Please Marry Me My Handsome CEO

Please Marry Me My Handsome CEO
Episode 36



“M-Mr. Almer, bukannya Anda sudah minum terlalu berlebihan…?” Tanya Maria dengan ragu-ragu saat Calvin mulai membuka botol wine kedua.


“Sudah kubilang panggil saja Calvin. Wine ini sangat enak apakah kalian berdua tidak mau mencobanya juga?” Calvin kemudian kembali menuangkan wine itu ke dalam gelasnya sendiri.


“Aku salah… Aku hanya berpikir tempat ini dekat dari taman itu tetapi aku sama sekali tidak menyangka jika dalamnya akan semewah dan semahal ini!” Teriak Maria dalam hatinya dengan penuh penyesalan.


“Maria… aku tidak membawa begitu banyak uang…” Bisik Zoey dengan suara yang sangat kecil kepada Maria.


Maria kemudian menatap Zoey dengan tatapan yang sangat panik. “Aku tahu! Aku tahu…! Tapi aku harus bagaimana, tidak mungkin kita bisa membatalkan pesanan kita begitu saja dan langsung pergi bukan?! Dan coba kamu pikirkan apa yang akan dipikirkan laki-laki yang terus meminum wine di depan kita ini saat kita pergi begitu saja!”


Dari melihat ekspresi Maria, Zoey langsung tahu apa yang ingin dikatakannya. “Aku rasa besok aku akan mulai diet untuk kelangsungan hidupku…” Ucap Zoey dalam hatinya dengan sangat pasrah.


“Aku tidak tahu apa yang sedang kalian bicarakan… tetapi cobalah minum wine ini. Ini adalah wine dengan kualitas tinggi.” Calvin mengambil gelas Maria dan menuangkan wine itu ke gelasnya. 


“T-Tidak perlu, saya akan meminum air putih ini saja hahahaha.” Maria menolak wine yang disodorkan oleh Calvin dengan senyuman terpaksa di wajahnya.


“Lebih baik kamu coba dulu. Apakah Zoey juga mau mencobanya?” Setelah mengisi wine untuk Maria dan meletakkannya di depannya, Calvin kemudian melihat ke arah Zoey.


“Saya tidak perlu, cukup dengan air putih ini saja.” Zoey menolak Calvin dengan sopan.


“Baiklah, kamu memang terlihat seperti seseorang yang tidak minum.” Ucap Calvin dengan senyuman di wajahnya.


“Aku tidak boleh meminum wine ini… tapi! Mencobanya sedikit saja tidak apa-apa bukan…?” Maria mengabaikan tatapan tajam dari Zoey dan langsung meminum habis segelas wine itu.


“Ini enak!” Ucap Maria dengan antusias saat ia sudah meminum habis segelas wine itu.


“Sudah kubilang bukan? Apa kamu masih mau lagi?” Tanya Calvin dengan senyuman di wajahnya.


“Tentu saja!” Maria memberikan gelas kosongnya pada Calvin untuk mengisinya kembali dengan wine itu.


“Sudah berakhir… jika sudah seperti ini aku benar-benar tidak bisa menghentikannya lagi… Padahal makanan kita belum sampai dan mereka berdua… kalau seperti ini aku lebih baik makan di rumah saja.” Zoey terlihat sangat pasrah melihat mereka berdua.


“Zoey! Kamu juga harus mencobanya!” Ucap Maria sambil melihat ke arah Zoey dengan sangat antusias.


“Tidak, jika kalian berdua mabuk siapa yang akan mengurus kalian berdua. Aku tidak mau terbangun dan melihat polisi di depan mataku.” Zoey terus meminum air putih di gelasnya. 


“Tenang saja, aku bukanlah orang yang akan mabuk dengan begitu mudah.” Calvin menuangkan wine itu ke gelas Maria lagi.


“Terima kasih atas informasinya…” Ucap Zoey dengan ekspresi yang datar. “Aku lapar… kapan makananku datang? Aku ingin segera makan dan pulang saja.”