My Beloved

My Beloved
bab 20



pagi ini deva sudah terlihat segar dan rapih,,,


dengan penuh semangat deva segera menyambar jaket dan berjalan menuju motornya lalu segera menaiki motor nya dan melaju ke tempat janjian nya dengan jesika,,,,kali ini mereka berjalan terpisah karena jesika mau mengantar adeknya dulu ke suatu tempat jadi mereka hanya janjian bertemu langsung di lokasi .


deva pun sampai terlebih dahulu lalu deva mencari tempat menunggu yang nyaman ....


20menit kemudian datanglah jesika tapi dia tidak sendiri melainkan dengan adiknya ,deva tentu saja tidak merasa keberatan karena deva belum terlalu mengenal adiknya jesika mungkin dengan cara seperti ini deva bisa mengakrabkan diri dengan adiknya.


"maaf lama menunggu dev,,,dan maaf aku juga bawa adikku,,,,gak apa-apa kan??ucap jesika ketika dia sampai di depan deva


"gak apa-apa santai aja jes,,,ya gak apa-apa donk,aku gak keberatan adik kamu ikut,,semoga aja dia gak mati kebosanan selama jalan ma kita"ucap deva santai sembari menatap adiknya jesika yang bernama tiara


"yak gak akan mati kebosanan lah aku ka deva,,,aku senang kok bisa jalan berdua ma kalian" kini ucapan tiaralah yang menjawab omongan deva tadi,,dan jesika pun merasa lega karena tiara mau buka suara,,karena selama ini tiara jarang ingin buka suara dengan orang asing,,,jadi sedikit khawatir juga tadi ketika tiara memaksa ingin ikut bersama takut dia minta pulang


" ya sudah kita mau mulai jalan kemana ini.?ajak deva setelah lama terdiam


" hm bagaimana kalau kita cari makan dulu..kita beli cuankie yang pake tandu ya?biasanya di taman ada.."usul jesika


deva dan tiara pun mengangguk bersama menyetujui usulan kakanya tersebut,,,,karena kebetulan hampir semua makanan yang di sukai jesika deva pun menyukainya jadi tidak sulit untuk mereka memutuskan ingin makan apa,karena selera mereka hampir sama.dan bagaimana dengan tiara sendiri??


dia mah makanan apa aja masuk gak Seperti kakanya yang tipe orang pemilih makanan


mereka pun berjalan masuk ke dalam kerumunan orang banyak,karena taman berada di tengah-tengah lapang jadi mereka harus berjalan dan menembus kerumunan orang-orang,,,,karena hari ini hari minggu otomatis orang-orang pada keluar semua untuk jalan-jalan disini,,jadi begitu padat dan berdempetan ketika hendak berjalan...


kini mereka bertiga sedang berusaha menerobos di tengah kepadatan para pendatang yang mulai berdatangan,karena lokasi car free day Seperti lokasi pasar dadakan banyak yang berjualan juga pembeli yang berdatangan,,,


mereka bertiga jalan beriringan dengan posisi deva di belakang,jesika di tengah dan tiara paling depan,deva selalu menjulurkan kedua tangannya kedepan dengan tujuan memberi jarak kepada orang-orang di sebelahnya agar tidak menyentuh atau menabrak tubuh jesika dan tiara,,,


iya deva bersikap seolah seperti bodyguard buat mereka ,sedangkan mereka seperti tuan putri yang harus di jaga dan di lindungi di tengah keramaian,,, jangan sampai ada sentuhan atau goresan di tubuh mereka...


sampailah mereka di tempat tujuan ,setelah mereka menemukan salah satu pedagang cuankie,mereka pun segera memesan dan mencari tempat duduk yang nyaman....


#mereka menghabiskan waktu setengah hari,jam setengah 12 mereka barulah berniat untuk pulang,karena hari semakin panas.


dan keadaan lokasinya juga semakin sepi,mereka terlalu asik dengan acara yang mereka buat sendiri sehingga mereka lupa waktu,acara yang umum sih,seperti ambil fhoto di beberapa tempat dan berpose macam-macam di tempat -tempat yang berbeda ,dan terakhir mereka berbincang bersama dengan penuh canda tawa,senda gurau dan banyak lagi hal yang menarik untuk di perbincangkan antara mereka bertiga,,inilah yang benar-benar menghabiskan waktu tanpa mereka sadari,,,


deva yang selalu memiliki ide pembukaan topik baru


jesika yang selalu bertingkah dengan kekonyolannya dan


tiara??? uhhh ternyata tiara perpaduan diantara jesika dan deva,,,dia selalu menemukan topik baru dengan kekonyolan yang dia lakukan,,,sehingga mereka bertiga akan benar-benar tampil dengan kompak ketika mereka memainkan peran konyol mereka masing-masing#


