
seminggu sudah berlalu....
tidak ada yang berubah,,,semua kembali keaktivitas sebelumnya,deva kerja dan jesika menjadi ibu rumah tangga yang sehari-harinya berada di rumah ...tapi sampai saat ini aktivitas Jesika masih di batasi karena khawatir terjadi sesuatu,,karena kondisi wanita yang melahirkan itu terlihat sehat diluar sedangkan didalamnya lah yang sakit...
jesika tidak sendiri di rumah karena orang tuanya belum berani meninggalkan Jesika sendirian di rumah.
di waktu pagi yang cerah
"hm mah,,kalau dede panjang umur,pasti sekarang tuh jesi lagi menyusui atau mungkin dede selesai mandi dan kita berjemur badan bersama.." ucap jesika kepada ibunya
"iya sayank,,harusnya begitu,,mamah juga gak akan banyak bengong karena kita akan punya mainan baru"
"hmm betul,,,gak nyangka saja dede akan pergi secepat ini. minggu kemarin dia masih berada didalam rahimku,tapi kini,hanya tinggal namanya saja"
"itulah yang dinamakan misteri kehidupan...kita takkan tau apa yang akan terjadi satu jam ke depan ...perihal jodoh,maut,rezeki itu semua sudah ada yang mengatur.
yang pasti apapun yang terjadi pada kita saat ini,,yakinlah bahwa ini yang terbaik untuk hidup kita,,,"
"iya mah,,,jesi sadar akan hal itu,,,,insya alloh jesi udah ikhlas terima kepergian dede,"
"syukurlah kalau begitu,mamah senang dengar nya,,,,oya suami kamu pulang jam berapa nanti?"
"pulang jam 4 kayaknya mah,,,gak ada tambahan waktu kali ini,,emang kenapa mah?"
"gak apa-apa,,,,sepertinya nanti mamah izin pulang dulu"
"oh ya boleh mah,,maaf ya aku dah repotin mamah"
"kamu tu ngomong apa sih?? ya gak lah jes ,udah jangan banyak pikiran sekarang mah,,kamu fokus sama diri kamu sendiri sekarang,kamu harus cepat sehat dan pulihin kesehatannya".
obrolan pun terus berlanjut....
"pukul 16:30*
deva pun sudah pulang dan ibu tiapun kembali pulang ke rumahnya,,,karena ada sesuatu yang harus di selesaikan
"cayank,bagaimana keadaan kamu sekarang?udah mendingan cayank??"
"alhamdulillah by,mendingan tapi masih terasa sakitnya "
"pastilah cayank,,,kamu yang semangat ya,pulihin kesehatannya,,jangan banyak pikiran dan jangan sedih lagi"
"iya by,,aku minta maaf yang sebesar-besarnya sama kamu karena tidak bisa menjaga dede dengan baik sehingga dia harus pergi sebelum dia melihat dunia ini,,,hiks hiks hiks"
"ihh cayank ,,,ssssttttt jangan nangis dan jangan merasa bersalah seperti itu. aku tak marah ataupun nyalahin kamu kok....
mungkin memang kita belum di percaya saja untuk jadi orang tua. stop salahin kamu sendiri..."
"tetap saja,kalau aku ingat itu,pasti rasa bersalah lah yang muncul"
"hmmm aku mengerti cayank.....
hm gini saja,supaya kamu bisa lupa,,kita bikin anak lagi sekarang ,bagaimana??"
