
"has...by....,,tunggu... ini tidak seperti yang kau bayangkan" ucap jesika yang lagi-lagi deva pergi tanpa berbicara sepatah katapun meninggalkan mereka
"hati-hati jes,,nanti kamu jatuh"ucap ardy yang masih menahan jekika yang ingin pergi
"lepasin,,,ini semua gara-gara kamu,,coba kalau kamu langsung saja berikan uang itu jadi kita tak perlu bertemu dan membuat suamiku salah faham,,,"
"lha kok kamu nyalahin aku ?suami kamunya saja yang tidak mau dengar penjelasan kamu,,malah dia pergi begitu saja,harusnya kan dia coba tanya baik-baik dulu sama kamu,bukannya malah pergi begitu saja,,,suami macam apa seperti itu"
"sudahlah aku akan pergi sekarang,,,minggir"
ucap jesika dan ardy pun memberi jalan untuk jesika
"haha aku yakin dengan kejadian begini,,mereka akan bertengkar hebat dan mungkin setelah jesika melahirkan ,deva akan menggugat cerai jesika,,,hah ,,,,rasanya tak sabar aku menunggu waktu itu" gumam ardy sambil menyunggingkan senyumannya
deva pergi ke suatu taman,dia berdiam diri sambil merenung ,,,sebenarnya dia juga tak ingin pergi meninggalkan jesika disana berdua sama ardy....karena memang niatnya deva nyamperin mereka untuk menemani jesika disana tapi ketika deva sampai disana,deva malah disuguhi pemandangan yang menyesakkan dada,dimana mereka saling berpelukan..sebenarnya deva sudah mengetahui siapa yang selama ini mengirim pesan misterius kepadanya,dan hari ini ingin membereskan semuanya tapi malah ini yang deva liat,,,sehingga dia tidak bisa menahan diri,,sehingga lebih baik dia pergi untuk menenangkan diri.
dan jesika sendiri ,,dia masih terus kebingungan karena terus menerus mencoba menghubungi ponsel deva yang sengaja tidak deva angkat,,,sambil menyetop taksi ,jesika langsung mengambil jalan pulang,,kali saja deva pulang ke rumah dan bisa di bicarakan dengan baik di rumah,,tapi walau begitu jesika tidak hentinya mencoba untuk menghubungi deva
"angkat donk by,,,maafkan aku by,,tolong angkat teleponnya" ucap jesika
**
jesika tiba di rumah tapi rumah masih dalam keadaan gelap itu tandanya deva belum pulang ke rumah,,jesika pun melanjutkan langkahnya masuk ke rumah,karena dia sudah putus asa ,,berpuluh kali pesan dia kirim tapi tak satupun pesan yang deva baca begitupun dengan panggilan,,tak ada satupun yang deva jawab... jadi jesika memutuskan untuk menunggunya di rumah,,,
pukul 19:00
"assalamualaikum" ucap deva ketika membuka pintu rumah
"waalaikum salam,,hasby ,,,kamu dari mana saja?aku minta maaf hasby,,aku mohon maafkan aku,,semua tidak seperti yang kamu bayangkan.....hiks hiks hiks"ucap jesika uang langsung memeluk deva dan menangis tersedu
"maafkan aku juga cayank,,,tak seharusnya aku meninggalkanmu tadi,,kamu baik-baik saja?ada yang luka tidak?" ucap deva khawatir
"aku tidak baik-baik saja hasby,,,,,"
"kenapa?mana yang luka cayank?"
"ini ...." ucap jesika sambil menunjuk dadanya
"yang luka...hiks hiks hiks,,,ku mohon jangan tinggalin aku lagi,,,aku takut "
"sssttt sssttt sssttt maafkan aku ya,,aku janji takkan ninggalin kamu lagi,," ucap deva yang masih memeluk erat jesika
"anak papa baik-baik saja kah disana?liat tuh caby, hidung mamamu merah kayak badut ya??"
