Mr.Cool

Mr.Cool
bab 9



Tepat jam satu siang Alex telah selesai dengan pekerjaan nya, dia bergegas pergi . melihat hal itu Siska sangat heran dengan perubahan sikap bos nya hari itu. Alex masuk ke dalam mobil " kita pergi ke kampus nya Aurora !" Alex duduk dengan gelisah dia benar-benar ingin segera menemui istri nya. sepanjang perjalanan Alex mencoba menghubungi istrinya namun tak pernah ada jawaban. satu jam kemudian mobil mewah itu masuk ke area kampus. penjaga keamanan segera menghubungi pihak kampus dia kenal betul mobil itu, mobil pemilik yayasan." Alex mengganti pakai nya ,dia ingin tampil casual, untuk tidak menarik perhatian. Alex juga mengganti sepatu nya dengan sandal.namun penampilan Alex yang sederhana ini malah menarik perhatian para mahasiswa dan mahasiswi yang melihat nya." tunggu sebentar aku akan segera kembali " Alex berjalan menuju area kampus, semua mata menatap nya penuh kekaguman , bahkan ada yang sampai menjerit histeris. Alex menghampiri seorang mahasiswa dengan kacamata tebal " permisi ! Ade kenal dengan Aurora ?" tanya Alex sopan. " Rara Dari jurusan manajemen bisnis ?" pemuda itu balik bertanya," Aurora !" Alex menegaskan " iah mahasiswi cantik, mungil dari Bandung " pemuda itu mendeskripsikan ." iah yang itu " jawab Alex " sepertinya dia masih ada kelas " pemuda itu menjelaskan. " boleh antara saya ke sana !" Alex meminta bantuan " ayo biar saya antar !" pemuda itu dengan senang hati membantu Alex, dia merasa bangga bisa berjalan dengan orang tampan dan menjadi pusat perhatian para gadis."siapa nama mu ?" Alex bertanya pada pemuda itu " kenalkan Ivan !" pemuda itu mengulurkan tangannya." Alex ! senang bisa mengenal mu " keduanya saling berjabat tangan." apa kita bisa berteman ?" Ivan bertanya ragu, " tentu saja berapa no hp mu " Alex mengeluarkan telpon genggam nya.dengan malu Ivan mengeluarkan hp nya yang usang. "catat dulu no ku nanti setelah urusan ku dengan Aurora selesai kita bertemu di parkiran " Alex memberikan no telepon nya. "ini ruangan nya " Ivan segera pergi setelah mengantar Alex. sebelum masuk Alex menelpon sopir nya dia meminta untuk membeli sesuatu.Dengan gaya nya yang cool Alex masuk ke dalam ruangan itu, saat melihat orang yang masuk dosen itu nampak terkejut dengan isyarat dia memberi salam. Alex melihat ke setiap penjuru ruangan dia melihat Aurora duduk di barisan paling depan dengan segera dia duduk di kursi yang masih kosong,seisi ruangan menjadi gaduh apalagi mahasiswi ." Ra kamu jangan terlalu serius ,ada cowok ganteng di kursi belakang !" teman nya memberi tahu,namun gadis itu acuh dia sedikit lelah dan mengantuk , setiap malam suami nya tidak membiarkan dia tidur nyenyak." aku ngantuk" Aurora mengeluh. " Ra ! kamu gak gerah pakai baju dengan leher tertutup ?" sahabat nya bertanya penuh curiga." enggak aku nyaman kok " wajah Aurora memerah. Alex terus melihat ke arah istrinya sesekali terlukis senyuman yang begitu manis dan menawan di bibir nya yang tipis.tigapuluh menit kemudian kelas telah berakhir, dosen keluarga dari ruangan itu ,satu persatu mahasiswa dan mahasiswi mulai keluar dari ruangan namun kebanyakan mereka masih berada di kelas dan terus memperhatikan Alex.Aurora mengemasi buku lalu beranjak pergi tanpa dia sadari Alex berada di sana.melihat istrinya pergi Alex juga ikut pergi , mengikuti gadis itu dari belakang. " Ra tunggu ! " seorang pemuda berlari bahkan dia sempat menabrak Alex." apa