Nayara

Nayara
•S2•(6)•



"M-makasih sudah menolongku"


"Bukan apa-apa, saya hanya melakukan hal yang semestinya"


"Kenapa kamu berada di depan perusahaan Wijaya?"


Naya tiba-tiba melongo mendengar pertanyaan dari laki-laki yang kini duduk di hadapannya, ia adalah laki-laki yang sudah menolongnya saat hampir tertabrak tadi, dia Zidan. Tetangga di gedung apartement Naya.


"Kenapa diam? Apa kamu perlu sesuatu di perusahaan Wijaya?"


"...." Naya mengatupkan bibirnya.


"Saya bekerja disana, apa kamu butuh bantuan?" tawar Zidan masih ingin memberikan bantuannya jika Naya perlu.


"Oh iyah, saya belum tahu nama kamu"


"Eh n-nama saya Nayara, kamu bisa panggil Naya" balas Naya sedikit kaku. Entah kenapa ia merasa Zidan jadi lebih hangat daripada saat pertama mereka bertemu.


Zidan mengangguk pelan, "Oke Naya"


Hening beberapa saat...


"Mmm.. Sebenarnya saya punya kenalan di perusahaan Wijaya" dan akhirnya Naya memilih untuk membuka suaranya lagi.


"Siapa namanya?" tanya Zidan penasaran.


"Gavin?!" satu nama yang keluar dari bibir Naya membuat Zidan mengangkat kedua alisnya, sedangkan Naya menatap dengan tatapan tidak yakin.


"Adik Pak Angga?" Naya langsung mengangguk, Angga memang kakak iparnya. Sudah lama juga Naya tak bertemu dengannya.


"Oh iyah kamu nggak perlu membantu saya, saya bisa mengurusnya sendiri kok, terimakasih tawarannya" ujar Naya seraya tersenyum manis, ia sudah memutuskan. Kali ini ia tak ingin merepotkan apalagi melibatkan orang lain, apalagi Zidan, orang yang baru ia kenal kemarin.


"Oh yaudah, semoga urusan kamu cepat selesai" ucap Zidan lalu berdiri dari duduknya.


"Saya harus balik ke kantor, apa kamu tidak apa-apa saya tinggal disini?"


"Hah? Eh gapapa. Kamu pergi aja"


Saya bukan anak kecil astagaa~ Naya membatin, perutnya terasa geli melihat Zidan memperlalukannya seperti anak kecil.


"I-iyah, sampai nanti" Naya melambaikan tangannya ketika Zidan sudah melangkah menjauh, yah walaupun Zidan tak menoleh dan membalas lambaian tangan Naya.


Tapi pada akhirnya di ujung pintu cafe Zidan menoleh kembali ke Naya, dan kebetulan saat itu Naya masih memperhatikannya.


Jangan main di tengah jalan lagi...


Naya mengernyit ketika membaca pergerakan bibir Zidan, ia ingin tertawa tapi sepertinya Zidan tengah serius dengan ucapannya. Seraya tersenyum Naya mengangguk paham untuk ucapan Zidan barusan.


°°


"Mbak kesini lagi yah, ternyata yang di tungguin Pak Zidan toh" sapaan pelayan cafe yang sebelumnya juga berbicara dengan Naya sukses membuat Naya tersadar dari lamunannya.


"Eh enggak kok Mbak, saya bukan nunggu Zidan" balas Naya dengan raut agak panik.


"Terus siapa Mbak? Saya bisa kasih info lho. Saya kenal banyak orang-orang dari perusahaan Wijaya" tawar Mbak pelayan.


Mendapat tawaran bagus Naya masih menyempatkan untuk berpikir, apakah tidak apa-apa ia menanyakan soal Gavin ke orang yang tak ia kenal?!


"Ga--" ucapan Naya menggantung, matanya malah tak sengaja menangkap sosok anak kecil yang tadi sempat di gendong oleh Gavin. Anak kecil itu duduk di dalam cafe dengan kursi khusus bayi. Naya makin mempertajam penglihatannya demi memastikan anak kecil itu adalah anak yang dilihatnya bersama Gavin.


"Mbak.." pelayan tadi berusaha mengambil atensi Naya kembali dengan mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah Naya.


"Hah?" Naya kaget.


"Mbak gapapa? Kok kayak kaget gitu? Orang yang Mbak cari namanya siapa? Siapa tahu saya tahu" ucap pelayan itu.


Secara bergantian Naya menatap pelayan kemudian menatap anak kecil yang sangat menyita perhatiannya.


"Mbak kenal dengan anak itu tidak?" pelayan itu menoleh mengikuti arah telunjut Naya.


"Oh Alesya.. Saya tahu Mbak, dia anak salah satu direktur di perusahaan Wijaya. Alesya suka makan es krim disini, yang di sampingnya itu Mamanya. Dan mm Papanya..." pelayan itu menggantung ucapannya lalu mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru cafe, mungkin ia masih mencari sosok ayah dari Alesya.


•••


Terimakasih sudah baca chapter ini, jangan lupa like yah, mau komen juga boleh asal yang sopan hehe. Chapter berikutnya akan di up segera. Maaaciww💕