
deva dan jesika terkejut bersamaan ketika mereka dengar omongan lewat telepon tersebut..
"siapa?tanya jesika ke deva,,deva pun hanya menunjukkan ponsel yang bertuliskan nama DELA..ketika deva hendak menjawab ,dela kembali ngomong
"OH ADA JESIKA JUGA DISITU?KAMU LAGI SAMA JESIKA RUPANYA MALAM-MALAM BEGINI,,,,DASAR ,,BR******K,SY****N,A*****G,S****N _KALIAU BERDUA,,,AKU NUNGGUIN KAMU DARI TADI DISINI DEVA" lanjut makian dela yang kini di lontarkan untuk jesika juga
"maaf del,aku lupa,aku kesana sekarang" ucap deva sambil memutuskan panggilannya karena takut kedengaran oleh kedua orang tua jesika yang kini sedang berada di kamar ,deva merasa panik,gak enak dan campur aduk rasanya.karena setelah deva periksa riwayat panggilan ternyata dela sudah melakukan puluhan panggilan tak terjawab dan menninggalkan beberapa pesan ke ponselnya..diapun segera memakai jaketnya untuk pulang
"dev,,,"panggil jesika,,deva pun menoleh ke arah jesika
*CUP*
kali ini giliran jesika yang mencium bibir deva dengan dalam bahkan sempat ******* lama bibir deva ,dan deva sendiri tentu saja terkejut karena dia tak menyangka akan mendapat serangan dadakan dari jesika sehingga diapun mematung dan tak membalas ciuman jesika sampai ciuman itu terlepas dan deva pun baru tersadar dari keterkejutannya .
"biar aku ikut dev,karena bagaimanapun dela marah karena aku dan dela juga udah bawa nama aku dan ikut memaki aku tadi "pinta jesika seraya diapun bersiap memakai jaket yang kini ada di sandaran kursi
"gak usah jes,kamu tunggu disini saja udah malam,liat tuh jam di dinding" bujuk deva khawatir karena sudah jam 19:45 saat ini,
"gak bisa dev,dia udah bawa-bawa nama aku tadi bahkan akupun ikut di maki,,,jadi aku juga harus meluruskan masalah ini,karena aku ingin tau alasan dia kenapa aku ikut di maki sama dia?" ucap jesika yang tak terima dia di caci maki orang asing tanpa melakukan kesalahan apapun dan deva pun tak bisa menolak karena sekuat apapun deva membantah keinginan jesika maka akan tetap jesika lah pemenangnya ,karena jesika berwatak keras kepala ,kalau terus di debat yang ada mereka tak akan pergi-pergi dan perdebatan merekapun ak akan berakhir dengan waktu yang sebentar.
"ya sudah kalau itu mau kamu jes,kita minta izin dulu ke ortumu jes kalau kita mau pergi keluar sebentar"saran deva
"gak usahlah dev,,,lama lagi kalau kita harus izin dulu ,kita kan cuma sebentar jadi kita langsung berangkat aja sekarang,kayaknya mamah dan ayah juga gak akan keluar kamar lagi setelah ini" ucap jesika dengan yakin sehingga deva pun tak punya pilihan lain selain menyetujui apa yang di sampaikan oleh jesika.mereka pun bergegas mendekati pintu dan ketika jesika hendak memutar kenop,tangan deva menghentikan tangan jesika lalu jesika pun menolah ke arah deva lalu
*CUP* giliran deva ******* bibir jesika yang belum sempat deva balas tadi.....setelah beberapa menit barulah ciuman terlepas dan mereka pun bergegas naik motor dan motor pun melaju dengan kecepatan sedang...
"nanti kita selesaikan masalahnya di terminal saja ,setelah selesai aku langsung pulang naik angkot dan kamu lanjut antar dela pulang " saran deva ketika di tengah perjalanan mereka
"gak lah jes,aku akan tetap anterin kamu pulang dulu,dela pasti mau ngerti nanti"jawab deva dengan yakin
"kamu yakin dev??kok aku ragu ya,dela akan mau menunggu lagi,secara tadi dia kayaknya marah banget",
"ya kita liat nanti saja ,ok"
10menit kemudian mereka sampai di terminal dan terlihat dela sedang menunggu deva di halte sambil duduk setelah dela melihat kedatangan deva ,deva pun langsung berdiri
"DASAR KAMU !!! CEWEK A*****G,,,,BR*****K ,,,S*****N,,,,GARA -GARA KAMU DEVA MENGABAIKAN AKU,AKU UDAH NUNGGU DIA HAMPIR 1JAM DISINI,DAN KALIAN ENAK-ENAKAN BERDUAAN DI MALAM-MALAM BEGINI,,,B*****K KALIAN BERDUA " maki dela sambil menyeret jesika ketengah jalan ketika dela menghampiri motor deva tadi...deva pun terdiam mematung
"MALU???KENAPA AKU HARUS MALU DENGAN MEREKA ?HARUSNYA KALIAN YANG MALU KARENA UDAH MELAKUKAN HAL YANG MEMALUKAN" tuduh dela seolah deva telah melakukan perbuatan yang keji dengan jesika ,,,habis sudah kesabaran deva
diapun menyeret tangan dela dengan kasar dan menuntun tangan jesika dengan lembut menuju motornya
" KITA SELESAIKAN MASALANYA DI KONTRAKAN DAN JANGAN MEMBANTAH,ayo kamu juga ikut jes," perintah deva dengan tegas dan dela pun menurut ,nyali dela langsung menciut setelah melihat api kemarahan yang berkobar di mata deva terhadap dirinya ,sedangkan sikap deva terhadap jesika berbanding terbalik dengan sikap deva kepada dela
mereka pun segera menaiki motor dengan posisi dela di tengah pastinya ...