lagi !" Aurora tampak kesal. " Kita jalan ! aku bonceng kamu " pemuda itu benar-benar tidak mudah menyerah. " aku mau pulang ada yang menunggu ku di rumah " Aurora lanjut berjalan dia tak peduli saat pemuda itu berteriak dan marah tidak jelas. Alex menepuk bahu Aurora ," apa lagi ! aku sudah punya suami " dengan kesal Aurora berteriak,dia mengira pemuda itu yang terus mengganggu nya. " sayang ..." suara lembut itu membuat Aurora tertegun. " jadi siapa suami mu ?" Alex menggoda istrinya. Aurora menoleh dia terkejut melihat Alex ada di hadapannya." sedang apa di sini ?" Aurora mencubit perut suaminya " aww...." Alex meringis. " aku dari kantor sengaja ke sini buat jemput kamu " Alex mencubit pipi istrinya dengan gemas.keduanya berjalan agak berjauhan Aurora tidak mau orang tahu hubungan nya dengan Alex .tiba di parkiran Aurora bergegas masuk ke mobil. Alex menunggu seseorang di luar tidak lama kemudian Ivan datang menghampiri Alex." ini untuk mu!" Alex memberi hp baru pada pemuda itu. " ini hp mahal kenapa kamu berikan untuk ku ?" Ivan tampak belum percaya dengan apa yang ia terima." kita sudah jadi teman, itu sebagai hadiah " Alex tersenyum dia segera masuk ke mobil. Aurora yang melihat kebaikan hati suami nya merasa sangat terharu. Alex mengaktifkan pembatasan, di dalam mobil Alex menyuruh istrinya ganti baju. " jangan lihat tutup mata !" Aurora menyuruh suaminya. " aku tidak mau lagipula aku sudah lihat semua nya " Alex malah sengaja menggoda istrinya itu. saat baju itu di buka nampak jelas tanda di leher Aurora yang ke merah." lain kali aku akan membuat nya di bawah leher saja " Alex menggoda istrinya. " ini gara-gara kamu " Aurora menggerutu kesal.setelah ganti baju gadis itu menyandarkan kepalanya di bahu kekar suaminya , matanya benar-benar berat dia tertidur di pelukan suaminya. Alex menatap istrinya penuh kasih sayang ," tidurlah aku akan menjaga mu!" Alex mengecup kening istrinya dia melihat semua tanda yang ia buat."terimakasih telah hadir dalam hidup ku..." Alex berbisik di telinga gadis itu. jam empat sore mereka tiba di rumah Alex menggendong istrinya sampai ke kamar ,tubuh mungil itu kini berada di atas tempat tidur. Alex pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai mandi dia segera mengganti pakaian. Alex keluar dari kamar menuju lantai satu." pak Imam ! " lelaki paruh baya itu muncul dari ruangan kerjanya."ada apa tuan?" pak Imam menghampiri majikan nya." apa yang di siapkan hari ini untuk makan malam ?" Tek biasanya Alex menanyakan hal kecil seperti itu, " biar saya cek menu makanan malam hari ini !" pak imam melihat hp nya. " aku ingin melihat ke dapur " Alex berjalan menelusuri rumahnya menuju dapur yang terletak cukup jauh . rumah Alex memang sangat luas tanahnya saja 3 hektar dan bangunan rumahnya kurang lebih 1 hektar. tersedia kendaraan khusus untuk pekerja membawa makanan ke ruang makan. Alex mempunyai 3 rumah kaca yang didalamnya ditanam aneka sayuran,buah dan bunga.terdapat juga kolam renang di tengah taman yang indah. di rumah Alex mempekerjakan 30 orang pegawai, semuanya orang-orang yang ahli dalam bidang nya." aku ingin makan malam sepesial dengan istri ku persiapkan semuanya !" Alex memberi perintah. " apa kah ini hari istimewa ?" pak Imam bertanya. " tidak hanya saja berapa malam ini dia tidak tidur nyenyak " Alex menjelaskan pak Imam tersenyum dia tahu maksud pembicaraan tuan nya . Alex berkeliling memeriksa semuanya.