My Beloved

My Beloved
bab 10



kelahiran anak kedua mereka bertepatan dengan pergantian tahun baru masehi....dimana hampir seluruh dunia merayakan acara tersebut...pesta kembang api ikut memeriahkan pergantian malam tersebut....


pergantian tahun ini ada yang berbeda untuk pasangan orang tua baru tersebut...biasanya di malam tahun baru mereka ikut merayakan di alun-alun kota tapi kali ini mereka harus terjebak di rumah sakit .jesika yang sedang berjuang antara hidup dan mati begitupun deva yang terus memberi semangat kepada calon ibu tersebut untuk segera melahirkan anak keduanya...


beberapa jam kemudian anaknya pun terlahir kedunia dengan berjenis kelamin laki-laki...


tangis haru,bahagia menyelimuti keluarga mereka.


"dev,sudah mempersiapkan nama untuk anakmu belum?"tanya pak andi


"oh insya alloh sudah yah,,namanya devandra pranata biantara "


"oh nama lengkapnya pake nama lengkap kalian ya,,bagus juga"tanya bu tia dan deva pun mengiyakan..


kini mereka berkumpul di ruang perawatan jesika,mungkin menunggu beberapa jam lagi jesika dan anaknya sudah di perbolehkan pulang.


"anaknya mirip banget sama jesika ,cowo tapi kok mirip ibunya ya"


"iya mah,,mirip banget,aku mah tak kebagian bagian wajahnya"ucap deva sembari memandangi wajah anaknya yang kini berada di dalam gendongannya


"haha harus donk,,kan aku yang mengandung selama 9bulan,aku juga yang ngeluarin,jadi anaknya harus mirip aku,biar ada upah rasa cape nya"


"iya tak apa kok cayank,aku ikhlas....."ucap deva mulai mendrama


"mulai deh,,,penyakit dramanya kambuh,,,,


mudah-mudahan fostur tubuhnya ngikutin bapanya,tinggi ....jangan kayak ibunya yang cebol "


"hm kamu gak cebol kok cayank,,,hanya pendek aja"


"apa beda......"ucap jesika jengkel tapi beberapa saat kemudian tawa merekapun lepas karena kekonyolan mereka sendiri


oek oek oek


suara tangis terus menggema di kediaman pasangan orang tua baru tersebut ,kini jesika di serang panik attack,kedua orang tuanya menyuruh jesika untuk memberikan anaknya asi ,tapi yang di lakukan jesika malah ikut menangis karena asinya belum bisa keluar.


iya kini jesika sudah berada di rumahnya di karenakan kondisi kesehatan jesika semakin membaik dan tak ada yang perlu di khawatirkan maka tadi siang jesika sudah di per boleh kan untuk pulang.


"tenang donk jes,jangan menangis begini"


"aku bingung mah,harus Gimana,anak aku lapar tapi aku sendiri tidak bisa memberikan makan dia,hiks hiks hiks" ucap jesika kepada mertuanya


"iya mamah ngerti,tapi semua ibu juga awal-awal pasti mengalami seperti ini,,kamu jangan stres karena kalau kamu stres ,yang ada asi kamu benar-benar kering nantinya,,,,sekarang kamu makan dulu ini ya biar asi kamu banyak dan cepat keluar"ucap mertuanya seraya memberikan makanan tersebut ke jesika


"ya alloh mah,,jesi mana bisa makan kalau anak sendiri kelaparan begini"


"udah cayank,kamu makan dulu saja ya,sini bian nya sama aku dulu,,"ucap deva lalu jesika pun mengikuti perintah deva ,beruntung anaknya berhenti menangis ketika berada di dalam gendongan deva sehingga jesika bisa makan dengan tenang saat itu.


lalu bibi nya deva datang mengunjungi kediaman mereka,lalu menanyakan kondisi jesika sekaligus bertanya apa asinya bisa keluar atau tidak ...


tidak membutuhkan waktu lama,asi jesika pun keluar dan segera memberikan kepada anaknya yang kini mulai menangis lagi,kini semuanya pun bisa bernafas dengan lega karena asi jesika sudah keluar,tadinya deva ingin memberikan sufor tapi di larang oleh kedua orang tuanya.


