
Aku selalu mengingat pesan ibuku "jangan dengarkan apa kata orang tetaplah berjuang raih impianmu dan biarkan orang-orang yang pernah merendahkanmu bertepuk tangan" kata-kata ibulah yang selalu membuat aku kembali bangkit jika aku sedang terpuruk....
semenjak kejadian itu aku tidak lagi berhubungan dengan laki-laki manapun tujuanku sekarang hanyalah fokus pada pendidikan yang sedang aku jalani sekarang ini. Hari demi hari ku lalui hidupku kembali berjalan dengan normal Rangga pun demikian saat dia mengetahui bahwa teman-temannya mendatangiku dan dia peka terhadap perubahanku dengan sendirinya ia menjauh dariku. tapi tak mengapa mungkin ini jalan terbaik untuk kita berdua.
4 tahun berlalu akhirnya aku lulus dan di wisudakan betapa senangnya hati ini perjuangan selama bertahun-tahun alhirnya terbayarkan, aku senang sekali di tambah melihat senyum di bibir dari kedua orang tuaku makin lengkap rasanya kebahagiaan ini.
setelah selesai wisuda seminggu setelah itu, aku kembali ke kampung halamanku di sana aku mengawali karierku sebagai guru honorer di sekolah madrasah, aku sangat senang dengan apa yang aku capai saat ini walaupun hanya sebatas guru honorer dengan gaji yang minim tapi aku bersyukur setidaknya aku sudah tida membebankan orang tuaku lagi dan bisa membantu biaya hidup sehari-hari.
pada suatu hari ibuku memanggilku beliau berkata:
ibu : "nak, di usiamu yang sekarang tidakkah kau berfikir untuk menikah?"
ibu: "baiklah nak maafkan ibu sudah lancang bertanya hal seperti itu padamu"
aku : "ibu tidak perlu minta maaf ibu ada benarnya juga. sebaiknya ibu tidak usa terlalu fikirkan hal itu aku pasti menikah tapi nanti pada waktu yang tepat"
setelah sedikit berbincang-bincang dengan ibuku aku pun bergegas ke kamarku sembari membaringkan tubuhku ke kasur sesekali aku teringat dengan kata-kata ibu tadi. entah apa yang harus ku lakukan sudah berapa tahun aku menutup pintu hatiku untuk semua pria aku tidak ingin pacaran melainkan langsung ke jenjamg pernikahan tapi siapa yang mau menikahiku siapa adakah yang mau hidup bersamaku...???
suatu hari setelah kembali dari tempat kerjaku aku melihat ada mobil hitam yang parkir di depan rumahku, aku bertanya-tanya ada apa, siapa orang-orang itu apa yang mereka lakukan di rumahku?
aku pun masuk ke dalam rumah di dalam rumah sudah terlihat banyak 1 keluarga yang sedang menunggu kepulanganku aku pun bertanya "ada apa ini siapa kalian apa tujuan kalian datang kemari" mulutku tak berhenti bertanya, lalu seorang bapak mendatangiku lalu berkata "nak kami dari keluarga calon suamimu tujuan kami datang kesini adalah untuk melamarmu" aku pun terkejut mendengar semua itu aku oun berkata "maaf pak tapi siapa calon suamiku itu apakah dia mau menikah denganku?" bapak itu pun berkata lagi "tentu saja nak kami datang kemari atas perintah dari putraku untuk melamarmu tapi maaf dia tidak berada di sini sekarang karena dia sedang punya pekerjaan penting yang harus di selesaikan. jadi, apakah kamu mau menerima lamaran kami?" aku melihat ke arah ibuku dan dia pun menganggukkan kepalanya memberi tanda bahwa ibu juga setuju dengan lamaran itu tanpa pikir panjang aku pun menyetujui pernikahan ini. tapi aku bertanya-tanya siapa lelaki yang ingin menikahiku orang tuanya bahkan tidak memberitahu siapa nama lelaki itu siapa dia?.....