
The Bad Twins
—
Kini bel masuk telah berbunyi. Tapi anggota Razet dan Nayya masih berada di kantin.
-
"Lo gak mau balik ke kelas gitu Nay?"tanya Zaki
-
"Males. Lo sendiri?"ucap Nayya
-
"Kita kan emang udah langganan gak masuk kelas"ucap Zaki
-
Nayya hanya manggut manggut
-
"Ke kelas gih. Jangan bolos"ucap Rafi
-
"Ngaca"
-
"Gue cuman takut lo ketagihan doang Nay"
-
"Kok gue ambigu bangsat😑"ucap Zaki
-
"Najis mesum"ucap Kennath sambil menoyor kepala Zaki
-
"Gak ngaca. Setiap hari nonton bokep aja lo"ucap Zaki
-
"******* jangan buka aib gue😑"ucap Kennath
-
"Ada cewek. Jangan ngomongin gituan"ucap Putra
-
"Tau. Adek gue otaknya tercemar gue matiin lo berdua"ucap Rafi
-
"Oh iya lupa ada Nayya"ucap Zaki sambil nyengir
-
"Kalian ngomongin apa sih?"tanya Nayya bingung
-
"Lo gak ngerti?"tanya Diat
-
Nayya menggeleng
-
Baru saja Zaki ingin bicara lagi tapi harus terpotong karena Putra mendahuluinya
-
"Ngomong sekali lagi gue tampol"ucap Putra
-
"Hehe, damai Put"ucap Zaki sambil membentuk huruf V di kedua jarinya
-
"BAGUSS MASIH DISINI! SIAPA SURUH GAK KE KELAS?!"
-
"Eh Bu Siska. Ngapain Bu disini?"tanya Zaki
-
"SEHARUSNYA SAYA YANG TANYA SAMA KAMU. NGAPAIN DI KANTIN? BEL SUDAH BERBUNYI DARI TADI"
-
"Biasanya orang dikantin ngapain Bu?"tanya Diat
-
"Ya makan lah"
-
"Nah itu Ibu tau. Kalo udah tau ngapain nanya ke kita?"ucap Diat
-
"DIATT!!!"
-
"Apa Bu? Ibu kangen sama saya? Sini sini duduk samping saya"ucap Diat sambil menepuk kursi yang kosong
-
"DIAM KAMU DIAT!"sentak Bu Siska
-
"Jangan galak² Bu cepet tua nanti"celetuk Putra
-
"KALIAN INI BIKIN SAYA DARAH TINGGI AJA. SEKARANG CEPAT BARIS KELAPANGAN!"
-
"Kita semua Bu?"tanya para anggota Razet
-
"YAIYALAH! SEMUANYA! KAMU JUGA NAYYA! IKUT BARIS DILAPANGAN! CEWEK KOK IKUT BOLOS!"
-
"Terserah saya dong Bu. Saya yang bolos bukan Ibu"ucap Nayya
-
"DIAM KAMU! SEKARANG CEPAT BARIS DI LAPANGAN YANG RAPIH!"
-
"SIAP BOSS"ucap anak Razet serempak
-
Mereka pun berjalan menuju lapangan. Bersama Nayya tentunya.
-
"PUTRA BARIS YANG RAPIH!"
-
"Iya Bu"ucap Putra
-
"KALIAN SEMUA YANG COWOK MASUKIN BAJUNYA!"
-
"ASIAPPPP BU"ucap para cowok serempak, kecuali Putra
-
"KENNATH! MANA DASI KAMU?"
-
"Ada kok Bu. Nih dikantong saya"ucap Kennath sambil menepuk saku celananya
-
"PAKAI SEKARANG!"
-
"SIAP IBU NEGARA"ucap Kennath lalu ia memakai dasinya
-
"NAYYA SINI KAMU! BERDIRI SAMPING PUTRA SAMA RAFI! JANGAN DIBELAKANG UDAH TAU BADAN KAMU MUNGIL"
-
Dengan malas Nayya berjalan dan berdiri disamping Putra. Diat yang tadinya berada ditengah tengah Rafi dan Putra pun kini pindah ke barisan belakang.
-
"KALIAN SEMUA HORMAT KE TIANG BENDERA SAMPAI JAM ISTIRAHAT!"
-
"Astagfirullah Bu. Ibu gak kasian apa sama saya? Kulit saya udah item ntar jadi gosong Bu"ucap Kennath
-
"Salah siapa malah nongkrong dikantin?"
