
"assalamualaikum hasby,,,jadi pulang gak hari ini?udah mau magrib kok masih belum nyampe aja ke rumah?khawatir aku tuh,,,"cerocos jesika ketika menelpon deva
"waalaikum salam aku minta maaf cayank,,sepertinya aku harus menunda kepulangannya karena mendadak ada masalah,,,ini aku baru pulang dari kantor cabang,,,maaf juga seharian ini tidak memberi kabar"
"hmm....gak jadi pulang ya,,,,ya sudah kalau begitu,,,sekarang istirahat dulu aja,pasti cape ,seharian udah kerja"
"jangan marah donk cayank,,,maafkan aku ya,,,insya alloh nanti kalau udah selesai masalahnya aku langsung pulang ya?"
"selesaikan dulu aja pekerjaannya di sana ya,,,biar cepat pulang,,udahan dulu ya by,aku mau ke air dulu,,assalamualaikum" ucap jesika dan langsung mematikan panggilan tanpa nunggu jawaban dari deva ,,
"hiks hiks hiks......kenapa sih gak bilang,kalau gak jadi pulang hari ini??aku udah nunggu seharian ,ku pikir gak ngasih kabar itu karena lagi diperjalanan,,,
hiks,,hiks hiks,,,nyebelin banget ayah kamu tu deee...bikin ibumu termehek-mehek begini,,,
gak ngerti banget kalau anaknya tu merindukannya" gumam jesika menumpahkan kekesalan dan kekecewaan nya karena sang suami membatalkan jadwal kepulangannya
*sedang di tempat lain....*
"hehehe...pasti istriku sekarang lagi ngomel-ngomel gak jelas ...maaf ya cayank,,,bukan maksud hati buat kamu nangis dan kecewa,,biar ada bumbu pelengkap sedikit dalam rumah tangga kita cayank"
ucap deva ketika sedang berada di perjalanan pulang,,,sebenarnya deva jadi pulang hari ini,,dia sengaja memperlambat waktu untuk pulang karena ada sesuatu yang harus dia urus terlebih dahulu ,sengaja juga dia tidak memberi kabar karena deva ingin memberi sedikit kejutan buat istri tercintanya tersebut
"semoga kamu suka cayank.....eh aku mampir dulu ke toko bunga deh,,,istriku suka banget sama bunga,kalau beli boneka,bentar lagi kita punya boneka hidup jadi kurasa itu tak perlu ,beli bunga aja deh,,sebagai tanda kalau hatiku selalu berbunga-bunga tiap kali melihat senyumnya dia,,,,huuuhhhh istriku,,,,aku mencintaimu,,sangat mencintaimu,,muach muach muach,,,,"
deva pun menambah laju kecepatan kendaraannya ,dan tak lupa dia mampir dulu ke toko bunga
ting tong....(bel pintu rumah jesika berbunyi)
"siapa yang bertamu malam-malam begini?"ucap jesika ketika melihat jam di dinding menunjukan pukul 20:00
"Ceklek".......
"assalamualaikum cayank" ucap deva dengan memasang senyum semanis mungkin ....reaksi jesika sendiri bukannya menjawab salam deva dia malah celingak celinguk seperti mencari orang lain
"hai cayank,,,kamu nyari siapa?kok gak menjawab salamku sih?"ucap deva sedikit kesal karena istrinya mengabaikannya. jesika pun kembali menatap wajah deva dengan ekspresi wajah yang tak bisa di baca sama sekali,
"ini beneran deva?suami aku?bukan......syetan??"
"astagfirullahal adzim,,,kejam banget sih,suami sendiri di anggap syetan?"
"katanya gak jadi pulang hari ini,,,terus sekarang tiba-tiba ada di depan rumah aja,siapa yang akan menyangka kamu manusia coba by?"
"ooohhh begitu ya,,,,""
"aduhh.aduuh.....aduuhhhh...aduhh....,ampun cayank,,lepasin sakit ini" rintih deva ketika jesika menjewer kuping deva
"rasainn.....siapa suruh buat aku mewek sore tadi,,,jahat banget sih by,,gak tau apa kalau aku itu kangen banget sama kamu,,hiks hiks hiks"
"cup ...cup ..cup cayank,,,aku minta maaf ,,,hapus Air matanya ya...,"ucap deva sembari mengusap air mata yang mengalir di pipi jesika dan memeluk erat kembali istri tercintanya dan mencium kening jesika
"hiks,...hiks...hiks,,,,,sebentar deh" ucap jesika merenggangkan pelukan nya seolah-olah dia teringat sesuatu,deva pun mengerutkan keningnya seolah ingin bertanya "ada apa?"
