
The Bad Twins
—
Untuk malam ini,Rafi harus tinggal dirumah tanpa keluyuran dan Nayya terpaksa berpisah dengan buku buku kesayangannya. Dan untuk malam ini juga Bunda mereka tidak berada dirumah.
-
Semua itu terjadi karena kepulangan Ayah dan kedua Abang mereka yang tak lain adalah Andra Elvano Davidson dan Devandra Ardhian Davidson. Akhirnya setelah berbulan bulan lamanya mereka dapat berkumpul, walaupun tanpa kehadiran Bunda mereka.
-
"Bang? Disana enak kuliahnya?"tanya Nayya kepada Devan,kakak keduanya
-
"Enak,apalagi setiap hari ketemu yang bening"ucap Devan
-
"Gagal lo jadi cewek Nay,bang Devan aja gak tertarik sama lo apalagi cowok² diluar sana"ucap Rafi
-
"Gini² banyak yang ngantri tau!"ketus Nayya
-
"Emangnya lo jualan apaan disekolah sampe banyak yang ngantri?"tanya Devan
-
"Tau ah!"ketus Nayya
-
Devan dan Rafi tertawa terbahak bahak melihat adik perempuannya itu kesal.
-
"Bang,Bunda kok gak pernah ada dirumah ya kalo kita lagi ngumpul kayak gini?"tanya Rafi
-
Devan menggaruk kepalanya yang tak gatal
"Ada urusan mendadak kali"ucap Devan
-
"Masa setiap kita ngumpul ada urusan terus sih Bang. Ayah aja yang kerjaannya lebih berat dari pada Bunda masih nyempetin waktu buat kumpul sama kita"ucap Rafi
-
"Kesannya kayak Bunda gak mau kita semua ngumpul"sambung Nayya
-
"Hushh,gak boleh berfikir kayak gitu"ucap Devan
-
"Fakta"dingin Nayya
-
"Ngomongin apaan sih anak anak Ayah?"tanya Arka yang baru saja datang dari arah kamar,lalu duduk bergabung di sofa
-
"Paling pada ngerumpi Yah"sahut Andra yang tiba tiba muncul dan duduk disamping Rafi
-
"Kalian berdua tuh ya gak ada rapih rapihnya. Liat tuh Andra! Rambutnya rapih gak pakek poni begitu. Potong kek rambutnya,udah panjang juga. Mau kayak Nayya emang rambutnya?"ucap Arka yang melirik Devan dan Rafi
'LOH LOH KOK GW YANG DIBAWA BAWA?'
-
"Besok potong"perintah Arka
-
"Males ah pah!"ucap Devan -
"Cowok juga lo!"sahut Andra
-
"Seterah gue dong. Gue potong rambut kalo lo mau nikah"sahut Devan
-
"Gue nikah kalo lo udah potong tuh rambut"
-
"Fix! Gue potong nih rambut tapi abis itu lo nikah! Deal?"ucap Devan
-
"DEAL!!! ANJAYYY BANG ANDRA NIKAH!!!"teriak Rafi
-
Keduanya pun langsung mendapat tatapan tajam dan lemparan bantal dari Andra.
-
"Sekolah kamu gimana ay? Betah?"tanya Arka
-
"Betah"
-
"Kalo ada apa apa disekolah lapor sama Ayah"ucap Arka
-
-
"Andra,kamu cuti berapa hari?"tanya Arka
-
"Lima"
-
"Devan?"
-
"Gatau Yah"balas Devan
-
"Yaudah Ayah kekamar dulu"ucap Arka sambil berlalu pergi ke kamarnya
-
Setelah Arka pergi ruangan itu menjadi hening. Si kembar fokus pada ponselnya masing². Sedangkan Andra dan Devan sibuk menonton acara televisi.
-
"Bang?"panggil Rafi -
Kedua abangnya masing masing menengok kearah Rafi. Keduanya pun sama sama menaikkan alisnya. Seolah olah bertanya 'kenapa?'.
-
"Bunda kok gak pernah ada ya kalo kita lagi ngumpul? Gw pengen kayak dulu lagi Bang,dimana keluarga kita bareng bareng lagi"lirih Rafi
-
Nayya yang sedari tadi asik dengan ponselnya kini telah memandang Rafi. Ia bisa merasakan bahwa saudara kembarnya itu sedang merindukan keluarganya yang dulu.
-
Andra hanya melirik Rafi sekilas tanpa ingin menjawab pertanyaan adiknya,lalu ia berdiri dan berjalan menuju kamarnya. Ia sedikit membanting pintu saat menutup pintu kamarnya.
-
'Bang Andra kenapa sih?'batin Nayya
-
Devan yang melihat itu hanya diam saja. Ia tau alasan kenapa Andra tidak suka dengan pertanyaan Rafi. Biarlah waktu yang menjawab tentang apa yang tidak diketahui si kembar.
Kini jam menunjukkan pukul setengah dua belas malam. Sementara Nayya dan Rafi sedang keluar mencari makan.
-
Ada ada aja si kembar masa laper bisa barengan,tengah malem lagi.
-
Kini mereka berdua sedang berada di tempat penjual nasi goreng yang berada di dekat rumah mereka. Untungnya saja kedai itu masih buka sampai jam 1 malam. Jadi tidak membuat mereka berdua bingung harus mencari makan dimana.
-
Keduanya sedang menunggu pesanan mereka datang. -
"Itu siapa?"tanya Nayya yang polaroid yang berada dibelakang ponsel saudaranya
-
"Cewek gue"
-
"Kok gak bilang bilang? Anak mana?"
-
Rafi pun memperlihatkan polaroid yang ada dibelakang ponselnya
-
"Ajeng? Lo pacaran sama dia? Dari kapan? Kok gak bilang? Gak ngasih pjike gue lagi"ucap Nayya
-
"Sejak kapan lo jadi banyak omong kayak gini?"tanya Rafi
-
"Sejak tadi,udah gece jawab pertanyaan gue"
-
"Oke,gue sebenernya udah pacaran sama Ajeng kurang lebih 6 bulan yang lalu. Tapi gue backstreet sama dia. Dan kemarin gue hari jadian gue yang sebenarnya tanpa ada kata backstreet diantara hubungan kita"jelas Rafi
-
Tiba tiba penjual nasi goreng itu memberikan dua piring nasi goreng berserta dua gelas es teh manis ke meja mereka. Setelah memberikannya penjual itu kembali melayani pembeli yang lainnya.
-
"FIX INI MAKANAN LO YANG BAYAR! GAK ADA PENOLAKAN!"
-
"Loh loh? Kan tadi lo yang ngajakin. Kok jadi gue yang bayar?"
-
"NO PENOLAKAN RAFIANDRA!"
-
"Untung sabar"ucap Rafi sambil mengelus dadanya
-
Kemudian keduanya pun mulai menyantap makanan yang dihadapan mereka.
Next?like dan komen😁