"haha habisnya kamu terus-terusan merasa bersalah,,dengan bikin lagi mungkin kamu akan lupa ,,,dengar ya cayank. aku tu tak mau kamu merasa bersalah terus seperti ini,,insya alloh waktu kita masih panjang,kita pasti akan punya anak lagi,berpikir positif z yank,,,"
"iya cayank,,,makasih banyak untuk semuanya,,,aku cinta kamu husbyy"
"aku pun cinta kamu,istriku yang imut dan cantik,,,,,sudah jangan bersedih lagi,kita masih punya banyak waktu untuk membuat dede ke 2 hehe"
"hm iya iya iya,,,tapi kasihan ,,,harus nunggu 30hari lagi baru bisa panen haha"
"alamak iya iya aku lupa....yang sabar ya bos(ucap deva sambil mengelus adik kecilnya)"
dan karena kelakuan absurnya itu berhasil buat jesika tertawa terbahak dan melupakan sejenak kesedihannya...itulah yang deva inginkan,selalu ingin melihat senyum manis jesika setiap hari,bukan karena dia tak merasakan kehilangan,,hanya saja,dia sadar bahwa semua yang ada di dunia ini merupakan titipan jadi apapun yang terjadi pada kehidupannya sekarang dia hanya bisa sabar ,,dan yakin bahwa rencana alloh lebih baik daripada rencana dia sendiri.....
**
"aku ikut berbela sungkawa ya jes,,,,"isi salah satu pesan yang masuk ke ponsel jesika
"maaf ini siapa ya?"
"oh ya aku lupa memberi tahu kamu,,aku naomi,istrinya diaz"
"oh aku kira siapa,,,"
"aku turut berbela sungkawa ya ,,aku juga lagi harap-harap cemas sekarang,karena akupun sedang hamil besar"
"oh ya,selamat ya,mudah-mudahan di beri kelancaran nanti saat persalinan,sehat serta selamat juga ibu dan anaknya"
"amiin ya alloh ya robbal alamin,,,oh ya,nanti kamu mau langsung program hamil lagi atau gimana?"
"aku mau fokus sehatin dulu badan,pulihkan dulu kesehatannya untuk sekarang mah,,belum mikirin program hamil dulu"
"oh ya ya aku lupa,,,maafkan,,,,kalau aku sendiri sih udah mulai program lagi setelah lahiran nanti,,gak akan di pasang KB apapun,,"
"uwaw hebat kalau begitu,,semoga di lancarkan segalanya ya"
"amiin,,,soalnya diaz yang menginginkan banyak anak,jadi akupun takkan pasang kb apa-apa" chat pun berakhir karena tak ada lagi tema yang akan mereka
bahas ,lebih tepatnya Jesika malas kalau harus berurusan dengan orang-orang di masa lalunya,,,walaupun secara langsung bukan diaz tapi itu tetap ada hubungannya dengan diaz
diaz sudah menikah setahun yang lalu,dan beruntung istrinya langsung hamil di bulan yang sama dengan pernikahannya,,
bisa di bilang usia kandungan nya hanya selisih beberapa bulan dengan jesika.
naomi sering kali memberi kabar pada jesika...bahkan sebenarnya,diaz menikahi naomi juga semata-mata karena jesika,,,
waktu itu diaz menginginkan jesika kembali,bahkan diaz bersiap untuk datang ke rumah jesika dan meminta jesika untuk di jadikan istri,bahkan pernah sekali waktu dia menemui deva dan meminta deva untuk segera menceraikan istrinya tersebut.
dan naomi lah yang menjadi perantara mereka,diaz memanfaatkan kedekatan naomi dan jesika saat itu,diaz sering kali mengirim pesan dengan memakai ponsel naomi dan banyak lagi hal yang diaz lakukan dengan mengatasnamakan naomi,, tentunya tanpa sepengetahuan naomi....
akhirnya suatu hari jesika pun sadar kalau orang yang sering mengirim chat ke dia itu bukan naomi melainkan diaz,,dari situlah jesika memberi jawaban yang tegas,,,kalau dia tidak mungkin kembali lagi ke masa lalu nya ,yapi diaz tetap bersikukuh pada keinginannya dan selalu mengatakan kalau jesika lah cinta matinya,,akhirnya jesika meminta bukti cinta tersebut dengan syarat , diaz harus menikahi naomi sebagai bukti kalau diaz benar-benar mencintai jesika dan hubungan mereka masih bisa berlanjut dengan status baru yaitu teman....
lalu pernikahan itupun terjadi,,,dan sampai sekarang hubungan mereka pun masih terjalin,,walau jarang,karena bagaimanapun jesika tetap harus membatasi jarak ,dia masih menghargai suaminya dan juga istri diaz.