
Pagi itu Alex telah siap untuk pergi ke airport dia memiliki perjalanan bisnis ke Inggris. "Nanti akan ada tamu yang datang dari Bandung, siap kan kamar untuk nya layani setiap keinginan nya!". Alex memberi tahu para pelayan di rumah,. "berapa lama tuan akan berada di sana?". pak Imam kepala pengurus rumah bertanya,. "paling lama 3 bulan,saya harap kamu bisa menjaga rumah selama saya tidak ada!". Alex mempercayakan urusan rumah kepada orang kepercayaan nya itu. Dihari yang sama ,pada sore hari di rumah mewah milik Alex. ting....tong....ting ...tong. Suara bel rumah berbunyi.seorang pelayanan membuka pintu. "Ada yang bisa saya bantu ?". pelayanan itu bertanya dengan pandangan mata yang penuh curiga. "apa benar ini kediaman om Alex ?". gadis cantik dan manis bertanya. "ini kediaman bapak Alex Sanjaya Ade ini siapa ?". pelayanan itu tampak mencurigai tamu yang datang.
"Nama saya Aurora,dari panti asuhan kasih ibu". gadis itu begitu ramah , senyum nya terlihat begitu manis dengan lesung pipi. Disaat pelayanan itu terus menanyai tamu yang datang, tiba-tiba pak imam keluar dari dalam rumah. "apa kamu Aurora dari Bandung?". "benar pak saya Aurora". gadis cantik itu segera menjabat tangan pak Imam. "saya pikir yang akan datang itu anak kecil ternyata...". "maaf saya jadi merepotkan?". "silahkan masuk! semoga Aurora bisa betah tinggal di sini?". "oh iya apa bapak ini om Alex?". "bukan saya kepala pengurus rumah,nama saya Imam". "oh saya kira om Alex!". "pak Alex sedang ada perjalanan bisnis, mungkin 3 bulan baru kembali". "saya sangat senang ketika berangkat dari Bandung, karena saya berpikir akan segera jumpa dengan om Alex". tampak kekecewaan di raut wajah gadis itu,. "nanti juga tuan Alex pasti pulang ,dan Aurora bisa ketemu". pak Imam menghibur gadi itu. Sudah hampir satu bulan Aurora tinggal di rumah mewah milik Alex ,gadis itu akan bangun sangat pagi dia melakukan beberapa pekerjaan rumah, kemudian dia akan pergi ke kampus. Di Inggris Alex masih begitu sibuk dengan pekerjaan nya, terkadang dia hanya tidur 2 jam saja. "seperti nya besok saya bisa pulang" Alex bicar dengan seseorang di telpon. "kamu belum tidur?". " belum masih ada pekerjaan yang harus di bereskan". "apa kamu sudah mendengar kabar tentang sodara mu dan wanita itu?". "aku sempat bertemu dengan Bram di sini, dia bilang akan kembali ke Jakarta untuk persiapan pesta pernikahan". "apa yang akan kamu lakukan?". "menurut mu apa yang harus ku lakukan?". "Alex balik bertanya kepada sahabat nya. "apa kamu tidak mau mencoba membangun hubungan baru dengan Siska? sekretaris mu itu tampak nya ada hati sama kamu". "jangan macam-macam aku hanya menggap Siska sebatas rekan kerja tidak lebih ok!". Alex tampak keberatan saat dokter Eko menyarankan dia untuk menjalin hubungan baru dengan dengan Siska. "apa kamu sudah menemui anak dari pantai itu?". "ya ampun aku lupa, sudah satu bulan lebih dan aku belum pernah melihat dia!". dokter Eko tertawa kecil,seolah menertawakan diri sendiri. "kau sungguh keterlaluan, menitip kan anak itu di rumah ku , sudah satu bulan lebih kau belum pernah menemui dia". "Nanti saja sekali saat kamu pulang aku akan menemui dia, satu bulan ini aku sangat sibuk dengan jadwal operasi". "Baiklah jangan lupa untuk ke rumah ku hari Senin ! kebetulan besok aku akan pulang". "Pantas saja kau mendapatkan julukan Tiger Asia, bisnis tiga bulan bisa kau bereskan hanya satu bulan,!". "Terserah kamu saja dokter". keduanya tertawa lepas, kemudian mengakhiri percakapan . Pagi itu Alex telah berada di dalam pesawat pribadi nya,di dekatnya Siska duduk , sesekali mata wanita itu mencuri pandang, seperti nya Siska memang menaruh hati untuk bosnya itu. "Tolong atur ulang jadwal saya!". Alex bicara pada sekretaris nya,namun wanita itu tampak tidak pokus ,. "Siska ! apa kamu sakit ?". "maaf pak saya tidak pokus,apa yang harus saya lakukan? ". " tolong kamu atur ulang jadwal saya, karena satu Minggu ini saya akan mengambil istirahat,saya ingin mengajak anak asuh saya pergi jalan-jalan ke taman hiburan ". Alex masih belum tahu ,kalau anak panti yang tinggal di rumah nya seorang yang telah remaja. "anak asuh ? ". Siska tampak terkejut, dia tidak menyangka bos nya yang masih lajang mempunyai anak asuh. "Dia sudah satu bulan ini tinggal di rumah saya,dan kami belum pernah bertemu jadi saya ingin membuat dia nyaman,dan saya ingin menebus kesalahan karna tidak ada disaat dia tiba di rumah.". "berapa usia nya ?". "saya belum tahu mungkin 10 tahu atau bisa juga kurang dari 10 tahun". Alex menerka-nerka. "saya sangat ingin melihat nya !". "apa kamu suka anak-anak ?". "ya ". Siska tampak begitu senang saat Alex bertanya hal-hal di luar pekerjaan. "Kamu wanita hebat, cantik dan baik , lelaki yang bisa memiliki mu pasti sangat beruntung". Pujian itu membuat hati Siska melambung tinggi. "terimakasih banyak,saya berharap akan memiliki pendamping seperti bapak". Siska tersipu malu, namun Alex tidak menanggapi , entah dia tidak tau atau pura-pura tidak tahu tentang perasaan wanita itu terhadap diri nya. Di tempat lain tepat nya di rumah Alex semua orang sibuk untuk menyambut kepulangan sang majikan. "Jangan sampai ada yang kurang, kalian tahu sendiri tuan tidak akan suka kalau ada kesalahan!". Pak Imam mengingat kan , dia hapal betul dengan karakter Alex yang begitu teliti untuk setiap hal. "pak ,apa boleh saya membuat kue nastar untuk om Alex, kata ibu panti om sangat suka kue nastar!". Aurora meminta ijin , dengan wajah yang memelas membuat siapapun tidak tega untuk menolak permintaan nya. "baiklah! tapi kamu harus berhati-hati jangan sampai terluka ,tuan akan marah jika sesuatu terjadi pada mu". Pak Imam mengingatkan gadis itu,karna Alex sudah menitip kan gadis itu kepada nya.