman segini kemampuan kalian. pantas saja kalian tidak mampun menghadapi pasukan Jackal's kami", ujar Eduardo kesal.
"sudah ku bilang jangan mati."ujar Jhon yg langsung membuat Eduardo tersadar kembali
"kenapa kau tidak membiyarkan aku mati saja Captain?"Tanya Eduardo.
"Kau itu bawahan sekaligus keluargaku. Mana mungkin aku membiarkan kau mati seenaknya Saja di sini",ujar Jhon yg membuat Eduardo merasa bersemangat.
tiba-tiba aja saat mereka ngobrol datang sebuah truck yg menghampiri mereka. merasa Ada ancaman lagi, Eduardo langsung bangun Dan berniat menghadang.
"jangan,dia itu dipihak Kita", ujar Jhon yg menunjuk ke arah truck tersebut.
Dan benar saja seorang gadis muncul dari kaca jendela sembari melambaikan tangan kepada kedua pemuda itu,"apakah kalian baik-baik saja?"Tanya gadis itu dengan suara yg kencang.
Sesampainya di tempat Jhon,Lian langsung mengeluarkan Kota P3K untuk memberi bantuan kepada kedua pemuda itu.
"hei gadis kecil. sejak kapan kau bisa tenaga medis ha?" Tanya Jhon bercanda.
dengan raut wajah kesal Lian menjawab pertanyaan Jhon dengan nada yg santai
"ini Dunia keras. Kalau tidak bisa apa-apa pasti mati di tempat seperti ini", jelas Lian.
Mendengar jawaban tersebut Jhon tersenyum pahit kepada gadis itu.
melihat ekspresi Jhon yg menunjukan kekaguman terhadap Lian, Eduardo mulai bercanda terhadap Jhon.
"Captain, jangan bilang kau suka dengan gadis dada rata ini?" Tanya Eduardo dengan nada mengejek.
dengan muka seperti setan Jhon menatap Eduardo serasa ingin memakan dirinya.
"dada rata captainku ini tidak suka dengan gadis kecil sepertimu. Dia memiliki selera yg ting.....", ujar Eduardo yg terpotong akibat merasakan Hawa membunuh yg dasyat.
Eduardo yg Tau siapa yg menyebarkan Hawa membunuh itu langsung melihat muka Jhon yg dari tadi menatap dirinya.
sambil mengerukan dahi Eduardo merasakan bahwa dia akan di bunuh bila melanjutkan perkataannya tadi.
Sambil tertawa lepas Jhon menepuk pundak Eduardo yg bàru saja di perban oleh Lian.
"hahahaha, kau masih saja tertekan oleh Hawa membunuhku. hahaha sungguh kau belum berubah",
melihat tawa Jhon Eduardo merasa tenang sebab Jhon cuman bercanda atas perkataannya tadi. Akhirnya mereka memutuskan untuk mencari tempat beristirahat.
sambil beristirahat mereka bercanda Dan tertawa bersama di gemerlap langit malam. malam yg penuh dengan Kenangan tidak akan pernah dilupakan oleh Jhon sampai akhir hayatnya.
Jhon sudah bertekat untuk membunuh Miles yg telah mencoreng nama pasukan The Jackal's di depan Federation.
"Liat saja Miles, dengan tsngan ini. aku akan melenyapkan kau dari muka bumi ini", gumam Jhon yg mengepalkan keras tangannya.