Mr.Cool

Mr.Cool
bab 31pertemuan terakhir



Alex dan Aurora telah tiba di tempat yang di tuju.


"tuan muda! ketua menunggu anda di kamar!"pelayan itu mengantarkan Alex ke kamar ketua.


Alex menghampiri kakek nya yang sedang terbaring di atas tempat tidur.


"aku pulang!"Alex berbisik di telinga pria tua itu.


"akhirnya kamu sudah datang,aku sangat ingin melihat kamu dan cucu menantu ku!"pria tua itu berbicara dengan suara yang bergetar.


"ini dia cucu menantu mu, namanya Aurora!"Alex menyuruh istrinya untuk mendekat.


"kemari mendekat jangan takut!"pria tua itu menyuruh Aurora untuk mendekat.


Aurora mendekat dia masih bingung dengan semuanya.


"kamu sangat cantik,persis seperti putri ku"lelaki tua itu memuji Aurora.


"terimakasih!"Aurora tersenyum manis,dia merasa nyaman saat berada di dekat orang itu.


"Tiger adalah cucu ku satu-satunya,dia hidup begitu keras dan menderita,aku tidak pernah membuat hidup nya mudah!"lelaki tua itu tampak menyesal.


"anda tidak pernah membuat ku kesulitan, jangan pernah berkata seperti itu"Alex meraih tangan pria itu, digenggam nya dengan sangat erat.


"bila aku harus mati, sekarang aku sudah tenang karena ada yang menemani mu, wanita yang baik ini"pria tua itu tersenyum lega.


"anda harus baik-baik saja, jangan pernah berpikir buruk!"Alex tampak sangat menghawatirkan pria itu.


"aku sudah tua, beberapa waktu ini aku terus bermimpi ibu mu datang untuk menjemput ku"pria itu tampak semakin buruk.


Alex tampak sangat sedih dia keluar meninggalkan Aurora dengan pria tua itu,di luar Alex menangis dia sangat takut kehilangan orang yang telah menjadikan nya seperti sekarang ini.


Di dalam kamar Aurora berbicara dengan pria tua itu.


"aku ingin kau tahu semuanya tentang suami mu"pria tua itu bicara sambil memegang tangan cucu menantu nya.


"maksud kakek apa?"Aurora tampak semakin bingung.


"Alex suami mu, memiliki kehidupan lain, dia di sini di tempat ku bukan seorang pengusaha hebat dia di sini adalah Tiger pemimpin kelompok naga hitam,kami hidup dalam dunia yang sangat keras!"Pria itu menjelaskan sambil berderai air mata.


"saya tidak tahu,bahwa Alex memiliki kehidupan seperti itu!"Aurora tampak sangat terkejut.


Pria tua itu menjelaskan semuanya, tentang dunia hitam yang dirinya dan Alex jalani, tentang kenapa suaminya harus mengenakan topeng saat datang dan bersama orang-orangnya.


"sekarang terserah kamu,mau pergi meninggalkan dia atau bertahan hidup dengan nya dan siap menghadapi segala resiko?"Pria itu menyuruh Aurora untuk mengambil keputusan nya sendiri.


"beri saya waktu untuk memikirkan semuanya,ini terlalu mengejutkan untuk saya!"Aurora meninggalkan kamar itu berjalan menuju taman.


Alex menghampiri istrinya yang sedang menangis sendiri di bangku taman.


"kali ini aku tidak akan meminta maaf pada mu, karena aku menyadari kata itu tidak akan pernah bisa membuat keadaan berubah,dan tidak akan merubah kenyataan bahwa aku seorang mafia"Alex duduk di samping istrinya.


"sebelum menjadi Alex yang sekarang,aku telah hidup sebagai Tiger, identitas itulah yang sekarang ada di samping mu!"Alex telah pasrah dia siap menerima apapun keputusan Aurora.


"kenapa kamu tidak mengatakan semuanya kepada ku, setidaknya aku akan lebih baik bila mendengar semuanya langsung dari dirimu." Aurora tampak sangat marah.


"aku terlalu pengecut untuk mengatakan semuanya pada diri mu"Alex menyesal.


"aku takut kamu akan pergi meninggalkan aku dan anak kita!"Aurora menghambur ke dalam pelukan suaminya.


