Mr.Cool

Mr.Cool
bab 18 jebakan untuk Mr cool



Alex mendapat undangan dari ayahnya untuk perayaan ulang tahun nyonya Sanjaya.


"pak ini undangan untuk acara malam ini"Siska memberikan undangan bernuansa silver itu.


"simpan saja di atas meja!"Alex tampak sibuk dengan pekerjaan nya.


"kebetulan saya juga dapat undangan,apa bisa saya berangkat dengan anda,saya tidak kenal siapa pun di sana"Siska memberanikan diri untuk meminta pada bos nya.


"baiklah saya akan jemput kamu nanti malam"Alex mengiakan sambil tetap sibuk bekerja.


"terimakasih pak !"Siska pergi meninggalkan ruangan kerja Alex dengan bahagia.


Alex menghubungi istrinya ditengah kesibukan nya."Sayang kamu sudah minum susunya?"Alex bertanya penuh perhatian.


"ia aku sudah minum susunya"Aurora terdengar sedang bingung.


"kamu kenapa apa ada masalah?"Alex bertanya dia mencemaskan istrinya.


"teman ku sakit dia ada pekerjaan yang harus di lakukan,apa boleh aku membantunya?"Aurora bertanya pada suaminya.


"pekerjaan apa kamu harus pikirkan anak kita!"Alex sepertinya keberatan.


"bukan pekerjaan kasar kok aku hanya menggantikan nya untuk bernyanyi"Aurora menjelaskan.


"baiklah tapi hanya kali ini aku mengijinkan tidak ada lain kali ok"akhirnya Alex luluh juga.


"terimakasih suamiku,maaf kalau Ra pulang agak malam!"Aurora segera menutup telponnya, sebelum Alex sempat bertanya dimana Aurora akan bernyanyi.


Alex melanjutkan pekerjaannya,dia ingin semuanya selesai sebelum dia pulang.


Sore hari Alex kembali ke rumah dan bersiap-siap untuk pergi, sebenarnya dia ingin sekali pergi dengan istrinya namun dia juga takut membahayakan keselamatan Aurora. karena tema pestanya adalah pesta topeng Alex telah mempersiapkan topeng berwarna hitam yang sangat indah.di saat akan berangkat Alex terkejut karena di dalam mobil telah ada Angelina.


"kenapa kamu di sini?"Alex bertanya dengan kesal.


"kita kan menuju tempat yang sama,jadi apa salahnya kalau kita pergi bareng"Anggelina memang wanita yang tidak tahu malu.


"kamu kan ada mobil sendiri!"Alex enggan pergi dengan wanita itu.


"ayo nanti kita terlambat!"Angelina tetap tidak mau turun dari mobil.kareuna kesal akhir nya Alex duduk di depan bersama supir.


"kenapa kamu malah duduk di situ?"Anggelina kesal.


"karena kita harus jemput satu orang lagi"jawab Alex ketus.


Anggelina mengira Alex akan membawa gadis kecil itu,tapi dia terkejut saat melihat yang di jemput adalah wanita lain.


Siska langsung masuk ke mobil dengan wajah bahagia,namun senyuman nya tiba-tiba menghilang saat dia masuk ke dalam mobil.


Siska menatap Angelina dengan sinis,dia berpikir bahwa wanita ini lah yang ternyata kekasih bos nya.kedua wanita itu bersikap dingin satu sama lain.


Tiba di tempat pesta kedua wanita itu berebut untuk berjalan bersama Alex, mereka ingin wartawan melihat kedekatan nya dengan Alex,namun karena terlalu sibuk bertengkar akhirnya mereka kehilangan Alex yang telah berbaur dengan para tamu undangan lain.di atas panggung seorang biduan tengah membawakan lagu, suaranya begitu sangat merdu.saat melihat biduan itu Alex malah terbayang istrinya dan saat mereka menghabiskan malam bersama.


"pak saya mencari anda kemana-mana, rupanya anda di sini!"Siska tampak senang dapat menemukan Alex lebih dulu sebelum Angelina.


"oh ia perkenalkan ini Siska sekretaris saya!"Alex mengenal kan wanita itu kepada rekan bisnis nya.disaat semua orang sedang menikmati suasana pesta,pak Sanjaya naik ke panggung dan memberikan sambutan untuk para tamu yang datang.