"gak kerasa ya kak,udah jam setengah 12 aja?pantes aja matahari serasa diatas kepala" ucap tiara kepada kakanya jesika


"hahaha emang matahari di atas kepala kalau jam se gitu araaaa,,,,"ucap jesika gemas kepada adeknya,,dan hampir mau nabok adiknya karena saking gemesnya,,


"udah-udah,,kalian itu dari tadi bertengkar terus,gak cape apa??ucap deva jadi penengah,,,karena bahaya kalau mereka di biarkan dekat bisa-bisa akan terjadi aksi saling tabok menabok seperti yang sudah-sudah,,,walau sebenarnya pukulannya tidak menyakitkan,,,tapi tetap saja harus segera di lerai


"kak deva,,,kalau gak ada acara kemana-mana lagi gimana kalau ka deva ikut kita aja ke rumah,kebetulan di rumah lagi ada acara keluarga jadi kak deva bisa ikut menghadiri acara tersebut ,,ara rasa ayah sama mamah juga pasti akan setuju kalau ka deva datang,secara ka deva udah dianggap bagian keluarga juga sama kita,betul gak kak ?"usul tiara dan menoleh ke arah jesika seolah mencari pendukung untuk usulannya itu..dan jesika sendiri, dia melongok tak percaya dengan usulan adiknya itu karena emang itulah yang dia inginkan,,,dia tidak ingin kalau harus berpisah dengan deva sekarang-sekarang jadi dari tadi dia sedang mencari ide bagaimana caranya supaya deva bisa menempati janjinya untuk menemaninya seharian ini.


#awalnya jesika merasa kesal ketika adiknya minta ing ikut jalan dengan dia ,dan jesika tentu saja menolak keinginan adiknya tersebut ,,bahaya kalau adiknya ikut ke acara jesika bisa-bisa adiknya akan terus merengek minta pulang karena adiknya bukanlah tipe orang yang mudah bersosialisasi dengan orang asing,,bisa gagal rencana jesika menghabiskan waktu seharian sama devanya nanti, tapi ternyata setelah adiknya menjelaskan tentang tujuan nya ikut dengan jesika barulah jesika mengerti dan menyetujui hal itu.dan apa tujuan tiara ingin ikut dengan jesika ???jawabannya adalah......


alasan sebenarnya tiara bukan benar-benar ingin pergi bersama jesika melainkan dia udah janjian sama temannya untuk ketemu dan main,,,soal waktu pulang nanti,,,ach gimana nanti saja yang penting keluar dulu dari rumahnya sekarang ,,,,


mereka pun berjalan dan naik angkutan umum bersama setelah memberi kabar kepada dev,kalau jesika udah berangkat dari rumahnya.


tapi sayang seribu sayang ,,,,,harapan jesika harus pupus ditengah jalan,,karena ternyata temannya tiara membatalkan acara janji temu mereka ,dan tiarapun mencoba menghubungi teman-teman yang lain berharap ada teman yang bisa dia ajak main juga ternyata harapannya sirna kerena semua temen-temenya sedang sibuk dengan acara mereka masing-masing ,,sehingga mau tak.mau tiara terus merengek kepada kakanya untuk ikut jalan bersamanya karena tiara tak ingin kalau harus kembali pulang kerumah..dan jesika dengan berat hati akhirnya mengizinkan adiknya untuk ikut bersamanya ,dia bahkan siap memberontak nanti kalau-kalau adiknya merengek minta pulang di tengah kebersamaan nya dengan deva nanti...


tapi kali ini tak di sangka adiknya punya ide semenakjubkan itu,,jesika jadi terharu dan serasa ingin memeluk adiknya itu dengan erat karena dia telah menemukan ide yang baik yang dari tadi jesika pikirkan#


"ok deh,,nanti ka deva datang kesana ,tapi gak bisa sekarang,,kaka harus mandi lagi,karena keringetan badannya" ucap deva


"ya sudah kalau begitu,kita pulang dulu ya dev,kamu hati-hati di jalan,,,dan ingat kamu benar-benar harus datang awas kalau sampai enggk"ancam jesika


"iya nanti aku psti dateng jam 1,,hehe


hati-hati kalian di jalan ya,assalamualaikum" pamit deva ketika kedua kaka beradik itu udah menaiki mobil angkutan umumnya dengan posisi duduk mereka didekat sopir


waalaikum.salam jawab serempak kedua kakak beradik tersebut dan mobil pun perlahan melaju meninggalkan deva yang masih mematung memperhatikan mobil melaju sampai hilang di penglihatan nya