"sekarang aku, harus bagaimana? hati ku telah sepenuhnya menjadi milik mu dan aku Taku kehilangan kamu!"Aurora meluapkan emosi dan perasaan nya.


"maaf...aku memang jahat selalu menyakiti dan melukai perasaan mu!"keduanya saling berpelukan dan menguatkan hati.


"ceritakan semua tentang Tiger pada ku!"Aurora memohon.


"aku berjanji akan menceritakan semua nya...dan kamu harus siap!"Alex mengingatkan.


"iah,aku akan berusaha untuk menjadi wanita yang layak untuk menjadi pendamping mu"Aurora tampak telah menyiapkan keberanian nya untuk menjadi pendamping bagi suaminya baik sebagai Alex maupun sebagai Tiger.


Alex dan Aurora kembali menemui ketua, lelaki tua itu dalam keadaan yang sangat buruk.


"apa kamu telah memutuskan?"tanya dia pada Aurora.


wanita itu mengangguk sebagai jawaban,


"jadi apa keputusan mu sekarang?"ketua menatap Aurora.


"aku akan selalu mendampingi dia dalam keadaan apapun!"Aurora menjawab dengan penuh keyakinan.


"terimakasih...ku titipkan dia dan generasi ke 4 pada mu!"pria itu tersenyum dan pergi dengan tenang.


"kakek...!"Alex mencoba untuk memanggil pria itu,namun dia telah pergi untuk selamanya dan tidak akan pernah kembali.


"ketua...!"orang kepercayaan ketua tampak sangat terpukul dengan kepergian orang itu.


Keesokan hari nya, ketua di makam kan dihadapi oleh semua anggota naga hitam dan beberapa orang dari kelompok lain termasuk ketua naga emas.


Aurora hanya dapat menyaksikan proses pemakaman itu dari kamarnya,dia tidak bisa berbaur dengan orang-orang itu, keberadaannya di rahasiakan seperti Tiger yang selalu menyembunyikan identitasnya.


Aurora berada di kamar Tiger ,dia mengamati semua benda yang ada di sana.lemari yang di penuhi senjata api, samurai yang tergantung di dinding, lemari lain yang di penuhi berbagai macam senjata tajam, baju-baju hitam milik Tiger dan topeng-topeng yang di tempatkan pada sebuah kotak khusus.


Alex kembali ke kamar nya setelah semua pelayat pulang dia tampak begitu lelah dan duka mendalam masih terlukis di wajahnya.


"selama ini dia yang selalu menjaga dan menguatkan ku"Alex menangis dia pelukan istrinya.


"kamu harus kuat, masih banyak orang yang bergantung pada mu!"Aurora mengingatkan suaminya.


"kakek kenapa kamu tinggalkan beban yang begitu besar untuk ku!"Alex seolah tidak rela atas kepergian ketua.


"jangan bicara seperti itu, beliau telah tenang di alam sana!"Aurora mengingatkan suaminya dan mencoba menguatkan pria itu.


"Ra... jangan tinggalkan aa sendiri!"Alex memelas pada istrinya.


"Ra akan selalu ada bersama dengan aa, sepahit apapun hidup yang harus kita jalani,mari kita lewati bersama!" kata-kata istrinya mampu membuat Alex kembali kuat, dia harus bangkit untuk orang-orang yang berada di dekatnya.


"terimakasih!"Alex memeluk dan mengecup kening istrinya.


"ayah akan berusaha untuk jaga kamu dan ibu,kamu juga harus kuat untuk Aya dan ibu!"Alex berbicara dengan calon anak mereka.


Aurora terus mencoba untuk tersenyum dan kuat, dia tidak ingin membuat suaminya merasa cemas, sekarang dia harus benar-benar siap untuk segala kemungkinan yang akan terjadi.


Setelah kepergian kakek nya kini Alex adalah ketua besar dari naga hitam, dia bertanggung jawab untuk menjaga kelompok itu.


Semua anggota naga hitam telah terbiasa dengan kepemimpinan Tiger mereka tahu betul kekuatan pria muda itu.mereka percaya Tiger memang telah di persiapkan oleh ketua terdahulu untuk menggantikan nya.