Mr.Cool

Mr.Cool
bab 20 balas dendam



Alex berada di kantor dia kedatangan tamu tak seorang pun kenal dengan pria bertubuh tinggi dan kekar itu penampilan nya seperti seorang Mapia.


"apa yang harus kami kerjakan untuk ketua?"pria itu tampak sangat hormat pada Alex.


"bagaimana keadaan sekarang?"Alex bertanya sambil menepuk bahu orang itu.


"sejak ketua memimpin, kelompok kita berkembang semakin kuat dan wilayah kita semakin luas"pria itu memberikan hormat sebagai rasa terima kasih.


"ada tugas yang harus kalian kerjakan, dan aku tidak ingin kalian gagal!"Alex tampak sangat berbeda saat bersama orang ini.


"kami siap apa yang ketua ingin kami akan berusaha untuk memenuhi nya"lelaki itu bicara dengan sungguh-sungguh.


Alex memperlihatkan foto seorang pria dan wanita.dengan cepat orang itu mengambil foto,


"untuk pria itu aku ingin bisnis nya goyah tapi jangan sampai runtuh, dan untuk yang perempuan aku ingin kau buat berita sekandal tentang dia"Alex memberi perintah.lelaki itu memberi hormat lalu pergi meninggalkan Alex yang kembali menyibukkan diri dengan pekerjaan nya.saat sedang asik bekerja Alex mendapat telpon dari seseorang.


"apa yang sedang ingin kau lakukan anak muda?"Suara di ujung telepon terdengar sangat berwibawa dan Alex tampak sangat.


"aku hanya ingin memberikan sedikit pelajaran untuk seseorang"jawab Alex dengan tanpa beban.


"bagaimana keadaan cucu menantu ku?"lelaki itu bertanya.


"aku hampir lupa untuk memberitahu pada mu sekarang dia sedang hamil, sebentar lagi Anda akan punya buyut generasi penerus yang baru"Alex memberi tahu.


"kalau ibu mu masih ada dia akan sangat bahagia"suara lelaki itu bergetar menahan tangis.


"jangan sedih kalau anda sedih ibu juga akan merasa sedih"Alex mengingatkan pria itu.


"jaga istri dan anak mu jangan seperti dia yang menyia-nyiakan kau dan ibumu!"lelaki itu mengingatkan Alex.


"terimakasih selama ini anda telah menjaga saya dengan baik walaupun secara diam-diam"Alex terharu dia sangat menghormati orang yang sedang bicara dengan nya di telpon.


"jadilah pria yang kuat, jangan menggunakan otot tapi gunakan otak mu untuk menguasai !"lelaki itu mengingatkan Alex.


"terimakasih untuk semua nya!"sebelum telpon berakhir Alex mengucapkan rasa terima kasih nya.


Setelah selesai bicara dengan penelpon itu Alex kembali melanjutkan pekerjaannya, sebelum mengadakan rapat direksi.


"pak semua dewan direksi telah menunggu anda di ruang meeting!"Siska memberi tahu.


"apa semua berkas telah siap?"Alex bertanya pada sekretaris nya itu.


"semuanya telah siap"Siska berjalan di belakang Alex keduanya menuju ruang meeting.


Saat Alex masuk ke ruangan semua orang langsung berdiri dan membungkuk sebagai rasa hormat mereka.


"maaf menunggu lama!"Alex duduk di kursinya.


Rapat segera di mulai dengan persentasi dari tim perencanaan tentang rencana pengembangan usaha PT Internasional. setelah selesai persentasi dari tim perencanaan,kini giliran Alex yang memaparkan perkembangan dan pendapat PT Internasional selama satu tahun terakhir.


"demikian yang dapat saya sampaikan pada dewan direksi, semoga perusahaan kita semakin berkembang sehingga kita dapat semakin meningkatkan kesejahteraan keluarga besar PT Internasional."Alex menutup persentasi nya.


"maaf saya ingin bertanya tentang kabar pertunangan anda dengan Anggelina , kalau tidak salah dia putri dari Presdir PT Boarming"salah satu dewan direksi bertanya.