"kak,kak deva ternyata asik ya orangnya?jauh banget sama kak dias,,,"


"memang asik,,,kenapa kamu naksir sama kak deva,hm??tanya jesika penuh selidik sekaligus merasa cemburu juga


"hahaha enggaklah kak,,,mana ada aku naksir sama cowo yang dekat ma kaka,,,aku udah anggap ka deva kayak kaka aku sendiri bahkan aku berharap dia yang akan jadi kaka ipar aku nantinya ...upss,,,keceplosan ,,,maaf kak"ucap tiara cekikikan


"dasar kamu ini,,,emang apa yang buat kamu gak suka dari kak dias?kan dia juga baik ma kamu selama ini??"tanya jesika penasaran bagaimana penilaian tunangan nya menurut adiknya tersebut karena jujur saja mereka emang jarang terbuka tentang masalah pribadi mereka masing-masing,,,


"hmm kak dias emang baik ,,,tapi aku ngerasa dia sedikit angkuh dan sombong,,liat aja kelakuannya ma orang tua kita,,,,sekolah tinggi tapi etika gak di pake,selama setahun dia merantau,setiap kali dia pulang ,dia gak pernah datang kerumah menemui orang tua kita secara langsung apalagi minta izin buat ajak kaka keluar" ucap tiara seolah dia benar-benar ingin menumpahkan Segala isi hatinya yang selama ini terpendam tentang hubungan kaka dan orang yang bernama dias tersebut


"iya sih kamu benar dek,,,kaka juga udah sering bujuk dia buat minta izin sama ayah dan mamah,tapi dia selalu memakai alasan dengan,terlanjur memesan taksi kalau taksi nya pergi nanti sulit lagi dapatnya...


terus alasan tanggung susah masuk ke dalam gang rumah kamu dan banyak lagi alasan -alasan lain,,jadi kaka berhenti bujuk dia makannya kaka selalu mengalah dengan menemui dia di tempat yang di janjikan,,,padahal sebenarnya itu terjadi setelah menjalani drama panjang,,,karena kaka juga ingin kedua orang tua kita di hargai oleh orang lain"


"oy kak,,kaka perhatiin gak tadi perlakuan kak deva kepada kita kayak special banget ya,kita kayak seorang putri mahkota yang di jaga dan di lindungi dari kerumunan orang"ucap tiara mengalihkan obrolannya karena sepertinya kakanya merasa sedih kalau bahas tentang kelakuan tunangannya


" kamu juga merasa dan melihat ya dek ,,,kaka kira perasaan kaka aja tadi,,,hehe"ucap jesika kembali senang ketika nama deva yang di bahas


"kaka liat juga gak kalau penampilan kak deva hari ini hampir mirip dengan penampilan kak dias hanya beda pakaian yang dikenakan saja,padahal ka deva gak pernah ketemu gak diaz kan?gak mungkin donk ka deva sengaja niruin gaya ka dias buat curi perhatian kaka??"


"iya ya,,kok kaka baru sadar dengan penampilan deva hari ini,,,


enggk lah dia gak pernah ketemu,kapan coba waktunya?kaka kan baru kenal dia beberapa bulan ini,dan dekat dengan dia juga baru beberapa minggu...dan kaka rasa gak mungkin kalau deva meniru penampilan diaz karena emang deva gak pernah ketemu dengan diaz bahkan akun sosmed diaz pun dia tidak tau"


"berarti emang kebetulan aja ya,,,ya mudah-mudahan aja ,ka deva jadi penggantinya ka diaz,,,ka deva yang akan jadi kaka iparnya tiara nanti,,,,jangan marah lho kak ini kan cuma sekedar harapan,,,,,dan semua kembali kepada kaka ,karena kaka yang akan menjalani nya nanti". ucap tiara cengengesan berharap kakanya tidak marah dengan candaan yang serius dia lontarkan tadi


mereka pun terdiam dengan pikiran mereka masing-masing selama perjalanan ..


"deva deva ,apa yang special dalam dirimu sebenarnya?kamu mampu mengambil hati kedua orang tuaku bahkan kamu berhasil mengambil hati tiara yang notabene nya orang yang cukup sulit didekati,,apa mungkin hatiku telah kau curi juga tanpa aku sadari?" gumam jesika dalam hati,yang memang dari tadi bayangan wajah deva lah yang menari di pikirannya.