
Mata Gavin menyelidik isi kertas itu, dan detik itu pula dia langsung menendang meja di hadapannya. Gelas es teh Naya tadi bahkan ikut terhempas dan pecah. Pranggg...
"Sialan.. Gue bakal kasih pelajaran sama sialan itu!!" ujar Gavin dan langsung berdiri.
Gerakan Gavin terhenti ketika Naya menahan tangannya, "Jangan Vin, aku yang mau kamu tanda tangan surat ini!!"
Seketika tatapan Gavin berubah tak habis pikir, apa-apaan...
Gavin mengusap wajahnya kasar, dia benar-benar di kuasai emosinya, apalagi melihat Naya yang menangis sejadi-jadinya. Gavin masih tak percaya dengan keadaan yang terjadi saat ini, berulang kali dia memukul meja dengan tangan kosongnya.
"T-tolong tanda tangan Vin" lirih Naya kembali meletakkan surat cerai di hadapan Gavin.
Gavin mendongak kemudian tertawa sinis, dia menoleh ke kiri dan ke kanan untuk mencari sesuatu. Di dapatnya tas ransel Naya, dan tanpa pikir panjang dia langsung menghamburkan isi tas Naya.
Pulpen, benda itu yang di cari Gavin. Dengan hati hancur Gavin menandatangani surat itu. Puas?! Tentu tidak. Bukan itu yang di inginkan keduanya.
Hening...
"Vin.." lirih Naya karena Gavin masih diam menunduk, dia tak bersuara lagi setelah melempar asal surat cerai dan pulpen di hadapannya.
"Itu kan yang kamu mau?! Ambil Nay! Ambil!!" ujar Gavin dan langsung beranjak pergi.
Braakkk...
Pintu apartement di banting oleh Gavin, meninggalkan kesan hening setelahnya. Hiks.. Hiks.. Hiks...
Yah, sekarang hanya suara tangisan Naya yang memenuhi isi apartement. Selesai sudah cerita hari ini, selesai sudah ceritanya dengan Gavin.
Bahkan sampai titik akhir, hubungan kita masih di uji Vin.. Maafin aku..
°°
Berjam-jam Gavin meluruhkan emosinya di rooftop apartement, dia bahkan tidak sanggup pergi menjauh dari Naya. Dia tidak ingin jauh dari apartement saat ini. Berada di gedung yang sama dengan Naya masih cukup membuatnya sedikit tenang.
Bukan ini yang gue mau.. Bukan ini yang gue rencanain..
Yah, inilah hal yang paling di benci Gavin dalam hidupnya, perpisahan. Perpisahan yang hanya bisa menyisahkan luka pilu, luka yang begitu dalam dan tak akan bisa di lupakan. Kenapa harus dia lagi, kenapa tidak orang lain saja, kenapa pula harus Naya yang berpisah dengannya? Haruskah? Tidak puaskah tuhan memisahkan dirinya dengan Laras sebelumnya? Ingin sekali Gavin mengeluarkan sumpah serapahnya saat ini.
--
Mata Gavin terpejam begitu lama, merasakan hembusan angin yang menerpa kulit wajahnya. Dan beberapa saat kemudian dia kembali membukanya. Tak sengaja, pandangannya justru menangkap sosok yang dia kenali.
"Nay.." lirihnya.
Terlihat gadis yang sangat di kenali Gavin tengah menunggu sesuatu di lantai dasar apartement, lebih tepatnya di area parkiran. Seakan bisa menebak Gavin lang berlari turun dari rooftop.
Ini mimpii kan?!
Naya pergii...
Haisss..
Gavin terus berlari turun dari rooftop, dia ingin mengejar Naya, dia tidak ingin gadis yang dia cintai pergi. Tidak, tidak boleh..
--
Sampai di lantai dasar, langkah Gavin melemah. Percuma, percuma Gavin mengejar. Yang ada dia hanya melihat langkah Naya yang perlahan menjauh darinya. Semuanya sudah hilang, Naya sudah hilang, hilang dari kehidupannya.
ΔΔΔ
SEASON SATU 'NAYARA' TAMAT :)
~Hallo guys, gimana season satu? Menyenangkan? Menjengkelkan? Hehe~
~Mungkin ini di luar ekspektasi kalian, maaf Naya Gavin aku buat sad ending. Tapi jujur, aku juga nulisnya gak tega. Aku juga ga mau mereka pisah :(~
~Tapi yah mau gimana lagi, semua nya ga harus happy ending kan :), sebagai ganti dari kekecewaan kalian, aku janji bakal nulis season dua jika umur panjang. Aamiinn, doain lancar~
~Jangan marah yah sama aku, jangan hujat aku juga yah. Aku hanya butuh dukungan kalian, itu aja, like sama komen juga sih wkwkw~
~Jadi kebanyakan bacot kan :') pokoknya kalian harus nantikan season dua yah, semoga ga mengecewakan lagi hehe~
~Maaf.. Maaf.. Maaf..~
~Mo nangis astagaahh :( ini nulisnya sambil dengar lagu sedih :') mendukung banget untuk nangis~
~Terakhir aku mau ngucapin terimakasih, terimakasih, terimakasih~
~Info selanjutnya akan menyusul~
~Sayanghee≧ω≦~
Catt : Yang masih ngerasa gantung atau ada pertanyaan silahkan utarakan di grup Chat, Makasih :)
♡
♡
♡
♡
♡
♡
♡
♡
♡
♡
♡
♡
♡
♡