-
"Ya salah kita Bu. Ibu udah tau pake nanya"
-
"Setelah bel istirahat kamu lari lapangan 20 kali"
-
"Kok malah nambah hukuman saya Bu?"tanya Kennath
-
"MAU DIAM ATAU IBU TAMBAH SAMPE PULANG SEKOLAH?"
-
Kennath pun langsung diam
.
.
Sementara dikelas XI-3 sedang sangat ramai sebab guru pelajaran Fisika sedang tidak masuk.
-
Dipojok belakang ada sekitar 10 cowok yang sedang bermain game online diponselnya masing masing. Sedangkan sisanya pergi keluar kelas. Terutama seluruh cewek dikelas XI-3 pergi kelapangan untuk melihat para anggota Razet yang sedang dihukum. Pikirannya satu 'Mau cuci mata'.
-
Ajeng, Diva dan Salma kini sedang berusaha menerobos kerumunan para cewek cewek yang sedang heboh dipinggir lapangan.
-
"AWAS AWAS ADA AIR PANAS MAU LEWAT...."
-
Siapa lagi kalau bukan Diva yang berteriak.
-
"Pantesan tuh anak gak ada dikelas. Disini ternyata"ucap Ajeng
-
"Jangan bilang dia ngikut anak Razet buat bolos. Terus ketauan dan jadilah dia dihukum kayak gini"ucap Salma
-
"Tapi sumpah ya. Nayya enak. Bisa dikerumuni oleh para cogan SMA Garuda"ucap Diva heboh
-
"Inget Diat Div"ucap Salma
-
"Oh iya, hehe"
-
Akhirnya yang ditunggu tunggu tiba. Bel istirahat berbunyi dan itu membuat para anggota Razet bersorak ria. Karena terbebas dari hukuman.
-
Saat mereka semua ingin pergi ke kantin, tiba² seorang gadis datang merangkul lengan Putra. Siapa lagi kalau bukan Saputri Asigen. Gadis yang masih mengincar Putra.
-
"Hai Put, ke kantin bareng yuk!"ucap Saputri
-
-
"Dasar monyet"celetuk Nayya
-
"Apa lo bilang?"tanya Saputri marah
-
"Monyet. Emang kenapa?"tanya Nayya santai
-
Saputri melepaskan rangkulannya dan mendekat kearah Nayya
-
"LO NGATAIN GUE HAH?!"
-
"Gue gak ngatain. Tapi emang faktanya begitu. Lagian lo gelayutan di tangan Putra. Persis kayak monyet yang lagi gelayutan di pohon. Mending sekarang lo lepasin tangan lo yang ada ditangan Putra, sebelum lo bener bener di cap jadi monyet yang berwujud manusia"ucap Nayya datar
-
Ucapan Nayya mampu membuat gelak tawa disana meledak.
-
"Tuh mulut emang minta digampar"ucap Saputri, ia hendak menampar Nayya tetapi ditahan eh tangan seseorang
-
"Berani tangan lo nyentuh Nayya gue pastiin hidup lo gak tenang"ucap Rafi dingin
-
Saputri menepis tangan Rafi kasar
"Lo ngapain sih ngebelain nih cabe?!"
-
"Gak salah ngatain gue cabe? Mending sekarang lo bercermin, terus liat dandanan lo kayak gimana. Udah kayak Tante Tante kurang belaian tau gak?"ucap Nayya
-
Lagi dan lagi gelak tawa terdengar karena ucapan Nayya.
-
Saputri mengepalkan mengepalkan tangannya. Wajahnya sudah memerah karena menahan malu.
-
"Awas lo! Gue bakal bales!"ucap Saputri, lalu pergi dari sana
-
"Gue tunggu"ucap Nayya
-
"WIHH MANTAP LO NAY!"ucap Kennath
-
"Sekali kali emang harus dibuat malu tuh cewek. Biar tau rasa"sahut Diat
-
"Udah ah ayok ke kantin"ajak Putra
-
Para anggota Razet berserta Nayya mengangguk. Mereka pun berjalan menuju kantin.
-
"Mau pesen apaan lo pada?"tanya Kennath
-
"Kayak biasa aja"jawab Rafi
-
Kennath pun mengangguk. Belum sempat ia melangkah untuk memesan makanan. Teriakan seorang gadis membuatnya berhenti dan menengok kearahnya.
-
"NAYYAA!! NAY INI GAWAT NAY!"
-
Teriakan seorang gadis membuat seisi kantin menengok ke sumber suara. Salma. Saat ini ia sedang berlari mendekat kearah meja Geng Razet.
-
"NAY GAWAT NAY!"
