
ini adalah kisahku di mulai dari pertama aku masuk sekolah menengah atas (Sma)di mana pada saat itu aku menyukai seorang senior yang bernama Rizki orangnya baik,lucu,manis dan memiliki postur tubuh yang tinggi. aku menyukainya saat kali pertama ketemu namun sayang cintaku bertepuk sebelah tangan aku menyukainya sedangkan dia menyukai sahabatku yang bernama Sri dia sahabat baikku aku terpaksa mengalah demi Sri tapi aku juga kecewa kepada Rizki dia mengetahui bahwa aku menyukainnya tapi malah dia menyukai sahabatku setelah memberi harapan padaku itu yang membuat aku begitu kecewa padanya, tapi demi kebaikan sahabatku aku pendam rasa sakit hatiku ini agar dia tidak mengetahuinya.
tahun demi tahun berlalu sahabatku Sri berencana untuk pindah sekolah persaanku campur aduk waktu itu sedih mendengar kabar itu akan tetapi keputusan Sri sudah bulat dan diapun pidah ke sekolah lain. Hari-hariku begitu sunyi setelah kepergian Sri tiada tawa di bibirku aku mengurung diriku sendiri tidak mau berteman dengan siapapun. Setahun berlalu sejak kepergian Sri kini adalah akhir dari sekolah di mana tahun ini adalah hari kelulusanku aku sangat senang karena bisa lulus dengan nilai yang bagus tidak hanya itu aku juga berterima kasih kepada teman-teman yang berusaha mendukungku di saat aku terpuruk itu juga karena ibuku yang selalu memberiku motifasi untuk tetap melanjutkan hidupku.
terimakasih untuk kedua orang tuaku dan teman-temanku.
Aku memutuskan untuk kuliah di suatu kampus yang terbilang lebih bernuansa keagamaan aku memulai hidupku yang baru di sana aku menemukan teman-teman yang baik dan bisa di percaya akan tetapi pikiranku hanya tertuju kepada seseorang yang aku cintai di masa SMA dulu wajahnya selalu terlintas di dalam ingatanku ada apa ini persaan seperti apa ini. Hari-hariku berjalan normal seperti biasanya akan tetapi pada suatu hari Rizki tiba-tiba mengabariku lewat pesan singkat dia menanyakan kabarlu serta keberadaanku perasaan itu timbul kembali setelah aku berusaha untuk melupakannya alu tidak membalas pesan yang di kirim oleh Rizki.
Aku berjanji pada diriku untuk terus berusaha mewujudkan mimpiku agar bisa mendapatkan gelar yang bagus ibuku pernah berkata padaku "nak kau tidak perlu terlihat cantik sempurna di depan orang lain kau hanya perlu pendidikan yang tinggi karena ketika seseorang memiliki pendidikan yang tinggi serta gelar yang bagus maka bukan orang biasa yang akan datang mendekatimu tetapi seorang yang memiliki pangkat serta pendidikan pula yang akan datang kepadamu dengan sendirinya tanpa harus kau kejar" kata-kata ibuku yang sampai saat ini ku pegang sebagai motifasiku di saat banyak orang di luar sana yang menghinaku.
suatu hari ada sesuatu yang membuatku bahagia kenapa? karena pada saat itu Sri teman waktu SMA ku dia menghubungiku dia menelfonku menanyakan kabarlu katanya dia sangat merindukanku dan ingin sekali bertemu denganku aku sangat bahagia akan hal itu kami menunggu waktu yang tepat untuk bisa bertemu kembali dan memulai kisah baru dari awal..
Kisahku tidak berakhir sampai di sini.