Nathan & Nathali

Nathan & Nathali
*NN 31



Nila pun lalu menceritakan prihal cerita asmara yang Nata alami. Itu ketika pakaian putih abu-abu masih melekat di tubuh mereka berdua. Ya, mereka sejak duduk di bangku sekolah dasar sudah berteman baik. Nila yang datang dari keluarga sederhana, tidak pernah merasa rendah ketika berteman dengan Nata yang datang dari kalangan atas. Karena sifat Nata yang sangat baik. Dan, keluarganya juga sama.


Keluarga Nata sering membantu usaha kecil-kecilan yang keluarga Nila jalankan. Bahkan, tak jarang kedua orang tua Nata membantu melunasi uang sekolah Nila. Karena itu, Nila merasa berhutang budi.


Namun, terlepas dari rasa hutang budi, Nila lebih memikirkan persahabatan yang terjalin dengan baik bersama Nata. Karena Nata adalah gadis baik. Lemah lembut, tidak sombong, juga asik untuk diajak bertemu.


Singkatnya, begitulah persahabatan itu bisa bertahan hingga saat ini. Mulai dari sekolah dasar, hingga mereka dewasa. Kerja di satu perusahaan yang sama. Mereka masih berteman dengan baik. Saling menjaga, dan saling menghargai satu sama lain.


Dalam perjalanan hidup itu, Nila sungguh banyak menyaksikan bagaimana Nata hidup dan melewati masalah yang ia alami. Saat duduk di bangku sekolah menengah akhir (SMA), tepatnya di tahun ajaran terakhir, Nata jatuh cinta.


Cinta lama yang terpendam, akhirnya terbongkar ketika dia berada di kelas tiga sekolah menengah akhir. Saat itu, rasa kagum akan pria yang sudah ia sukai sejak lama, kini langsung terbalaskan.


Nata pun jadi gadis yang paling bahagia saat ini. Karena cowok yang dia sukai, sungguh membalas cintanya. Mereka menjalin hubungan selama beberapa bulan dengan baik Hingga pada akhirnya, gosip yang tidak enak terdengar oleh Nata.


Ada gosip yang mengatakan kalau si pacar sedang bersama perempuan lain. Awalnya, Nata ingin menutup telinga, karena dia tidak ingin percaya begitu saja dengan hal yang nama gosip. Karena yang namanya gosip itu masing ngambang. Ada yang benar, ada juga yang hanya kebohongan belaka.


Sejak gosip tersebar, Nata masih bisa bertahan selama beberapa bulan. Bukannya berantakan karena gosip yang terdengar marak, hubungan nata dengan si pacar malahan semakin hangat saja. Seakan memang, kuping Nata tidak bisa berfungsi dengan baik. Karena kepercayaan yang sudah ia pupuk untuk si pacarnya ini.


Nata pun semakin bahagia dengan ungkapan yang penuh keseriusan dari si pacar. Si pacar berniat untuk mengajak Nata nikah muda. Sama-sama menikmati masa kuliah sebagai pasangan suami istri nantinya. Ya ungkapan itu tentu membuat hati Nata melayang tinggi di udara. Dengan penuh harapan, dia pun selalu membayangkan perjalanan hidup bersama orang yang ia cintai di satu fakultas yang sama.


Hubungan Nata kandas di tengah jalan. Tepatnya, di saat malam perpisahan kelulusan mereka. Nata dengan mata kepalanya sendiri menyaksikan sang kekasih bersama perempuan lain di belakang panggung. Bukan hanya itu, ternyata, perempuan itu adalah pacar si pacar yang kini sudah mengandung beberapa bulan.


Seakan dunia sudah tidak bisa berputar dengan baik, begitulah yang Nata rasakan ketika ia tahu apa yang sudah pacarnya lakukan selama ini. Hubungan manis yang ia bayangkan, langsung pecah berserakan bak kaca jatuh dari ketinggian.


Nata jatuh terpukul. Dia pun membatalkan impiannya untuk berkuliah di fakultas yang ia impikan sejak kecil karena si pria. Dia juga sempat tidak bisa bangkit dan melihat dunia luar selama beberapa bulan karena keterpurukannya itu.


Untungnya, dia punya sahabat dan keluarga yang begitu baik padanya. Begitu mengerti Nata dengan sepenuh hati. Mereka berusaha keras membantu Nata keluar dari alam keterpurukan yang Nata alami Hingga pada akhirnya, mereka berhasil setelah usaha mereka yang butuh tenaga.


Tapi sayangnya, setelah Nata bangkit, dia tidak bisa mengenal cinta lagi. Karena hatinya sudah tertutup rapat setelah dia dikecewakan oleh cinta pertamanya yang dia anggap adalah calon suami pilihan terbaik untuk dia.


Begitulah kehidupan yang Nata jalankan. Tidak pernah ingin jatuh cinta, karena dia beranggapan kalau semua pria itu sama saja. Meskipun dia hanya sekali merasakan perihnya kehampaan. Tapi dia sudah begitu takut dengan yang namanya kegagalan.


Sebenarnya, perjodohan antara dia dengan Nathan itu adalah kesepakan yang keluarganya buat. Karena mereka yakin, kalau Nathan dan Nathali yang sama-sama punya masa lalu menyakitkan, pasti akan memahami satu sama lain. Dan, pasti bisa hidup bersama. Karena mereka berdua sama-sama tahu bagaimana rasanya di sakiti.


Tapi sayang, yang dibayangkan memang terkadang jauh dari kenyataan. Bukannya saling memahami, mereka berdua malah saling menyakitkan satu sama lain.