"hari ini saya sangat berbahagia atas kehadiran bapak dan ibu semuanya,di pesta ulang tahun istri saya tercinta, ijinkan lah malam hari ini saya akan memberikan kabar gembira yang telah datang kepada keluarga kami, pertama saya bersyukur atas umur yang Tuhan berikan,ke dua kami juga menyambut kelahiran cucu pertama kami, telah lahir dengan selamat, dan kabar yang lain kami telah menyiapkan calon istri untuk putra kami , sayang ayo naik ke sini!"pak Sanjaya memperkenalkan Anggelina sebagai calon menantu nya yang berarti sebagai calon istri Alex.dengan gembira wanita itu naik ke panggung dan membukakan topeng nya semua wartawan memotretnya. Alex sangat terkejut dia telah di jebak oleh ayahnya sendiri apalagi saat ayah nya memberi tahu wartawan bahwa Anggelina telah tinggal bersama di rumah putranya ,semakin membuat wartawan heboh. Saat mendengar pengumuman itu tiba-tiba biduan yang tadi bernyanyi pergi dengan tergesa-gesa menuju ruang ganti.saat berjalan menuju ruang ganti tanpa sengaja biduan itu bertabrakan dengan Alex yang sedang berdiri.


"maaf...!"suara wanita itu bergetar,. Alex mencium bau parfum yang tak asing dia segera mengikuti biduan itu yang menghilang begitu cepat.


Di ruang ganti biduan itu menangis sejadi-jadinya sambil terus memegangi perutnya.


"nak apa yang sebenarnya terjadi bagaimana bisa ayah mu punya calon istri yang lain!"wanita itu bicara di sela-sela tangisan nya.wanita itu sangat terkejut saat seorang lelaki asing masuk ke ruang ganti dan langsung mengunci pintu.


Lelaki bertopeng itu datang mendekat sang biduan dan tanpa bicara apapun dia langsung memeluk biduan itu,bibir lelaki itu telah mengunci bibir sang biduan.wanita itu meronta namun tenaga lelaki itu begitu kuat.


Plak... sebuah tamparan mendarat di pipi lelaki bertopeng itu.


"saya mohon jangan lakukan itu kepada saya..."wanita itu memohon sambil melipat kedua tangannya.


"saya punya suami dan saat ini saya sedang hamil jadi saya mohon jangan sakiti saya!"Wanita itu memohon dengan suara yang meminta belas kasihan.


Lelaki itu mendekat dan semakin berani dia mencoba untuk mencium biduan itu lagi.


"kalau kamu mendekat saya akan bunuh diri!"biduan itu mengancam dengan mengambil gunting dan mengarahkan ke lehernya.


Lelaki itu mundur dan berkata.


"saya akan pergi asal kamu buka topeng mu!"Pintanya pada sang biduan. dengan ketakutan wanita itu membuka topeng nya dan nampak jelas wajah cantik nya sekarang.saat wanita itu lengah lelaki itu mengambil gunting dari tangan si biduan.


"jangan berbuat bodoh sayang ku!"suara itu tidak asing bagi sang biduan, dengan tangan bergetar dia membuka topeng pria itu,saat melihat wajah di balik topeng itu,sang biduan langsung menciumnya dengan lembut.


"kamu membuat ku takut..."Sang biduan yang tidak lain adalah Aurora memukul dada suaminya dengan tangan nya.


"kamu pikir aku tidak akan mengenali mu?"Alex berbisik lembut.


"bagaimana kamu tahu itu aku?"Aurora menatap suaminya.


"bau tubuh mu ,sudah seperti bau ku!"Alex berbisik,kini bibirnya menciumi leher Aurora membuat gairah keduanya terbakar. napas Alex mulai terasa panas, Aurora juga menutup mulutnya dengan tangan agar dia tidak mengeluarkan suara nya.


Alex memasang kan kembali topeng ke wajah istrinya,dia juga kembali memakai topeng nya.dengan segera Alex membawa Aurora ke meja resepsionis dia memesan kamar terbaik di hotel itu.


keduanya kini berada di dalam kamar, Alex tampak sudah tidak bisa menahan diri nya.


"kita lanjutkan permainan nya di sini!"tanpa aba-aba Alex langsung mencumbui istrinya keduanya benar-benar terbakar dan membuat malam itu menjadi malam yang panjang.keduanya terhempas ke atas tempat tidur Alex tersenyum puas, keringat membasahi tubuh keduanya.


"jadi apa aa tahu kalau ayah akan menjodohkan kakak dengan Anggelina?"Aurora bertanya dengan napas yang masih tersengal-sengal.


"pria tua itu mencoba untuk menjebak ku dan dia akan tahu akibatnya"Alex tampak begitu marah. Aurora berada di pelukan suaminya dan akhir nya dia tertidur lelap.keduanya tidur di hotel tanpa memperdulikan orang-orang yang mencari keberadaan mereka.