"iiiccchhh caby,,hidung mamah merah juga karena papamu yang nakal karena ninggalin mamah sendiri ,,mamah jadi sedih,,marahin aja nanti papanya kalau caby udah lahir"ucap jesika lalu mereka pun tertawa bersama seolah mereka sudah melakukan hal yang konyol
"tapi beneran cayank,,caby gak apa-apa?"
" tadi sih sempet sakit tapi sekarang baik-baik saja malah sekarang lagi gerak-gerak tuh ,,coba pegang saja"
lalu deva pun memegang perut jesika yang ternyata janin mereka memang sedang aktif bergerak ,,,permasalahan yang terjadi tadi lebur begitu saja ,,mereka begitu menikmati masa -masa menjadi calon orang tua tersebut....
**
"hasby,,aku minta maaf ,,aku salah karena aku tidak minta izin keluar dan sesungguhnya tadi ku menemui ardy karena dia udah pinjam uang untuk biaya anaknya kecelakaan ,janjinya seminggu tapi ini udah lebih dari seminggu dia tidak mengabari aku sama sekali,,jujur aku takut ,takut kalau kamu menanyakan uang itu dan akan jadi salah faham tapi ternyata kejadian nya di laut dugaan,dan tetap saja membuatmu marah dan pergi...aku minta maaf ya?"
"h..mm jujur saja sebenarnya aku sudah mengetahui semuanya,aku tau kalau ardy pinjam uang,dan ia sengaja mempersulit kamu untuk pembayarannya.inilah tujuannya agar kita bertengkar dan mungkin dia menginginkan kita berpisah"
"kamu tau dari mana??"
lalu deva pun menceritakan semua kalau selama ini deva menerima pesan misterius yang memberi tahu tentang perselingkuhan jesika ceritanya ...
deva sering lembur bukan lah karena deva banyak kerjaan di kantornya melainkan dia ingin menyelidiki siapa orang yang selama ini mengirim pesan misterius padanya,,jadi deva sengaja pergi ke tempat teman nya yang pernah sekolah di jurusan IT dan meminta untuk mencari tau siapa pelaku sebenarnya yang ternyata pelaku sebenarnya itu adalah ardy,orang yang pernah ada di masalalu istrinya..
tadinya deva sudah merasa tenang karena dia kira ardy takkan melakukan hal ini,,tapi ternyata deva salah,,ardy menyerang secara diam-diam dan hampir saja deva termakan semua informasi yang dia kirimkan lewat pesan singkatnya,apalagi setelah melihat kejadian hari ini,hati deva hampir mempercayai omongan ardy ,,makanya dia memutuskan untuk pergi,,,
setelah lama merenung di taman tersebut deva langsung pergi ke tempat yang tadi d pakai untuk acara temu jesika dan ardy,lalu deva melihat di sekeliling yang kebetulan deva melihat suatu sudut yang ada cctv nya sehingga itu memudahkan deva untuk melihat fakta yang sebenarnya.
lalu diapun melihat cctv tersebut setelah selesai tanpa banyak drama deva langsung pergi,dan pulang ke rumahnya dia ingin segera sampai di rumah dan memeluk erat jesika,,karena dia sudah hampir salah faham terhadap jesika.
janganlah mudah percaya dengan apa yang kita lihat karena terkadang mata suka menipu..juga
janganlah mudah percaya dengan apa yang kita dengar karena terkadang pendengaran kita suka keliru
maka hal yang terbaik nya adalah,,gunakanlah kedua matamu untuk melihat kedua sisi yang berbeda dan pasanglah telingamu dengan benar lalu rasakan oleh hatimu,,karena kata hati takkan mungkin salah menilai dan keliru ,
Itulah kebenaran yang sesungguhnya
**janganlah kamu mengikuti sesuatu tanpa kamu tau ilmunya karena sesungguhnya penglihatan,pendengaran dan hati akan di mintai Pertanggungjawaban nya**