
Setelah mendengar cerita panjang mengenai Jhon dari Eduardo, Lian merasa yakin bahwa Jhon adalah orang yg baik. Eduardo yg melihat wajah Lian yg aneh sontak mengagetkan dirinya.
Lian yg kaget langsung memukul wajah Eduardo sampai meretakkan tembok yg ada di samping mereka. Dokter Stanley yg melihat tingkah keduanya dari jauh tertawa kecil sembari menyelesaikan tugasnya.
Pada saat yg sama Jhon kemudian memberi perintah agar semua bersiap-siap untuk keberangkatan. Dokter Stanley, Eduardo dan Lian terkejut mendengar prihal keberangkatan mereka.
"Maaf Mayor, bukankah kita akan berangkat 1 hari lagi?"tanya Eduardo.
Dengan wajah lemas, Jhon mulai menjelaskan perihal mempercepat keberangkatan mereka.
"haiss.... bukannya aku melanggar perintah, tapi pasukan Federation yg di pimpin Kolonel Daniel, tadi malam di serang oleh pasukan dari anggota Federal Country. Untung saja mereka bisa membalas serangan tersebut",jelas Jhon.
"Karena penyerangan tersebut, Kolonel Daniel meminta kepada pimpinan untuk membatu mereka. Dengan terpaksa kita harus mempercepat keberangkatan",
Mendegar hal itu mereka pun bergegas membereskan semua perlengkapan mereka yang sangat dibutuhkan dalam perjalanan.
_______________
Setelah hampir 2 jam berbenah, akhirnya mereka selesai. Team Jackal's pun akhirnya berangkat menuju kota Sauchi. Jhon, Lian, Eduardo dan Dokter Stanley menaiki kedaraan yang sama. di perjalanan Mereka menemukan banyak sekali penduduk yg kotanya telah di bumi hanguskan oleh peperangan. Jhon yang merasa iba, tiba-tiba saja memerintahkan untuk berhenti.
"kalian semua, keluarkan makanan yang ada. tetapi sisakan untuk di perjalanan",pintah Jhon.
Mendengar perintah tersebut para prajurit yang ikut dalam rombongan itu merasa binggung atas perintah yang diberikan kepada mereka.
"Kita hanya menyisakan 8 jam perjalanan lagi. sedangakan stok makanan kita masih terlalu banyak. janganlah biarkan mereka kelaparan", ujar Jhon.
Melihat ketulusan hati Jhon kepada penduduk itu, Lian merasa terharu dan menangis kecil.
"Kalian tidak dengar kata Mayor, ayo cepat laksanakan."teriak Lian.
Setelah semua selesai, mereka lalu melanjutkan perjalanan mereka. Perjalanan yang memakan waktu delapan setengah jam tidak terlalu berasa pada mereka. Akhirnya mereka sampai di markas kota Sauchi. Jhon yang turun dari mobilnya langsung di sambut oleh seorang pria muda yang sangat berkharisma.
"Selamat datang aku ucapkan kepada kalian semua. namaku adalah Daniel, kalian pasti lelah selama perjalanan. istirahatlah dahulu, sebelum kita melakukan sebuah misi.
"Siap pak", ujar para prajurit itu.
"Prajurit, bawa mereka ke tempat istirahat",pintah Daniel kepada bawahanya.
"Siap pak. silahkan lewat sini Mayor", sambut seorang prajurit.
Sambil mengangguk pelan Jhon, Eduardo, Lian dan Dokter Stanley langsung masuk dan berjalan menuju tempat mereka beristirahat.
Setelah sampai di tempat istirahat, Jhon memerintahkan para anggotanya untuk istirahat terlebih dahulu. Mengerti dengan ucapan Jhon, anggota yg dibawa oleh jhon mengangguk pelan.
Selepas itu, Jhon langsung pergi meninggalkan mereka semua dan langsung menjumpai Daniel. Setelah Jhon bertanya ke sana kemari, akhirnya Jhon menemukan lokasi tempat Daniel berada. Tampa basa-basi Jhon langsung dan memberi hormat kepada Daniel.
Melihat reaksi Jhon membemberi hormat pada dirinya, Daniel sangat terpukàpu oleh kesetiaan Jhon kepada Federation.
"turunkan tangan. aku merasa kau adalah orang yang sangat berbeda. Aura yang kau keluarkan sungguh membuat ku tak berdaya menghancurkan kekuatan tekanna itu. Karena kau adalah anggota resiment Ranger yang sangat berbakat dan menjadi Komandan pasukan Federation yang sangat hebat Jackal's, Selamat datang kembali Mayor jenderal Jhon. Aku berharap kita bisa berkerja sama memenagkan kembali kota yang sudah di jajah ini.
Mendegar kata-kata dari Daniel, Jhon tersenyum tipis sembari menganggukkan kepalanya. Jhon merasa, Daniel adalah orang yang kuat. Tidak sembarangan orang bisa bekerja sama dengan dirinya.
"Baiklah Kolonel. saya akan membantu anda menenangkan peperangan ini. Saya Jhonson Lin's berjanji." sumpah Jhon kepada sang Kolonel.
Melihat tekat Jhon yg kuat, Daniel merasanan bahwa kemenangan kali ini berasa di pihak mereka. Jhon yang berbakat di dalam resimen memanglah orang yang hebat. Daniel merasakan bahwa Jhon bisa menang di dalam peperangan kali ini. Sambil menyusun rencana mereka bersulang untuk bergabung dan kembalinya beroperasi team terkuat Federation. THE JACKAL'S.