My Beloved

My Beloved
bab 40



*adzan subuh berkumandang. jesika membuka mata terlebih dahulu....


dia melihat ke sebelah dan menatap deva yang masih terlelap dalam tidurnya sambil melingkarkan tangannya d perut jesika


"maaf ya deva,,,aku belum bisa memberikan apa yang seharusnya menjadi hak kamu,,rasanya aku belum siap,walau aku kini menjadi istri mu tapi bayangan buruk itu masih terus menghantui ku"gumam jesika sembari mengelus pipi deva,


deva pun merasa terusik dengan sentuhan jesika iapun mengerjapkan matanya


"pagi suami???" seru jesika ketika melihat terbangun


"pagi juga cayank,,,jam berapa ni??kamu udah sholat subuh belum???"


"belum donk suami. lihatlah tanganmu masih melingkar di perutku bagaimana aku bisa beranjak dari kasur ini?" ucap jesika sambil terkekeh


"ohhh heheh maaf yank,,aku lupa,,,,


muach,,,"kecupan subuh yank" ucap deva terkekeh sambil bangun dari tidurnya


" ihhh main cium-cium aja,,belum cuci muka juga,,,jorok ich"


"biarin.aku suka,,we" ucap deva menghilang dari balik pintu menuju kamar mandi,,,


mereka pun sholat berjamaah ,hanya berdua karena bu tia dan pak andi sholat di mesjid sekalian ikut kajian subuh.


"suami,,,,maaf ya,,aku belum bisa memberikan apa yang seharusnya menjadi hak kamu,,beri aku waktu sampai aku benar-benar siap ya??" ucap jesika yang kini mereka sedang bersantai di kamar .


"gak apa-apa cayank,,,aku ngerti dan aku juga gak akan maksa kamu,aku akan menunggu sampai kamu benar-benar siap,lagian aku nikahin kamu bukan untuk itunya tapi emang aku gak mau aja kehilangan kamu,,,dan selalu bersamamu seperti ibu"


"makasih suami atas pengertiannya,,,aku benar-benar cinta kamu,sangat amat mencintaimu" ucap jesika sembari mengeratkan pelukan nya


lalu mereka pun berpagutan bibir kembali,,walau jesika dan deva belum melakukan hubungan ****,,tapi pemanasan mereka selalu lakukan,,,walau terkadang deva merasa sudah tak kuat menahan,,tapi dia berusaha sekuat mungkin untuk menahan agar tak ingin menyakiti jesika,,,,


wanita yang kini menjadi istrinya itu merupakan wanita yang paling berharga bagi deva sekarang ,,dia akan selalu menjaga dan menjadikan wanitanya ratu di hatinya.


*


hari ini deva masuk kerja di hari pertamanya setelah menikah...


"acie cie cieee ada pengantin baru,,,aku gak nyangka banget kalau kamu nikah sama jesika ,tak kedengaran pacarannya kalian tuh,,disini juga kalian tidak terlalu dekat,,,tau-taunya sebar undangan aja"


"hehe maafkan.....kami ingin ketenangan jadi aku gak menunjukan kemesraan kami selama ini. lagian takut juga di antara kami nanti di mutasi,,,jadi sebisa mungkin kami sembunyikan dengan rapat"


"hebat juga kalian...jesika juga resign dua minggu pas kalian mau nikah,,jadi tak sempat tanya-tanya ,,,,dan kamu ngasih undangan di saat terakhir kamu kerja sebelum cuti kemarin,,benar-benar gak ada waktu buat interogasi kalian" ucap salah satu teman deva


jam kerja pun di mulai....


.


"siang suami,,,lagi istirahat y?udah makannya belum?" chat jesika pada waktu istirahat


"pagi juga cayank,,,ini lagi makan,,kamu sendiri udah makan??"


"alhamdulillah udah yank,,pulang jam berapa yank??kangen banget pengen cepat ketemu. cepat pulang y yank?".


"gak tau tah yank,belum ada info pulang jam berapa,,,,nanti ku kabari ya,pulang jam berapa nya,,,,


aku juga kangen yank. pengen MELUKIS"


"cepet pulang makannya",


"iya yank. ,aku mau sholat dulu ya cayank,doakan aja gak lembur jadi bisa pulang lebih awal "


*


"assalamualaikum"ucap deva ketika membuka pintu rumah


"waalaikum salam. suami udah pulang,kenapa gak ngabarin??"


