Please Marry Me My Handsome CEO

Please Marry Me My Handsome CEO
Episode 35



“Pilih saja apapun yang kamu mau. Aku yang traktir kali ini.” Ucap Maria dengan senyuman di wajahnya.


Zoey terlihat mencurigai sikap Maria yang tiba-tiba baik seperti itu. Zoey yang duduk di samping Maria mendekatinya dan berbisik kepadanya. “Apa kamu menyukainya?”


“Hm? Apa maksudmu? Apa kamu membicarakan tentang restoran ini?” Maria kebingungan dengan pertanyaan Zoey.


“Bukan itu!” Zoey merasa kesal saat Maria tidak memahami saat dirinya bertanya apakah dia menyukai Calvin.


“Aku memesan Chicken Fried Rice saja.” Ucap Calvin kepada pelayan yang berdiri di samping mereka untuk mencatat pesanan mereka.


“Hanya itu?”


“Iya.” Calvin kemudian memberikan daftar menu yang di pegangnya kepada Maria.


“Baiklah.” Maria pun mengambil daftar menu yang diberikan oleh Calvin dan membukanya. Zoey juga mengintip dari samping Maria untuk melihat menu apa saja yang mereka punya.


“A-Apa ini?!” Maria sangat terkejut saat melihat harga yang sangat tidak normal dalam setiap makanan itu.


“Maria…” Panggil Zoey dengan suara yang kecil saat melihat daftar menu itu.


“A-Ada apa Zoey? Kamu juga bisa memilih makanan yang kamu mau…” Maria mencoba memaksakan senyumannya pada Zoey.


“Aku pesan jus alpukat saja…” Ucap Zoey setelah melihat wajah Maria yang berubah menjadi sedikit pucat saat melihat daftar menu itu.


“Apa kamu yakin…?” Maria mencoba untuk kembali memastikan pesanan Zoey.


“Lain kali… kita makan di rumah saja…” Bisik Zoey dengan suara yang sangat kecil.


“Kamu benar…” Ucap Maria dengan suara yang kecil juga. “Kami pesan dua jus alpukat nya.”


“T-Tentu saja. Hahahaha.” Maria berpura-pura tertawa kepada Calvin.


Calvin menatap Maria selama beberapa saat dengan tatapan tajam. Maria yang merasakan Calvin yang terus menatapnya seperti itu membuatnya semakin tidak percaya diri. “Tolong tambah dua Chicken Fried Rice nya…” Ucap Maria kepada pelayan yang masih berdiri di sana.


“Apakah masih ada yang ingin dipesan lagi?” Tanya pelayan itu dengan sopan.


“Tidak, hanya itu saja.” Jawab Maria dengan cepat. “Kumohon tolong segeralah pergi dari sini…” Ucap Maria dalam hatinya sambil menatap pelayan itu dengan tatapan yang sedang memohon.


“Baiklah, kami akan segera menyiapkannya.” Pelayan itu pun membungkukkan badannya sebentar untuk memberi hormat kepada mereka dan berjalan pergi dari sana.


“Hahahaha.” Calvin tertawa puas saat melihat Maria yang menambah pesanannya.


“Apa yang kamu tertawakan dasar sialan! Aku memang berterima kasih padamu karena sudah mau menemani Zoey, tapi…!” Maria mencoba untuk mengambil napas dan membuangnya dengan perlahan untuk menenangkan dirinya. “Tenanglah diriku… tenang…” 


“Oh ya, kita masih belum berkenalan dengan benar bukan?” Calvin menuangkan wine yang sudah tersediakan di meja mereka ke gelasnya.


“Apakah kami juga harus membayar wine itu?” Maria merasa gelisah saat Calvin meminum wine itu dan terus menatapnya. “Kamu benar…” 


“Apa namamu?” Tanya Calvin yang kemudian kembali menuangkan wine itu ke gelasnya lagi.


“Maria. Maria Parker.” Maria mencoba untuk tidak melihat ke botol wine yang dipegang oleh Calvin. “Setidaknya perkenalkan dirimu terlebih dahulu!”


“Oh… aku juga belum tahu namamu bukan?” Ucap Calvin sambil melihat ke arah Zoey. 


“Zoey. Zoey Everleigh.” Jawab Zoey sambil meminum air putih yang ada di mejanya.


“Mungkin Zoey sudah tahu, namaku adalah Calvin Almer.” Calvin kembali menuangkan wine itu ke dalam gelasnya dan meminum habis segelas wine itu.