The Bad Twins

The Bad Twins
the bad twins-1



The Bad Twins


Prolog



Nayya berdecak kesal. Ingin sekali ia menendang saudara kembarnya itu ke jurang. Benar benar menyebalkan! Bagaimana tidak? Saudaranya itu menaruh jam weker tepat dikupingnya.


-


"Sialan lo!"


-


Nayya menatap tajam saudara kembarnya yang tak lain adalah Rafi. Rafi yang ditatap seperti itu hanya cekikikan.


-


"Sakit nih kuping gw gara gara alarm sialan itu! Untung kuping gw gak budek"ketus nayya


-


"Mana yang sakit? Sini gw tampol"ucap rafi


-


Nayya mendengus sebal,lalu berjalan menghampiri bundanya


-


"Nda,nayya berangkat"pamit nayya


-


"Gak sarapan?"tanya lexa,bunda nayya


-


"Dikantin"ucap nayya sambil berlalu pergi


-


"Rafi yang ganteng ini juga berangkat ke sekolah dulu ya bun"pamit rafi,lalu ngacir menyusul nayya


-


Lexa hanya menggelengkan kepala melihat tingkah si kembar


-


"NAYYUL TUNGGUIN!"teriak rafi yang berlari kearah nayya


-


"Lama,cepetan!"


-


"Sabar dong!"


-


Rafi segera berlari menuju garasi untuk mengambil motor kesayangannya itu.


-


Nayya pun segera menaiki motor rafi yang berada dihadapannya. Tak lama kemudian rafi mulai menjalankan motornya dan meninggalkan halaman rumah.


-


Alendra Nayyara Davidson dan Rafiandra Nichols Davidson. Mereka berdua memang bukan kembar identik. Dari segi fisik dan sifat pun mereka terlihat berbeda. Mungkin hanya warna mata dan rambut saja mereka yang sama,sama sama coklat.


-


Sebenarnya dulu mereka tidak satu sekolah. Namun kini,nayya dipindahkan disekolah baru. Tepatnya disekolah yang sama dengan Rafi. Dan sekarang nayya bernotabe sebagai siswi baru di SMA Garuda.


Nayya berjalan menelusuri koridor sekolah bersama Rafi. Rafi memang berniat mengantarkan saudara kembarnya itu ke kelasnya. -


'Wihh babang Rafi udah dateng'


'Ya Allah nikmat mana yang engkau dustakan'


'Aduhh pacar gue ganteng banget'


'YANG DISEBELAHNYA CAKEP OY!'


'Anak baru ya? Saingan gw nambah lagi dong buat dapetin Rafi!'


-


Dan masih banyak lagi pekikan pekikan lainnya. Namun mereka berdua tak menggubrisnya.


-


"Berisik!"umpat Nayya


-


"Orang cakep mah gitu,jadi sabar aja sayang"ucap Rafi dengan senyum jahilnya


-


"Jijik Fi!"


-


Rafi hanya terkekeh pelan. Kemudian ia terhenti di depan kelas XI-3 dan itu membuat Nayya ikut menghentikan langkahnya.


-


"Kelas lo"


-


Nayya hanya mengangguk singkat


-


Rafi mendekat dan mengusap rambut Nayya lembut. Hal itu membuat para siswi yang melihat menjerit histeris


. "Kelas gw XI-5,dipojok sana,jadi kalo perlu apa apa panggil gw aja"ucap Rafi .


"Iya"


-


"Inget belajar yang bener ini udah semester dua dan sekolah ini bukan sekolah lo yang lama. Jangan mikirin tuh cowok brengsek terus. Satu lagi jangan lupa cari temen"ucap Rafi


-


"Bawel"


-


"Gw ke kelas ya? See you sayang"ucap Rafi sambil cekikikan


-


"Jijik demih"


-


-


Nayya menyipitkan matanya untuk melihat pria jangkung yang tak asing baginya. . 'Kok mirip dia?'


-


Nayya menggelengkan kepalanya. Berusaha membuang jauh jauh kenangan masa lalunya.


-


Nayya membalikkan tubuhnya dan berjalan masuk ke kelas XI-3. Ia memilih duduk di kursi pojok bagian belakang. Yang kebetulan tidak ada penghuninya.


Bel istirahat sudah berbunyi sedari tadi. Nayya dan ketiga teman barunya sudah berada dikantin sambil menyantap makanan mereka masing masing. Ketiga teman baru Nayya tak lain adalah Ajeng,Diva dan Salma.


-


"Nay? Lo pindahan dari mana?"tanya Diva


-


"Arwana"


-


"LO NGAPA PINDAH BAMBANG? DISANA COGANNYA TERKENAL BANYAK LOH,EH TAPI DISINI JUGA GAK KALAH BANYAK SIH"ucap Diva histeris


-


"Disuruh Bokap"


-


"Lo gak bisa apa nay ngomong lebih dari dua kata?"tanya Ajeng


-


"Gak tau"


-


Ajeng hanya mendengus sebal. Teman barunya yang satu ini dingin,seperti es.


-


Tiba tiba saja ada seorang pria yang duduk disamping Nayya. Dan itu membuat Nayya tersentak kaget.


-


"Hai yang"ucap Rafi sambil tersenyum jahil


-


"Pala lu peyang!"ketus Nayya


-


"Jangan galak galak dong beb"


-


"Jijik Fi"


-


"Sejak kapan lo berdua pacaran?"tanya Salma


-


"Kepo"jawab Rafi


-


Ajeng yang melihat itu hanya mengepalkan tangannya kuat,emosinya sudah memuncak saat ini.


-


"Pacaran jangan disini"dingin Ajeng


-


"Terserah gw dong"sahut Rafi


-


"WOYY CURUT!!"teriak salah satu pria yang sedang berjalan menghampiri meja mereka bersama dengan ketiga temannya


-


"Berisik neth!"ketus Salma


-


"Maap beb"ucap Kennath


-


Mereka berempat pun langsung bergabung di meja itu tanpa basa basi


-


"WIHH SAMPING RAFI ADA BIDADARI COY!!!"teriak Zaki yang melirik Nayya


-


"Anak baru bukan sih?"tanya Diat yang mulai membuka suara


-


"Kayaknya sih iya yat,ini cewek lo Raf? Namanya sape? Lo kalo milih cewek pinter juga. Boleh kali bagi tipsnya"sambung Zaki


-


"Nayya namanya"balas Rafi


-


"Cakep namanya,secakep orangnya"


-


"Gw bilangin arra mampus lo Jak!"ucap Salma


-


"Jangan dong sal"ucap Zaki


-


Putra yang sedari tadi anteng dengan game yang ada di ponselnya kini terdiam karena mendengar nama seorang gadis yang selama ini ia cari. Karena masih ingin bermain game yang ada diponselnya,ia pun melanjutkannya dan mengurung niatnya untuk melihat gadis yang dimaksud Zaki.


-


'Dia kembali?'