
*dikota p*
"ah,,,,sial ,,,sial,,,,kemana jesika kenapa masih belum baca pesan dari aku selama seminggu ini?
pake blokir nomor aku segala lagi,,,br*****k"umpat seorang laki-laki muda yang usianya 25tahun ,dialah
diaz anggara,seorang pemuda yang cukup mapan karena selama setahun ini dia sudah bekerja di salah satu perusahaan BUMN,dengan penghasilan yang tidak sedikit kini kehidupan nya menjadi berubah lebih baik,tapi tidak dengan sifatnya,karena status ekonominya sudah naik level,maka sifatnya pun kini berubah,diaz menjadi sosok seseorang yang sombong,angkuh,egois ,dan selalu menganggap semua masalah bisa di selesaikan dengan uang.
sifat itu lah yang membuat jesika marah hingga sampai memblokir nomor diaz
*plash back on*
"selamat subuh yank....
udah bangun belum?" serentetan chat yang di kirim diaz untuk jesika ,,
"baru buka mata,,kemana aja yank,baru ngabarin??" balasan jesika ketika melihat jam di ponselnya menunjukan pukul 04:30
"maaf kemarin seharian hang out sama teman-teman sampai malam,jadi gak sempat ngabarin"
"kebiasaan deh,kalau udah ngumpul sama teman-temannya pasti lupa sama aku,gak kangen kah??"balaz jesika
"maaf yank bukan sengaja, kamu kan tau ,aku merantau sendiri disini,jadi harus banyak teman,biar kalau aku kesusahan,mereka bisa bantu aku suatu hari nanti,,,lagian di mes sendirian itu gak enak yank,jadi aku cari hiburan di luar,ya salah satunya hangout sama teman -teman aku,,,
Ya jelas kangen donk,yank,makannya aku udah chat kamu subuh-sudah begini,,,tiba-tiba terbangun dan langsung ingat kamu..
hari ini kamu kerja gak yank?? "
"kirain udah hilang rasa kangennya,,kerja donk pastinya,,,emng kenapa yank?"
"ya enggk donk,,,mana bisa hilang,kamu kan cinta mati aku yank,,,hehe
hm yank,,,aku boleh minta sesuatu gak sama kamu??" tanya diaz lewat chatnya, mereka jarang bertukar suara karena kalau komunikasi lewat suara pasti banyak diamnya seolah mereka kehabisan topik pembahasan.karena diaz merupakan tipe orang yang pendiam dan jesika bukan orang yang mudah menemukan topik pembahasan baru
"hmm subuh-subuh gini udah gombal aja kamu yank,,,
mau minta apa yank?"
"begini besok lusa kan aku libur kerja 3hari karena mau pindah kantor ,kira -kira kamu mau gak besok lusa kesini??"
"tentu mau donk yank,asal kamu jemput aku dan kita perginya bareng"
"hmm maksud aku ,,kamu datang kesini sendiri gitu yank,kalau aku jemput kamu ya habisin waktulah,,,kan tau perjalanannya cukup lama,cape di jalan aku bulak balik yank"
"what??? kamu serius??
nyuruh aku kesana sendiri??
yank,aku harus naik pesawat sendiri?aku mana berani yank? "balas chat jesika syok juga dia ketika diaz menyuruh nya datang sendiri,bagaimana tidak,
tempat kerja diaz itu bukan di luar kota tapi lebihnya di luar pulau,yang pasti harus di tempuh dengan kendaraan udara,kalau ingin cepat sampai. belum lagi perjalanan dari kota jesika ke bandara butuh waktu 6jam. uh benar-benar bikin kepala geleng-geleng
"aku yakin kamu berani yank,karena kamu wanita tangguh,nanti untuk paspor dan ongkosnya aku akan transfer ke kamu uangnya"
"hmm ya udah kalau gitu,kamu yang ngomong sama ayah aku ya buat minta izin" balas chat jesika karena dia juga ingin segera ketemu dengan diaz,walau lebaran sebulan lagi,,,tapi terasa lama
"gak akan diizinin lah yank kalau aku sendiri yang bilang ke ayah,,,lagian aku juga sedikit takut kalau harus izin kerja sampai 3hari yank"
"ayah kamu pasti izinin kamu yank,kan kamu mau nemuin tunangan kamu bukan orang lain,ayah kamu pasti ngerti yank,,percaya deh ,,,
apa yang buat kamu takut yank??kalau soal uang kamu gak usah takut,aku akan ganti nanti uangnya,yang penting kamu kesini,oke?"
