My Beloved

My Beloved
bab 33



*2bulan kemudian*


saat ini deva dan jesika pergi ke sebuah wisata yang baru saja di buka,banyak tempat yang bagus untuk di ambil gambar,,,,,tentunya mereka tidak melewatkan moment tersebut ,mereka pun mengambil beberapa fhoto mereka....


kebetulan di tempat itu ada acara event dan tersedia panggung hiburan juga,,,,lalu jesika pun memutuskan untuk naik ke panggung


"aku akan naik ke panggung dan menyanyikan satu buah lagu yang khusus aku persembahkan untuk kamu dev,,,nanti kamu juga ikut naik ya,dan nyanyiin juga lagu buat aku"


"waduh,,,aku gak pernah naik panggung sebelumnya jes,,apalagi harus nyanyi.,,suara fals gini,,,gak PEDE aku,,kamu aja ya,,,"


"hmm kalau kamu gak mau,,aku juga gak akan mau kalau gitu" ucap jesika cemberut dan itu membuat deva mau gak mau harus mengalah dan mengikuti apa yang di inginkan jesika,,,jesika pun bersorak sorai Lalau diapun melangkah maju ke panggung


satu hal kelemahan deva,,,,dia tidak bisa menolak sekalipun keinginan jesika,selama itu tidak melanggar hukum agama.


"assalamualaikum,,,selamat siang semuanya maaf jika suara saya mengganggu hiburan kalian,,,saya hanya ingin mengungkapkan perasaan saya lewat lagu yang akan saya nyanyikan saat ini,,,,"ucap jesika berbasa basi ,lalu musik pun di mulai


"jujur saja ku tak mampu.....hilangkan wajahmu di hatiku


meski malah mengganggu..


hilang kan senyummu di mataku..


ku sadari..


aku cinta padamu...


meski kau bukan yang pertama di hatiku


Tapi cintaku terbaik untukmu,,


meski ku bukan bintang di langit ,tapi cintaku yang terbaik


jujur saja ku tak mampu...


tuk pergi menjauh darimu..


meski hatiku ragu,,,,


kau tak di samping ku setiap waktu...


ku sadari ....aku cinta padamu


meski kau bukan yang pertama di hatiku


tapi cintaku terbaik untukmu


meski ku bukan bintang di langit


tapi cintaku yang terbaik....


lagu pun selesai dan semua bertepuk tangan ,,,kini giliran deva yang naik panggung tapi kali ini deva menuntut tangan jesika untuk ikut naik juga ke panggung ..deva tak ingin sendiri.....


deva pun berbasa basi sebelum di mulai....setelah selesai ,,musik pun di mulai..


tangan tanya bagaimana esok...


ku tak ingin menerka perasaan ini...


yang kutahu,hari ini ku mencintaimu..


yang ku tahu,,hari ini ku menyayangimu


biarkan semua berlalu...


jalani seperti apa adanya


bunga kan mekar ,meski kemarau melanda


bunga kan mekar meski kemarau melanda


bukan ku ingin memastikan,,,


yakinkan hatimu


aku lah takdir yang engkau nantikan


ku ingin kau merasa tentram


biarlah berada di sampingku


karena diriku sangat menyayangimu


ku akan membuktikan cinta di hatimu


satu rasa menggapai bahagia


ku pinang dirimu sebagai teman hidupku


berjanjilah kasih,setia bersamaku....


lagu pun berakhir,,,,semua bertepuk tangan ,,,deva pun mengucapkan terimakasih dan turun dari panggung tanpa melepaskan genggaman tangannya,,,lalu mereka pun di beri souvenir sebagai tanda terimakasih karena mereka telah ikut berpartisifasi ke dalam acara tersebut,,,dan tentu saja deva dan jesika menerimanya dengan suka cita karena niat mereka menyanyi bukan demi souvenir melainkan memang mereka ingin mengungkapkan perasaan mereka satu sama lain lewat lagu yang mereka nyanyikan...


tak terasa waktu menjelang sore kini mereka memutuskan untuk pulang karena jarak yang lumayan jauh sehingga mereka memutuskan untuk pulang lebih awal....


pukul 17:00 mereka tiba tapi jesika meminta deva untuk jangan dulu pulang karena ada hal penting yang harus jesika sampaikan.....


setelah sholat magrib... jesika mengajak deva keluar ,,jalan kaki,,,,rupanya jesika membawa ke sebuah taman yang dekat dengan rumah,,,dia ingin menyampaikan sesuatu di luar rumahnya....


"dev,,,ada yang ingin aku sampaikan sama kamu ,,,,


sebelumnya aku minta maaf jika apa yang akan aku sampaikan membuat kamu tersakiti bahkan mungkin kamu akan membenciku.,,,,


"ucap jesika yang mulai berkaca-kaca,,,lalu deva pun menatapnya dengan intens dalam keadaan gelisah


"apa ini ada hubungannya dengan diaz??"tebak deva lalu jesika pun menganggu kan kepalanya...deva pun menghela nafas dan bersiap mendengarkan apa yang akan di sampaikan oleh jesika mungkin waktu pernikahan mereka telah di tentukan,,,karena setau deva hubungan mereka baik-baik aja tidak ada masalah sama sekali.....


