
hari demi hari berlalu tapi rasa penasaranku kian lama kian mendalam selalu terlintas di benakku siapa sebenarnya lelaki yang akan aku nikahi siapa dia dan kenapa kedua orang tuanya menyembunyikan hal itu dariku bahkan orang tuaku tak tau siapa dan seperti appa colon suamiku sekaligus calon menantunya.
sebulan setelah lamaran itu kedua orang tua dari pria tersebut datang lagu kerumahku mereka mebyampaukan bahwa anak mereka akan segera datang dan akan melangsungkan pernikahan untuk itu kami sekeluarga di harapkan untuk menyiapkan segala sesuatu untuk pernikahan nanti.
entah apa yang terjadi padaku aku bahagia tapi alu merasa ada yang aneh karena rasa penasaranku belum lah hilang pada sosok laki-laki yang ingin aku nikahi. semua persiapan pun telah selesai tinggal menunggu kapan hari bahagia itu tiba.
aku bahagia karena kali ini pernikahanku bernuansa bugis karena ibuku bersuku bugis jadi pakaian pernikahanku adalah baju daerah dari suku bugis bahagiannya aku.
hari yang di tunggu-tunggu tiba akhirnya hari ini aku akan mengetahui siapa lelaki yang akan alu nikahi dan menjadi pasangan hidupku ini, semua keluarga menunggu kedatangannya tak lama kemudian terlihat mobil hitam berhenti tepat di deoan rumah seseorang turun dari mobil itu aku hanya sempat melihat kakinya saja setelah itu aku menundukan kepalaku karena merasa sedikit malu, suara sepatu sedikut demi sedikit melangkah kearahku semua mata tertuju padanya sosok yang baru turun dari mobil tersebut aku tetap dalam posisiku tak lama kemudian terlihat kedua kaki berhentu tepat di depanku sekejap aku teringan masa sekolah dulu seorang senior yang datang menghampiriku. dalam hatiku berbicara siapa pria ini kaki ini tak asing bagiku jantungku berdetak sangat cepat perlahan-lahan aku menaikan pandanganku keoada sosok yang berdiri tepat di depanku. begitu terkejutnya aku entah ini mimpi atau bukan seseorang yang aku cintai waktu SMA dulu sekarang berdiri tepat di hadapanku apa ini apakah dia calon suamiku apakah dia orangnya mata ini tak henti menatapnya jantung ini semakin berdetak kencang aku tak bisa berkata apa-apa lagi. Rizki, ternyata dia orangnya calon suamiku akhirnya alu menikahi pria yang aku cintai beberapa tahun lalu.
tapi aku masih penasaran dengan Rizki apa alasan dia menikahiku, aku akan menanyakan semua pertanyaan yang ada dalam pikiranku setelah acara ini selesai. untuk itu aku akan menikmati kebahagian. aku merasa wanita paling beruntung di dunia ini...
sebulan setelah pernikahan barulah aku bertanya kepada Rizki kenapa dia memilihku untuk menjadi pendamping hidupnya setelah pertanyaan itu terlontar dari mulutku, alu terkejut dengan jawaban Rizki "sebenarnya aku sudah lama menyukaimu semenjak kali pertama aku melihatmu, akan tetapi aku terpaksa mengurungkan niatku untuk mengajakmu pacaran waktu masa sekolah dulu karena aku tahu kamu punya cita-cita serta mimpi yang harus di capai begitupulah aku oleh karena itu aku menghilang tanpa kabar sesekali aku merindukanmu dan mencoba mengirim pesan untukmu aku sangat merindukanmu oada saat itu. tetapi tugasku pun belum selesai menjadi seorang tsntara bukanlah hal yang mudah bagi aku menyamoungkan masalah perintaanku untuk karier yang aku dapatkan saat ini. itulah alasanku mengapa aku menikahimu." sekarang aku paham untuk itu aku ucapkan terima kasih banyak telah memiliku sebagai wanitamu I'm so very happy thank you so much😚