The End Of The World

The End Of The World
Dia Jahat



"Terimakasih Hudson." Win Xie membuka pintu van.


"Jika kamu dipanggil dia lagi, bawa aku." Hudson berujar sembari tersenyum dan menepuk lembut kepala Win Xie.


"Wing Chun boleh hebat, tapi fisikmu tidak akan kuat berhadapan dengan pria." Seringai Hudson.


"Apa? Jadi maksudmu aku lemah?" Suara Win Xie meninggi.


"Ya, buktinya kamu bisa saja kalah jika aku tidak datang." Hudson tertawa.


"Huh, kamu menghinaku. Awas, aku akan membalasmu." Win Xie mengambil ancang-ancang hendak memukul Hudson.


Dengan cepat Hudson mengelak dan menepuk kepala Win Xie lagi.


"Bagus, lebih baik bersemangat seperti ini sepanjang hari daripada bersedih" Hudson lalu berlalu dari sana.


Win Xie hanya mendengus kesal dan masuk ke dalam van.


"Ai ...ai...ai...Ada yang lagi bercanda di pagi hari ini rupanya" Meghan menggoda Win Xie.


"Apa? Dia mengejekku." Win Xie kesal.


"Darimana saja kalian?" Selidik Meghan heran.


Win Xie menceritakan semua yang terjadi kepada Meghan dan bagaimana dia akhirnya membuka rahasianya pada Hudson.


"Apa? bahkan kepada Mortaq saja kau tidak pernah mengatakan hal ini. Mortaq hanya tahu perihal kecelakaan saja." Meghan terkejut.


"Aku juga tidak tahu. Aku merasa dia bisa dipercaya dan seakan dia terus melindungiku." Win Xie bingung


"Aku memang melihat dia selalu memandangmu dengan lembut. Sejak dari pertama dia bertemu denganmu." Meghan menyatakan dengan yakin.


"Kamu bercanda Meghan." Win Xie sedikit merasa takut.


"Hei, aku punya mata sayang. Dan aku tahu dari tatapannya, sangat berbeda ketika dia menatapku." Meghan menepuk punggung Win Xie cukup keras.


"Baiklah, anggap apa yang kau lihat benar. Tapi aku tidak mau tahu hal itu." Ujar Win Xie mencoba mencari makanan.


"Makanan ada di tenda besar, yuk kita ke sana." Meghan menarik tangan Win Xie.


---------


Lima hari berlalu tapi belum ada pergerakan. Padahal Frimon mengatakan mereka akan segera keluar menuju kota lain. Orang yang selamat juga tidak datang.


Semua merasa resah, dan mereka berembuk di van Hudson.


"Aku merasa ada yang salah dengan ini. Mereka bahkan tidak.berusaha masuk ke dalam kota, apalagi mencoba menghubungi orang yang selamat." Hudson mengutarakan keraguannya.


"Aku melihat mereka memuat karung-karung ke sebuah truk besar. Pernah suatu kali, sebuah tangan menjulur keluar dari karung yang mereka bawa." Leon menyambung.


"Aku juga pernah melihat ceceran darah dan mereka cepat-cepat menyiram dengan air." Micha menimpali


Semua menggeleng, sejak hari mereka datang, tidak satupun yang pernah bertemu Peter dan keluarganya lagi.


" Besok malam kita kabur dari sini. Aku akan mencuri mobil tentara itu." Leon Memberi saran.


"Tapi mereka berjaga sepanjang malam." Win Xie menimpali


"Tenang, aku punya obat tidur. Obat ini akan kucampurkan ke dalam minuman mereka di tenda besar itu. Jadi malam ini, kalian ambil air kalian dan besok jangan minum air itu." Micha mengeluarkan obat tidur dari sakunya. "Jangan tanya darimana obat ini, aku selalu membawanya karena aku menderita insomnia."


Semua menjalankan seperti rencana Micha, dan mereka tetap berpura-pura mengambil air untuk menghindari kecurigaan.