"saya tidak ada hubungan apapun dengan wanita itu"Alex menegaskan.


Selesai rapat Alex berjalan kembali ke ruangan kerja nya.


"pak maaf waktu itu anda menghilang begitu saja saya hawatir!"Siska mengawali pembicaraan dengan Alex.


"maaf malam itu karena kesal saya pergi begitu saja, sampai lupa kamu ikut dengan saya!"Alex meminta maaf.


Alex tiba di ruangan nya,dia segera mengambil hp nya dan menghubungi istrinya.


"sayang kamu dimana?"Alex bertanya pada istrinya.


"aku masih di kampus mau pulang!"Aurora memberitahu.


"kamu tunggu di situ aa sekarang jemput kamu kita makan bersama!" Alex segera pergi untuk menjemput istrinya.


saat di perjalanan Alex menerima telepon dari seseorang.


"untuk urusan pria itu sudah kami selesaikan besok ada akan dapat kabar yang anda inginkan!"si penelepon melaporkan.


"bagus, bagaimana dengan urusan wanita itu?"Alex memili ekspresi wajah yang sangat dingin.


"kami akan mengurusnya nanti malam dan besok beritanya akan anda lihat di semua media!"lelaki itu kembali melaporkan.


"baiklah aku tunggu kabar baik dari kalian!"Alex menutup telponnya.


"salah kalian sendiri kenapa membuat masalah dengan ku, kalian belum tahu sedang berhadapan dengan siapa, kehancuran yang akan kalian alami adalah buah dari perbuatan kalian!"Alex tersenyum sinis ekspresi wajah nya begitu menakutkan.lelaki ini benar-benar sangat misterius begitu banyak rahasia yang orang tidak tahu tentang dia.


Alex tiba di depan universitas, Aurora menunggu di pinggir jalan ia tidak mau orang melihat kedatangan suaminya. Alex turun dari mobil dia membuka pintu mobil untuk istrinya.


Alex tersenyum begitu manis di ciumannya perut Aurora.


"bagaimana keadaan anak papa hari ini?"Alex bicara sambil terus mengelus perut istrinya.


"anaknya di sapa kenapa ibunya diacuhkan?"Aurora merengek.


"oh iah... sayang ku apa hari ini melelahkan?"Alex mengecup kening istrinya.


"aku sangat kesal,di kampus mulai tersebar rumor kalau aku simpanan"Aurora cemberut wajah nya sangat lucu.


"apa aku harus bertindak?"Alex bertanya.


"tidak usah aku ini wanita yang kuat!"Aurora tersenyum manis.


"bagaimana nanti perut mu akan semakin membesar bagaimana kalau orang akan salah paham!"Alex mencemaskan istrinya.


"asal tetap bisa kuliah aku tidak peduli"Aurora memperlihatkan sisi dirinya yang kuat.


"kalau orang menghina mu atau menghina anak ini, kamu harus bilang sama aa"Alex mendekap istrinya.


"Ra sayang aa!"Aurora mencium pipi suaminya.


"aa juga sayang kalian!"Alex mencium kening istrinya.


"apa kita belum bisa pulang ke rumah?"Aurora bertanya.


"sabar, sebentar lagi kita bisa pulang ke rumah!"Alex meyakinkan istrinya.


"benarkah kita bisa pulang?"Aurora tampak sangat bahagia dia sangat merindukan suasana di rumah, walaupun di hotel nyaman dan semuanya tersedia tapi dia rindu untuk memasak merawat tanaman memetik sayur dan hal lainnya.


"kamu sangat ingin pulang?"Alex bertanya pada istrinya.


"Ra kangen rumah, masak buat sarapan aa, kangen metik sayur sendiri di kebun dan hal lainnya"Aurora tampak sangat merindukan kediaman nya.


"nanti saat pulang ke rumah Ra bebas melakukan apa pun tidak perlu sembunyi lagi aa akan memberi tahu semua orang di rumah Tantang pernikahan kita"Alex telah memutuskan untuk memberitahu pada semua orang di rumah tentang pernikahan nya dengan Aurora.