"makasih banyak ya bi,berkat bantuan bibi jesika bisa menyusui anak jesika kembali"


"ya sama-sama,,tak perlu sungkan kalau ada apa-apa ,kabari bibi saja jes"


"kok mamah bisa lupa ya sama bibi kamu,bibi kamu kan bisa mijit payudara supaya asinya keluar,kalau dari tadi mamah panggil bibi nya mungkin bian gak akan banyak nangis"


"ya tak apa mah,yang penting sekarang udah keluar dan devan bisa mendapatkan asi eksklusif ,tanpa kita sadari pertolongan alloh itu nyata,alloh menggerakkan bibi deva untuk datang kesini di tengah kesibukan beliau"


"betul juga kamu va,,,,syukuri aja intinya mah ya,apapun yang terjadi"


malam yang harusnya di jadikan waktu untuk beristirahat ,tapi tidak dengan jesika karena anaknya yang terus menangis dan jesika pun harus begadang semalaman,di tengah rasa nyeri akibat dari lahiran,beberapa kali deva menawarkan diri untuk bergantian menggendong devan,tapi devan masih terus menangis di gendongan deva.


"aduuhh cayank,,,kenapa kamu nangis terus sih nak,,gak kasihan kah,sama ibumu yang harusnya istirahat ,,cup...cup...cup....bobo ya cayank"ucap deva yang masih berjuang melawan rasa kantuknya


"udah by,,,sini biannya sama aku lagi saja,kamu tidur saja by,besok kan kamu kerja dan berangkat pagi,takutnya besok kamu ngantuk di tempat kerja,jadi istirahat dulu saja ya"


"aku minta maaf ya cayank,,,"ucap deva sembari memberikan anaknya ke pangkuan ibunya kembali


"kenapa kamu minta maaf?gak apa-apa ini emang udah jadi tugas seorang ibu"


"bukan tugas seorang ibu,tapi itu tugas kita sebagai orang tua,aku minta maaf karena belum bisa ringankan beban kamu,kamu pasti masih sakit bekas lahiran kemarin "


"iya masih,,tapi aku senang kok hasby,,,sudah sekarang kamu istirahat ya,lagian bian juga udah mulai tenang,,mudah-mudahan bian tidur sehingga aku juga nanti ikut tidur"


"semoga saja begitu yank,,maaf ya yank,,aku tidur duluan"


"iya cayank,,,,muuuuaaachhh ...selamat malam"


beberapa menit kemudian bianpun tertidur di pangkuan jesika ,dan ketika waktu menjelang subuh jesika pun ikut tertidur .


deva bangun ketika adzan berkumandang,dia segera bergegas mandi dan memakai baju koko untuk pergi sholat berjamaah di mesjid.


jam 5 deva pulang dari mesjid ,, dan dia melihat jesika sedang menggendong bian yang kini sudah membuka matanya


"ya ampun anak ayah udah bangun subuh-subuh begini,,,kenapa tidurnya gak nyenyak cayank?tanya deva ke anaknya


"ntahlah bian tidurnya cuma sebentar-sebentar ,padahal dia tidak berhenti n*n*n ,tapi masih saja sering terbangun"


"sini biannya sama aku dulu cayank,,kamu tidur dulu saja,lumayan 2jam ke depan juga"


"tapi kan bian harus di kasih asi sejam sekali by"


"oh begitu ya,,,ya pokonya sekarang kamu istirahat terlebih dahulu saja ya,,nanti kalau nangis aku bangunkan kamu lagi"ucap deva dan jesika pun mengiyakan ,,lalu deva pun menggendong bayinya seraya membuka alqur'an dan membacanya,


alhamdulillah bayinya tertidur tatkala mendengarkan deva mengaji....