Benar saja, semua terlelap tidur. Leon beraksi mengambil truk yang terparkir di depan barak Frimon.


Saat semua menaiki truk, Frimon keluar dari Baraknya dan terkejut, dia lalu berusaha menarik turun Leon dari kemudi. Dengan cepat Hudson yang masih di bawah, langsung menerjang Frimon. Dia menghantam kepala Frimon dengan lututnya.


Frimon terjatuh dan pusing, telinga kirinya berdenging hebat karena terkena lutut Hudson.


Hudson lalu menarik kerah baju Frimon dan menghantamkan tinju ke arah muka Frimon. Tinju Hudson mendarat berkali-kali. Bukan saja wajah Frimon yang terluka, bahkan Hudson juga melukai tangannya.


Frimon tidak memiliki tenaga karena efek obat tisur itu. Tapi dia sempat meninju Hudson kembali di hidung Hudson. Darah segar mengalir dari hidung Hudson, Frimon terkekeh dengan bibirnya yang pecah, terluka serta hidung yang patah. Sebelah muka Frimon bonyok dipukul Hudson.


Win Xie melihat itu dan turun kembali dari truk, dia menghantamkan kakinya ke bagian bawah Frimon.


"Buaaagggg"


Frimon terpekik dan pingsan seketika. Win Xie menendang dengan sekuat tenaga. Kebencian bertahun-tahun terkumpul dalam satu kali tendangan.


Hudson bergidik ngeri, begitu juga dengan Leon yang melihat dari tempat duduknya. Mereka dapat merasakan sakitnya.


"Maaf kawan, tapi sepertinya dirimu akan menjadi mandul seumur hidupmu." Seringai Hudson, "Kerja bagus." Dia menepuk pundak Win Xie.


Semua bergegas masuk ke truk dan akan melanjutkan perjalanan menuju ke perbatasan Florida dengan Alabama.


Semuanya sudah menyiapkan bekal untuk beberapa hari perjalanan. Mereka berharap Frimon tidak mengejar.


Jarak dari tempat evakuasi menuju Alabama membutuhkan waktu 8 jam perjalanan jika tidak ada lagi penghalang di perjalanan. Dan Leon membawa truk itu secepat mungkin.


Tujuan mereka dari Alabama mereka akan melewati Mississippi, Louisiana dan tujuan akhir Texas. Setidaknya di Alabama mereka tidak akan menghadapi zombie lagi.


Di tempat pengungsian , Frimon menghancurkan meja untuk melampiaskan kekesalannya. Bagaimana tidak? Bagian bawahnya begitu sakit bahkan setelah 1 jam berlalu.


Dia ingin mengejar mereka, tapi tidak mungkin meninggalkan tempat itu sekarang. Ada tugas lebih penting dari sekedar mengejar manusia itu.


Di balik tenda besar itu terlihat para tentara mengangkut karung besar yang berisikan mayat dari zombie. Ternyata mereka mengumpulkan zombie dan membawanya ke laboratorium di Daytona Beach. Laboratorium yang disembunyikan sedemikian rupa oleh pemerintah.


"Awas kalian, ketika kita bertemu lagi aku akan menghancurkan kalian menjadi butiran debu" Frimon menggeram dengan kesal. Dia membanting kursi kayu yang terletak di depannya.


Para prajurit sudah paham dengan sikap Frimon, maka mereka memilih menjauh dan tidak ingin menjadi pelampiasan kekesalan atasannya.


NB: Hai, terimakasih ya bagi yang sudah membaca sampai chapter ini. Sedikit terkendala dengan gadget yang bermasalah. Padahal ingin menampilkan peta wilayah FLORIDA. Awalnya novel ini sedikit rancu karena tidak tepatnya penggambaran wilayah dan kondisi sekitar. Tapi, makin kesini saya berusaha semakin memperbaiki novelnya. Mohon like dan share nya yah 😂. Ini karya pertama saya, dan mungkin masih sedikit mengecewakan pembaca. Terimakasih sebelumnya saya ucapkan.