di tengah perjalanan,dela melingkarkan tangannya di perut deva ,dan tentu saja itu di ketahui oleh jesika ,lalu deva pun menoleh ke arah kaca spion yang langsung menampilkan wajah jesika yang sedang melihat kearahnya,lalu deva pun mengucapkan kata "maaf"tanpa suara dan jesika pun mengangguk sambil tersenyum .deva pun merasa lega ..lalu deva menambah kecepatan mereka supaya segera sampai di kontrakan mereka ....
10 menit kemudian mereka nyampe kontrakan dan satu persatu turun dari motornya
deva langsung membuka kunci kontrakannya dengan tas yang udah tersimpan di depan pintu kontrakan dela tentunya....
mereka bertiga pun masuk dan duduk dengan mengambil jarak duduk 1meter,,,masing-masing lalu mereka pun terdiam
"aku minta maaf del,tadi hp aku di silent jadi gak kedengaran ketika kamu ngirim chat dan telepon aku" ucap deva yang telah berhasil menguasai emosinya kembali seraya menghembuskan nafas berat
"KAMU SENGAJA SILENT HP KAMU KAN BIAR GAK ADA YANG GANGGUIN KALIAN" bentak dela seperti orang kesetanan dan perdebatan panjang pun terjadi antara deva dan dela yang tentu saja deva masih bisa berbicara lembut meminta dela untuk mengerti dan berharap amarah dela bisa menurun
"KAMU SADAR GAK DEV ,HAMPIR 1JAM AKU NUNGGUIN KAMU DI TERMINAL,BAGAIMANA KALAU AKU DI CULIK LALU DI PERKOSA DAN DI BUNUH ORANG,,HAH??"ucap dela
"gak usah lebay deh kamu del,,,orang tadi itu kamu nunggu di tengah keramaian banyak orang,mana ada orang yang mau nyulik kamu,yang ada para penculik itu mikirnya kamu adalah bagian dari rombongan mereka " akhirnya jesika angkat bicara setelah terdiam cukup lama seraya mendengarkan perdebatan panjang antara deva dan dela yang terus berputar di sekitaran itu -itu aja tanpa ada penyelesaian sama sekali
"DIAM KAMU....!!!"dela pun bangun dari duduknya dan langsung menghampiri jesika ,,
"INI SEMUA GARA-GARA KAMU,COBA KAMU TAK PARNAH HADIR DI KEHIDUPAN DEVA PASTI DEVA TAK AKAN MENGABAIKAN KU MALAM INI" ,lagi -lagi dela mencengkram tangan jesika dengan keras sehingga terlihat jesika meringis nahan sakit ,dan deva pun langsung bangun dari duduknya dan marah besar ketika melihat jesika kesakitan akibat ulah dari dela lalu melepas kasar tangan dela yang kali ini cukup menguras tenaga deva karena ternyata cengkraman dela lebih kuat dari yang di terminal tadi
"CUKUP DELA!! ,AKU PIKIR KAMU MENGERTI DENGAN APA YANG AKU SAMPAIKAN TADI SECARA PANJANG LEBAR PADAMU...
TAPI TERNYATA KAMU TIDAK MENGERTI SAMA SEKALI ,OKE AKU AKAN KATAKAN YANG SEBENARNYA SAMA KAMU SEKARANG, BERHARAP KAMU AKAN MENGERTI UCAPAN KU KALI INI,, DAN DENGARKAN INI BAIK-BAIK...!!
JANGAN PERNAH SAKITI JESIKA DI DEPAN MATAKU,,,KARENA AKU MENCINTAI JESIKA... "baik dela maupun jesika terkejut dan membelakakan matanya ketika mendengar apa yang di sampaikan oleh deva kepada dela....mereka pun terdiam mematung da. Tak ada yang berani bersuara sebelum ucapan kedua deva menyadarkan kembali kesadaran mereka
"IYA AKU MENCINTAI JESIKA ,DELA,,,AKU MENCINTAINYA"