"sengaja,,buat kejutan donk yank. orang rumah pada kemana yank?? ,,sepi amat"


"mamah biasa ngobrol sama ibu-ibu di luar yank,kalau tiara ,dia ada les di sekolahnya,,,jadi tinggal kita berdua disini" ucap jesika sembari melompat kan dirinya di pelukan deva


"aku kangen banget ma kamu suami ,,8jam aja udah kayak 8minggu rasanya ,,,lama banget menunggu"


"haha ada-ada aja kamu ini,,,aku juga kangen kamu yank,,," mereka pun saling berpagutan bibir di ruang tamu,,,,,


jesika selalu merasakan kehausan akan sentuhan deva tapi dia juga belum siap jika harus berhubungan intim dengan deva,,,,dan deva sendiri tidak mengeluhkan soal itu,,,dia tetap memperlakukan jesika seperti biasanya.


*


malam pun tiba,,,


setelah selesai sholat berjamaah di mesjid mereka melanjutkan makan bersama ,tidak lupa di selingi dengan bersenda gurau,


"gimana hari pertama mu bekerja dev?pasti heboh ya,,,Secara kamu nikah dengan rekan kerja kamu sendiri" ucap pak andi


"haha iya yah,,,semua pada kaget dan tentu saja heboh,,selain banyak yang memberi selamat dan amplop juga,,,


oiya yah,,,ini ada yang ngamplop sama deva,apa nanti kita akan memulangkan nya?berupa bahan mentahan mungkin"


"ya emang harus itu deva,,,masih ada sisa kayaknya di kamar ,,itu amplopnya ada berapa?biar nanti di siapkan souvenir dan idangannya"


"gak tau ,,tar deh aku liat mah,,,ada di kamar semua,,,,"


"kamu hitung aja jumlah amplopnya gak perlu di bawa kesini,,itu buat kalian aja jangan di berikan sama mamah,anggap aja itu bekal buat kalian,pasti kalian tidak pegang uang kan??"


"gak apa-apa gitu mah. kan idangan pulangan nya itu dari mamah bukan dari kita"


"ya ampun ya ga apa-apalah dev,,kan sekarang kita udah jadi keluarga,,,,kebetulan masih ada sisa juga idangan yang kemarin mudah-mudahan aja cukup"


deva pun segera masuk kamar dan menghitung amplop yang dia terima ternyata jumlahnya lumayan banyak,,,yaitu 20 amplop deva pun kembali ke kamar dan segera memberi tahu jumlah amplop yang dia terima lalu bu tia segera ke kamar dan menyiapkan idangan yang akan deva bawa besok ke tempat kerjanya buat di bagikan ke orang-orang yang memberikannya amplop


*


"kita buka amplop yuk yank"ajak deva ketika mereka sampai di kamar,jesika pun mengangguk dan segera buka membuka amplop


,bersyukur isinya hampir 1juta,,,dan uangnya pun dia berikan pada jesika semua


"kok di berikan aku semua yank??,,emang kamu pegang uang??"


"gak apa-apa,,kali aja kamu butuh buat beli sesuatu,atau jajan mungkin. apalagi kamu udah kerja pasti bosen di rumah. jadi pakailah uang ini untuk mengisi kebosanan kamu di rumah"


"hahaa ini kebanyakan yank,,,"


"tak apa atur aja ,keuangannya,,nanti kalau aku gak ad ayang ,,aku tinggal minta ma kamu...


hm sekalian ini atm aku juga pegang, nanti ambil uangnya kita bareng kalau gajian nanti ya"


"makasih ya yank,,nich pegang uang ini buat bekal kamu,,kali aja kamu pengen jajan di luar dan bensin juga"ucap jesika sembari menyodorkan uang 100rb pada deva dan deva pun menerimanya. setelah selesai mereka pun kembali istirahat tidak lupa ,,,sebelum memejamkan mata mereka pasti melakukan ritual terlebih dahulu,,,,MELUKIS DAN bercumbu ,tanpa melakukan hubungan ****,,rupanya deva sudah terbiasa jadi dia bisa mengendalikan diri tanpa terasa tersiksa seperti sebelum-sebelumnya