"jam 8 kamu baru nyampe kesini,,,,kamu kemana dulu dari pagi?gak mungkin kan kamu berangkat sore hari dari kantor?"ucap jesika penuh kecurigaan...deva pun terdiam
"by,,jawab,,,kamu kemana dulu?"ucap jesika
,tanpa menjawab apapun deva langsung pergi keluar kembali dan membawa mobilnya yang ia parkir kan jauh dari rumahnya karena emang niat mau buat kejutan,,,eh malah dia yang di kejutkan dengan pertanyaan istrinya tersebut
"kamu mau pergi kemana?kamu belum jawab pertanyaan ku by" ucap jesika kebingungan dan baru sadar kalau mobilnya tidak ada di garasi
"aku baru sadar kalau tak ada mobil yabg terparkir di garasi,,dia parkirin mobil dimana?ampun deh,,sepertinya benar-benar terencana sekali "gumam jesika
**selamat ulang tahun cayank,,,,semoga bertambahnya umurmu,bertambah juga kasih sayang dan cinta untukku,,jangan pernah pernah berubah walau suatu hari nanti rambut kita akan beruban..
tetaplah berada di samping ku,sampai maut memisahkan kita ..aku mencintaimu,,istriku,,calon ibu dari anakku,,,i love u so much,,,muaaaccchhhh"
"hasbyyyyy......aku gak inget kalau hari ini hari ulang tahunku,,,makasih banyak hasby,,,,,"ucap jesika yang lagi lagi air mata meluncur deras ke pipinya
"ya alloh,,,kok nangis lagi sih cayank"
"gak apa- apa hasby ,,biarkanlah,,,ini air mata bahagia,,,,sungguh aku bahagia,sangat bahagia dan beruntung memiliki suami seperti mu. semoga pernikahan kita langgeng sampai maut memisahkan kita,,tidak akan ku cari cinta lain ,karena cinta yang kau berikan udah sempurna aku rasakan...terimakasih untuk semua pengorbanan dan perjuangan mu untukku buat bahagia selama ini,kamu berhasil,,aku betul-betul bahagia sekarang,,harapanku cuma satu,,aku ingin menghabiskan sisa hidupku denganmu hasby,,aku mencintaimu suamiku,,kemarin,hari ini esok dan selamanya"
dan karomantisan mereka pun berlanjut ,,,deva memberikan sebuah batu kristal yang bertuliskan"D♥️J" dan alasan deva menghabiskan waktu seharian ini untuk pencarian batu kristal tersebut beserta mencari pengukir batu tersebut .
iya kali ini deva menghadiahkan batu kristal untuk jesika karena jesika sering kali menunjukkan ketertarikannya terhadap batu tersebut ketika mereka sedang kencan dulu,,,udah lama memang,,,bukan deva melupakan keinginan istrinya tersebut hanya saja batu itu cukup sulit untuk di temukan sehingga terus menerus mengulur waktu untuk memberikan nya,,,kali ini dia beruntung ,karena ketika dia sedang meeting di sebuah mall saat itu dia melihat toko yang menjual batu kristal tersebut ,tanpa berpikir panjang deva pun segera menghampiri dan membeli batu tersebut ,,,dan kebetulan waktunya sangat mendukung yaitu di saat tanggal kelahiran jesika sehingga dia memiliki ide untuk memberi hadiah itu kepada jesika tahun ini...
tapi dia masih tetap memikirkan sesuatu yang berbeda ,dia ingin mengukir batu tersebut dengan nama mereka ,walau resikonya agak tinggi yaitu takut batunya nanti patah jadi 2.karena ukiran tersebut tapi deva tetap mengambil resiko itu ,kalau patah mungkin bisa ia beli lagi nanti. itu pikirnya,,,
tapi alhamdulillah ,batu tersebut berhasil di ukir tanpa mengalami kegagalan sedikitpun,dan alhamdulillah usahanya tidak sia-sia,,,karena jesika begitu menyukainya,,walau air mata yang keluar.