
Aurora menemani suaminya selama beberapa hari terakhir, dia tahu betul lelaki itu sedang dalam keadaan terpuruk.
"udara di luar begitu dingin sebaiknya kita segera masuk!"Aurora mengajak suami nya untuk masuk ke dalam rumah.
"baiklah" Tiger mengikuti istrinya.
"Kakek akan merasa sedih bila melihat mu seperti ini!"Aurora mengingatkan.
"maaf telah membuat kamu merasa cemas!"Alex memeluk istrinya dia merasa telah menyulitkan istrinya itu.
"aa tidak perlu minta maaf,aku hanya menghawatirkan mu itu saja"Aurora memeluk suaminya.
"terimakasih karena selalu ada di saat sulit seperti ini,kamu tidak pernah meninggalkan aa!"Alex mengecup kening istrinya.
"melihat aa tersenyum dan bahagia, merupakan hal terindah dalam hidupku!"Aurora tersenyum lembut.
"semoga bersama selamanya!"Alex semakin menyayangi istrinya itu.
"aa mau makan apa?"Aurora bertanya.
"apapun yang kamu masak aa pasti akan memakannya!"Alex tersenyum.
"bagaimana kalau aku meracuni mu?"Aurora menggoda.
"aku rela bila harus mati di tangan mu!"Alex mengecup pipi istrinya.
"gombal..."Aurora tersipu malu.
"gombal sama istri boleh dong"Alex mulai bisa tersenyum, membuat Alex merasa lega.
Aurora memasak untuk suaminya dia berusaha yang terbaik untuk suaminya.
Selesai memasak Aurora segera menyajikan masakan nya di atas meja.
"ayo makan !"Aurora mengajak suami untuk segera makan.
"aku mau makan asalkan kamu yang menyuapi!"Alex begitu manja.
"ih...aa manja"Aurora mencubit pipi suaminya"
"kalau tidak di suapi aa tidak mau makan!"Alex benar-benar sangat manja.
"yasudah sini biar Ra suapi"akhir nya, Aurora menyuapi suaminya. Alex makan dengan sangat lahap.
"aa sayang sama kamu !"Alex menatap istrinya penuh kasih sayang.
"Ra juga sayang sama aa, jaga diri aa untuk Ra dan anak kita, jangan pernah berputus asa!"Aurora mengecup pipi suaminya.
"aa janji tidak akan pernah berputus asa, untuk kamu dan anak kita"Alex tampak kembali bersemangat, dia sadar hidupnya tidak lagi sendiri ada istri dan calon anak mereka.
Setelah satu Minggu akhirnya Aurora dan suaminya pulang ke Indonesia, mereka tidak langsung pulang ke rumah, mereka langsung pergi ke Villa, hanya berdua.
"kenapa tidak pulang ke rumah?"Aurora heran.
"aku ingin menghabiskan waktu dengan mu !"Alex menggendong istrinya masuk ke dalam villa.
"untuk urusan kantor sudah ada yang bereskan,kamu jangan hawatir" Alex ternyata telah mempersiapkan semuanya.
"bagaimana dengan kuliah ku?"Aurora cemberut.
"aku sudah urus hal itu,kamu jangan hawatir"Alex telah mengurus semuanya.
"jadi apa yang akan kita lakukan?"Aurora melihat suaminya.
"aku hanya ingin menghabiskan waktu bersama dengan mu "Alex mengungkapkan perasaan nya.
"jadi apa yang akan kita lakukan sekarang?"Aurora begitu manja.
"kamu mau pergi jalan-jalan?"Alex bertanya pada istrinya.
"ayo kita jalan-jalan, apa ada kebun buah-buahan?"Aurora bertanya.
"ayo kita pergi sekarang!"Alex mengajak istrinya untuk pergi ke suatu tempat.
"Kemana?"Aurora mengikuti suaminya, berjalan menelusuri villa.
"kita ke mana?"Aurora semakin penasaran.
"ke sini!"Alex membawa Aurora ke sebuah kebun buah.
Aurora langsung bahagia dia segera memetik buah jeruk dan memakannya.
"sayang hati-hati!"Alex mengikuti istrinya.
"ini sangat bagus Ra suka, jeruknya manis"Aurora begitu bahagia, dia sangat menikmati buah-buahan nya.
"Ra... boleh makan, tapi pelan-pelan jangan terburu-buru nanti tersedak!"baru saja Alex selesai bicara,Ra benar-benar tersedak.
"sudah aa bilang hati-hati nanti tersedak!"Alex menepuk punggung istrinya.
"aa... marah!"Aurora cemberut.
"bukan marah, aa hawatir!"Alex mengecup kening istrinya.
"benar tidak marah?"Aurora sangat manja.
"bagaimana aa bisa marah sama kamu?"Alex mencubit pipi istrinya.
"terimakasih...Ra boleh makan itu"Aurora menunjuk buah apel.
"boleh biar aa yang ambilkan" Alex memetik buah apel itu lalu mencucinya dengan air keran.
"makannya pelan-pelan ok"Alex memberikan buah apel itu.
Aurora langsung memakan buah apel itu dengan sangat lahap, tampak senyuman manis di bibir nya.
"sekarang Ra mau makan apa lagi?"Alex begitu memanjakan istrinya.
"Ra... mau strawberry,ayo kita petik"Aurora mengajak suami nya untuk memetik buah strawberry.