My world

My world
Aku Dan Senior Eps 2



Masa-masa SMA memang menyenangkan tapi lebih menyenangkan lagi pada saat masa kuliah. Di mana banyak sekali jenis laki-laki dari yang berwajah tampan sampai yang berwajah biasa saja dari yang hidung tinggi sampai yang pesek juga ada haha... tiba-tiba mata keranjangku meronta-ronta rasa ingin memiliki semua para lelaki yang ada di kampus itu hahah....


Dari sekian banyaknya laki-laki di kampus itu tapi tetap saja perasaan ini belum bisa move on dari masa lalu itu.


pada suatu hari aku sedang bejalan di koridor kampus tiba-tiba seseorang menabrakku dan membuat semua bukuku terjatuh ke lantai seketika aku mengambil bukuku seseorang itu membantu mengambil bukuku saat aku mengakat kepalaku ternyata ada seorang pria tampan yang sedang berada tepat di depanku entah apa yang terjadi mata ini tak kunjung mengedip sembari melihat wajah pria yang tengah membantu mengambil buku itu jantungku tiba-tiba berdetak dengan sangat kenjang. Setelah semua buku telah di ambil pria tersebut meminta maaf padaku entah kenapa mulut ini seakan terkunci susah sekali untuk mengatakan "tidak apa-apa aku baik-baik saja" prisa itu bingung melihatku yang hanya terdiam sembari melihat wajahnya sesekali ia melambaikan tangannya pada pandanganku tapi tidak ada respon dari ku lalu ia menepuk pundakku barulah aku sadar serta salting di depannya pipiku memerah aku malu sekali pada saat itu. Tidak berbasa basi pria tersebut bangun dan meninggalkanku dan meminta maaf untuk yang kedua kalinya. alu begitu bodoh kenapa tidak gunakan kesempatan untuk kenalan mang ada cewe yang mulai lebih dulu yah hahaha...


Entah apa yang terjadi wajah pria tampan itu selalu menghantuiku rasa penasaranku kepadanya sangat besar akupun mencari tau sosok pria waktu itu al hasil aku mendapatkan info dari teman-teman sekelas bahwa dia adalah sala satu mahasiswa terfavorit di kampus ini namanya adalah Rangga.


Aku dan Rangga makin dekat setelah aku mengetahui bahwa dialah yang mengirimkan pesan itu, hubungan kami semakin serius akan tetapi ada juga yang tidak suka dengan kedekatan kami terutama kaum hawa siapa lagi kalau bukan cewe-cewe terutama teman-teman rangga yang seleting dengannya alu sedikit risih akan hal itu.


Suatu ketika mereka mendatangiku dan mengancamku agar tidak lagi berhubungan dengan Rangga karena mereka tidak mau kalau Rangga bergaul dengan gadis yang biasa saja seperti diriku ini kata-kata mereka membuat hatiku sedih.