seketika jesika pun menelpon diaz dan telepon pun langsung di angkat oleh diaz
"INI BUKAN SOAL UANG,TAPI INI SOAL TANGGUNG JAWAB,siapa yang mau ngerjain kerjaan aku selama 3hari,semua karyawan punya tugas masing-masing,dan kamu
NYURUH AKU DATANG TAPI KAMU TIDAK MAU MEMINTA IZIN KEPADA AYAH AKU,dimana tanggung jawab kamu sebagai pendamping aku hm???"
ucap jesika seketika naik pitam ketika lagi-lagi diaz menyepelekan sesuatu hal
"lha pasti ada cadangan pemain lah yank,gak mungkin ga ada cadangan karena pasti tidak semua karyawan pada masuk semua setiap harinya pasti ada aja yang mangkir mah" ucap diaz dengan santai
" asal kamu tau aja,di tempat kerja aku jarang ada yang mangkir tiap hari nya,karena mereka semua di tanamkan rasa tanggung jawab masing-masing dengan cara tidak menyediakan cadangan orang untuk jadi pengganti mereka sementara" ucap jesika mengambil nafas dalam-dalam
"jika ada salah satu karyawan yang tetap tidak masuk kerja dengan alasan yang tidak jelas maka harus siap untuk di marahi,di caci bahkan di maki keesokan harinya,,dan kerjaannya pun menumpuk karena tidak ada yang mengerjakan selama dia tidak masuk dan aku tak ingin itu terjadi,tolong mengertilah"
" pelit sekali perusahaan tempat kerja kamu tuh buat bayar orang,sampai harus membatasi karyawannya,harusnya kan ngadain cadangan pemain,untuk menggantikan posisi kerjaan yang orangnya tidak masuk,kamu resign aja kalau begitu yank,nanti aku kirim uang untuk jajan kamu tiap bulan,yang penting nanti kamu kesini ya? ucap diaz dengan ringannya
seketika jesika pun langsung naik pitam kembali
"KAMU.....!!
SELALU SAJA MENGANGGAP REMEH SEMUA MASALAH, YANG APA-APANYA TUH BISA DI SELESAIKAN SEMUA DENGAN UANG,,
,INGAT !! TIDAK SEMUA DIAZ,TIDAK SEMUA MASALAH MEMBUTUHKAN UANG UNTUK PENYELESAIANNYA .
SEKALI LAGI AKU TEGASKAN INI BUKAN MASALAH UANG ,,,INI MENYANGKUT TANGGUNG JAWAB,
"OK BEGINI SAJA,KALAU KAMU INGIN AKU PERGI,MINTA IZIN LANGSUNG KEPADA AYAHKU,DAN JIKA TAK MAU,MAKA AKU JUGA TAKKAN PERNAH INGIN MENGINJAKKAN KAKI AKU DISANA,PAHAM?"
ucap jesika seraya memutuskan panggilan sepihaknya ,dia merasa,marah, kesal,kecewa sedih dengan sifat diaz kali ini ,,,benar-benar tidak ada tanggung jawabnya sama sekali,,,lagian dia juga tidak ingin kalau harus 3hari absen dari tempat kerjanya itu tandanya dia tidak akan ketemu deva 3hari,sama saja seperti membunuh dia secara perlahan karena terlalu berat menahan rindu.
setelah tenang ,diapun kembali mengirim chat untuk diaz
" 0812xxxxxxxx
itu nomor telepon ayah,minta izin langsung padanya lewat telepon jangan lewat chatting jika kamu benar-benar ingin aku pergi " itulah isi chat jesika untuk diaz lalu dia pun langsung mematikan ponselnya dan keluar dari kamar ternyata waktu meunujukan pukul 5:20menit ,diapun segera bergegas siap -siap untuk berangkat kerja,,,
sedang di tempat lain
diaz sedang kesal karena jesika memutus panggilannya secara sepihak,,,
lalu dia pun membaca notif pesan yang masuk dari jesika ,diapun hanya meletakkan ponselnya tanpa ada niat untuk membalasnya
"hah kamu pikir,aku mau??,,,minta izin langsung sama ayah kamu??jangan mimpi jesika,,,,,
tak perlu aku susah -susah minta izin ayah kamu jes,,karena kamu sendiri yang akan datang padaku nanti ,liat saja" gumam diaz dengan seringai jahatnya
*plashback off*