Please Marry Me My Handsome CEO

Please Marry Me My Handsome CEO
Episode 16



“Terima kasih karena sudah mau makan siang bersama denganku.” Luna berterima kasih pada Maria di depan lift lantai tempat Maria dan Zoey bekerja setelah selesai makan siang bersama.


“Sama-sama.” Jawab Maria dengan singkat.


“Lain kali ayo kita makan bersama lagi.” Ajak Luna dengan senyuman di wajahnya.


“Aku sudah tidak mau makan denganmu lagi, dasar sialan.” Dalam hatinya Maria merasa sangat ingin menolaknya tetapi saat memikirkan jika dia akan datang dan membuat masalah seperti tadi lagi pasti akan sangat menyebalkan baginya. “Baiklah.” Maria menerima ajakan Luna untuk makan bersama lagi walaupun dirinya sangat tidak ingin.


“Kamu memang orang yang sangat baik hati Maria. Kalau begitu sampai jumpa lagi.” Luna melambaikan tangannya pada Maria dan kembali ke lift untuk kembali ke tempatnya bekerja.


Setelah pintu lift tertutup, Maria terlihat senang dan lega pada saat bersamaan, setelah itu ia segera kembali ke meja kerjanya.


“Zoey… maaf.” Maria langsung meminta maaf pada Zoey saat sampai pada meja kerjanya.


Zoey terlihat terkejut saat Maria meminta maaf padanya, namun seketika ia tersenyum. “ Untuk apa kamu meminta maaf? Hanya karena kita selalu bersama bukan berarti kita akan selalu makan bersama bukan? Daripada memikirkan sesuatu yang tidak penting seperti itu, lebih baik kamu kembali bekerja jika tidak ingin lembur.”


“Kamu… aneh.” Maria melihat Zoey dengan tatapan yang sedikit kebingungan. Kemudian ia tiba-tiba berjalan mendekati Zoey dan menepuk bahunya dengan tangannya. “Kamu sebaiknya tidak menonton film drama terlalu banyak.” Ucap Maria dengan sedikit tertawa.


“Eh? Padahal hari ini aku berencana untuk menonton film drama yang sudah aku list sampai besok.” Zoey juga ikut tertawa saat melihat Maria yang tertawa seperti itu. Mereka berdua pun saling tertawa untuk beberapa saat dan kemudian kembali mengerjakan pekerjaan mereka.


Jam pulang kerja pun tiba, Zoey dengan cepat membereskan barang-barangnya dan berniat pulang dengan secepatnya untuk menonton film yang sudah dia list di handphonenya.


“Zoey.” Panggil Maria dengan serius.


“Ada apa?” Zoey masih buru-buru membereskan barang-barangnya dengan gembira.


Zoey tiba-tiba berhenti membereskan barang-barangnya. “Eh?! Aku ingin segera pulang dan menonton film drama secepatnya!” Zoey terlihat sangat tidak senang saat mendengar permintaan Maria.


“Besok adalah akhir pekan, jadi kamu bisa menontonnya besok bukan?” Maria masih memasang ekspresi yang sangat serius kepada Zoey dan berusaha untuk membujuknya.


“Tidak. Aku akan menonton dari malam ini sampai besok malam. Maaf, tapi aku benar-benar tidak ada waktu lagi.” Zoey menolak permintaan Maria dengan tegas.


“Dasar maniak drama.” Maria melihat Zoey dengan tatapan yang jijik.


“Terserah apa yang akan kamu katakan, tetapi aku akan tetap menolak permintaanmu dan tetap menonton film dari malam ini sampai besok malam.” Zoey berpegang teguh pada ucapannya.


“Kumohon… sebentar saja, tunggu disini sebentar saja.” Maria menundukkan kepalanya dan menepuk kedua tangannya dan memohon kepada Zoey.


“Kamu hari ini sangat aneh. Sebenarnya apa yang kamu inginkan?” Zoey mulai kesal dengan Maria yang memohon kepadanya dan tahu kalau dirinya susah menolak orang yang memohon kepadanya.


“Tolonglah! Kali ini saja!” Maria bersungguh-sungguh memohon kepada Zoey.


Zoey melihat tajam Maria yang sedang memohon kepadanya itu selama beberapa saat. “Hah… baiklah. Aku tidak peduli apa yang ingin kamu lakukan tapi cepatlah.” Zoey menyerah dan mengikuti permintaan temannya yang ingin dirinya menunggu di tempat mereka berada saat ini.


“Kamu memang baik hati sekali, aku akan segera kembali!” Tanpa membuang waktu sedikitpun, Maria langsung berlari ke lift sambil membawa tasnya.


“Sebenarnya apa yang dia rencanakan…” Tanya Zoey dalam hatinya saat melihat Maria berlari dengan gembiranya.