-
"Kenapa?"tanya Nayya
-
"ITU MEJA LO DICORET CORET SAMA ANAK ANAK GARA GARA SI SAPUTRI NARO FOTO LO SAMA COWOK YANG LAGI PELUKAN DIKAMAR! SOALNYA DIA NARONYA DIMADING NAY! JADI ANAK ANAK PADA TAU"
-
"Sekarang Ajeng sama Diva lagi nyari si Saputri dikelasnya"sambung Salma dengan nafas yang tidak beraturan
-
"*******!"umpat Nayya, lalu berdiri dan pergi dari kantin. Salma pun langsung menyusulnya
-
"Om Om? Siapa?"tanya Rafi bingung
-
"Jangan jangan yang dimaksud Salma Abang lo lagi Raf. Kan umurnya udah lumayan tua"ucap Kennath
-
"Nah bener tuh yang dibilang bocil"ucap Zaki
-
"Gila tuh cewek nyari gara gara sama Nayya. Dijotos baru tau rasa"celetuk Diat
-
"Gak bisa dibiarin tuh cewek! Makin ngelunjak di diemin"ucap Putra sambil beranjak dari tempat duduknya
-
"Lo mau kemana?"tanya Diat
-
"Mading. Gue gak mau nama Nayya tercemar"ucap Putra, lalu berlari keluar kantin
-
"Lo juga?"tanya Diat yang melihat Rafi berdiri
-
"Yaiyalah. Masa adek gue digituin gue diem aja"ucap Rafi, lalu pergi keluar kantin
-
"Kita gak ngikut juga nih?"tanya Zaki pada Diat dan Kennath
-
"DEMI MENGEMBALIKAN NAMA BAIK CALON BU BOS KITA, AYOK LAH!!"ucap Kennath
-
Diat, Kennath dan Zaki pun pergi menyusul Putra dan Rafi yang sudah pergi keluar kantin.
-
"MANA SAPUTRI?!"ucap Nayya marah ketika tiba dikelas XI-4
-
Suasana yang tadinya ricuh pun menjadi hening karena suara dingin yang keluar dari mulut Nayya.
-
"GUE TANYA MANA YANG NAMANYA SAPUTRI! LO SEMUA TULI?!"
-
"Ohh, jadi elo ****** dari kelas XI-3 itu ? Yang keciduk sama om om dikamar?"ucap salah satu siswi
-
"DIEM LO! GUE TANYA DIMANA SAPUTRI!"
-
"Tenang Nay. Kalo lo kayak gitu gak bakal ada yang jawab"ucap Salma tapi Nayya menghiraukannya
-
"Eh Sinta, liat Saputri gak?"tanya Salma pada Sinta yang baru saja masuk ke kelas XI-4
-
"Gue liat ada dilapangan tadi Sal. Dia lagi adu mulut tuh sama Ajeng, sama Diva juga"jawab Sinta
-
Nayya yang mendengar itu pun langsung pergi ke lapangan.
-
"Makasih ya Sin"ucap Salma, lalu pergi menyusul Nayya
.
.
"MAKSUD LO APA NYEBAR BERITA HOAX KAYAK GITU HAH?! KALO GAK SUKA SAMA SAHABAT GUE BILANG!"ucap Ajeng
-
"Gue gak nyebar berita hoax Jeng tapi itu emang fakta"ucap Saputri santai
-
"HEH CABE! KALO LO GAK TAU YANG SEBENERNYA MENDING DIEM!"ucap Diva
-
"MINGGIR!"
-
Suara dingin itu berhasil membuat para murid yang sedang berkerumun memberikan space untuk Nayya jalan.
-
"MAKSUD LO APA NYEBAR FOTO KAYAK GITU HAH?!"ucap Nayya
-
"Biar semua murid SMA Garuda tau kalau lo cewek gak bener"ucap Saputri
-
PLAKK
-
"Jaga ucapan lo *******!"
-
"Kenapa? Gak terima kalo gue nyebar foto itu?"
-
"Jelas lah! Lo merekayasa foto itu!"
-
"Gue gak merekayasa Nayyara. Gue dapet foto itu dari orang suruhan gue. Gue juga ada kok videonya. Mau liat?"ucap Saputri
-
Saputri pun mengambil ponselnya. Dan menunjukkan salah satu video. Dimana Nayya sedang berpelukan dengan Andra.
-
"*******! ITU ABANG GUE!"
-
"Gak usah ngaku ngaku kalo dia Abang lo deh! Dia itu Abangnya Rafi"ucap Saputri
-
"Abang gue Abangnya Nayya juga"
-
Suara itu membuat Saputri menengok kearah samping. Terlihat para anggota Razet sudah berada disampingnya dengan mengepalkan tangannya kuat kuat.
-
DOUBLE UP GAN