"dev,,,sebenarnya aku ragu,untuk melanjutkan hubunganku dengan diaz,,,tapi aku sendiri tak bisa mundur dari hubungan ini,,,,,apa kamu mau nunggu aku jadi janda dev??ucap jesika ragu


"jadi waktu pernikahan kalian sudah di tentukan rupanya??kenapa kamu gak cerita soal ini jes??


dan kenapa kamu kepikiran untuk jadi janda??


kalau emang kamu gak mau nikah sama dia,ya kamu putuskan aja,jangan nunggu kalian nikah dulu habis itu bercerai....."ucap deva heran


"belum dev,,sama sekali belum ada obrolan soal kesana,,,ini aku cuma ingin menyampaikan aja ,uneg-uneg yang aku rasa ....atau kamu gak mau ya ,nikah sama aku yang sudah berstatus janda nanti" ucap jesika berkaca-kaca


"hmm jes mengertilah,,,,,ini bukan masalah status ,,,pernikahan bukanlah permainan,kamu memutuskan menikah tapi kamu juga menginginkan perceraian ,apa kamu pikir itu akan mudah kamu jalani?,tidak sesederhana itu jes....pernikahan bukan cuma menyatukan kedua orang melainkan menyatukan kedua keluarga,,,kamu tak bisa memutuskan pernikahan cuma dengan kata"PUTUS "lalu akan berakhir begitu aja,,,tidak seperti itu jes,,,banyak hal yang harus lalui untuk benar-benar bercerai,,,,itu juga kalau suami kamu setuju,,,kalau tidak tetap kalian tidak bisa bercerai " ucap deva


"aku tau dev,,,,tapi aku tak bisa mundur dari hubungan ini,,,aku terlalu takut untuk memutuskan hubungan ini,,,"ucap jesika prustasi


"apa yang kamu takutkan jes?bukankah kamu mencintainya???dan jika kamu pilih dia,,,aku ikhlas,jes"ucap deva santai padahal dalam hatinya bergejolak ingin teriakkkk untuk meluapkan rasa sakit dan sesak di dadanya


"jujur rasa cinta aku udah hilang untuknya 2tahun terakhir dev. aku terpaksa melanjutkan hubungan ini dev,,,,sebenarnya,,,aku.. aku terlalu takut kalau dia meninggalkanku,,,,"ucap jesika yang kini pipinya telah basah oleh air mata


" hm kamu tuh aneh jes,,kamu tidak mencintainya tapi kamu tidak mau dia ninggalin kamu,,,,


kenapa kamu harus bohongi diri kamu sendiri,?


lagian kamu takkan kehilangannya karena dia tunangan mu dan mungkin akan jadi pendamping hidupmu nanti"ucap deva yang kini mulai tersulut emosi,karena rasa cemburu


"aku gak mau nikah sama diaz dev,aku membencinya,,,aku sangat membencinya,,bahkan aku ingin sekali membunuhnya,tapi aku tidak di beri keberanian untuk itu" ucap jesika yang kini meluapkan amarah yang jesika tahan selama ini,,deva pun hanya terdiam menunggu kata yang selanjutkan akan jesika sampaikan


"kamu tau dev,,dia itu brengsek,dia jahat,aku pikir... ,dia baik selama ini ,dia setia tapi ternyata dia tega lakuin hal yang aku benci,,aku benci dia dev ,,,,aku sangat membencinya"bentak jesika dengan berlinang air mata dan sesekali memukul dada deva yang kini ada di hadapan nya.dan deva pun masih terdiam,,tidak merespon ,dia tetap berdiri tegak dan siap menahan serangan jesika selanjutnya.....


"dia benar-benar tega dev,3tahun kami pacaran dia sangat amat menjaga aku,jangankan menyentuh aku,untuk sekedar pegang tangan aja dia tidak berani,,tapi hari itu. dia berani melakukan hal yang sangat keji terhadapku,,,dia telah mengambil harta yang aku jaga selama ini,,,,dev,,,,,"teriak jesika sambil menarik kerah deva seolah deva yang dia lihat adalah diaz


" AKU BENCI DIAZ,AKU SANGAT MEMBENCINYA,BAHKAN AKU INGIN MEMBUNUHNYA,,,JIKA DIA MENINGGALKANKU,MUNGKIN LEBIH BAIK AKU JUAL DIRI KARENA AKU BUKAN LAGI PERAWAN DEV"


pecahlah sudah tangisan jesika,dia terus berontak dan meluapkan amarah yang ada di dalam hatinya,,,sedangkan deva sendiri dia tetap merasa tenang dan tetap berdiri tegak,sambil menahan pukulan didadanya yang di lakukan oleh jesika,,