Mr.Cool

Mr.Cool
bab 8



Pagi yang indah Alex terbangun dari tidurnya, dia melihat Istrinya sedang membuka tirai , kemudian dia membuka pintu balkon dibiarkan udara pagi yang segar masuk ke kamar gaun tidur nya tertiup angin merapat ke tubuhnya sehingga tiap lekukan tubuh itu terlihat jelas." Selamat pagi sayang !" Alex memeluk istrinya dari belakang melingkarkan tangannya . " aa udah bangun, mau aku buatkan kopi ?" Aurora bertanya pada suaminya yang baru bangun. " tidak usah, saya hanya ingin memeluk kamu " dengan lembut dia menciumi pipi istrinya. di saat keduanya sedang asik menikmati mentari pagi , tiba-tiba terdengar suara pintu di ketuk."Tuan tamu nya sudah tiba !" pak Imam memberi tahu." sebentar saya akan mandi suruh dia menunggu "Alex memberi perintah, setelah pak Imam pergi Alex menggoda istrinya dia minta mandi bersama. " jangan ini masih pagi !" Aurora menolak halus, namun Alex tidak peduli dia menggendong istrinya untuk mandi. Alex membuka pakaian, dia masuk ke dalam bathtub , Aurora enggan untuk masuk dia tahu apa yang akan terjadi bila dia masuk bathtub." baiklah jadi kamu mau mandi pakai baju " Alex menarik Aurora ,tubuh mungil itu kini berada dalam pelukan nya. Alex menatap setiap bagian tubuh istrinya yang berbalut baju basah." kamu benar-benar membuat ku tidak bisa menahan diri!"Alex menarik Aurora masuk ke dalam air keduanya berbagi napas dengan mulut, Aurora muncul ke permukaan air, bajunya telah terlepas dan dibiarkan tergeletak di lantai di samping bathtub." jangan kamu lagi di tunggu tamu !" Aurora mencoba melepaskan diri. " aku tidak peduli " Alex membalik posisi mereka kini Aurora berada di bawah tubuh nya. dengan penuh gairah Alex mulai mengunci bibir istrinya , Aurora coba mendorong tubuh suaminya namun tubuh itu begitu berat ,


perlawanan nya sia-sia karna tenaga Alex begitu kuat, " sayang !" suara Alex terdengar begitu lembut, bersamaan dengan itu Aurora menggigit bibir nya dia benar-benar tak bisa menahan keinginan suaminya. Setelah selesai mandi Alex segera berpakaian , Aurora juga sudah berpakaian dan akan ke luar ." apa harus ke kampus ?" Alex tampak tidak rela istrinya pergi. " ada kelas hari ini " Aurora menjelaskan " selesai di kampus harus langsung pulang !" Alex mengingatkan, " iah nanti aku langsung pulang " Aurora berpamitan dan mencium tangan suaminya. " jangan tersenyum pada lelaki lain ok!" Alex benar-benar pencemburu. tiba-tiba Alex mendekat dan memberikan ciuman hangat untuk istri nya. " haruskah aku ikut ke kampus ?" Alex masih tidak mau melepaskan pelukannya. " aa jangan bercanda " Aurora tersipu malu" dan sekalilagi Alex mengecup kening istrinya. Setelah Aurora pergi ke kampus , Alex menemui tamunya. "maaf menunggu lama !" Alex meminta maaf atas keterlambatan nya. wanita itu tertegun melihat Alex matanya menatap penuh kekaguman. " nona kenapa ?" Alex mengerutkan keningnya." maaf kenalkan nama saya Anggelina " wanita itu mengulurkan tangan. " Alex " keduanya berjabat tangan " silahkan duduk !" Alex duduk saling berhadapan dengan tamunya. wanita itu menceritakan semua tentang dirinya,dan Alex hanya jadi pendengar yang baik dia enggan bercerita tentang kehidupan pribadi pada orang asing." jadi berapa lama anda akan berada di Indonesia?" Alex langsung pada inti pembicaraan." mungkin satu bulan atau lebih saya belum pasti " wanita itu bicara dengan sesekali tebar pesona." baiklah semoga anda betah tinggal di sini !" Alex tampak enggan berbicara lama dengan wanita itu." terimakasih karena anda sudah mengijinkan saya tinggal di rumah ini !" wanita itu tersenyum menggoda." pak Imam ! antar nona ini ke kamarnya dan beri tahu dia aturan di rumah ini " Alex beranjak pergi menuju ruang kerja nya. pikiran Alex benar-benar kacau dia tidak bisa membayangkan istrinya di luar rumah, bertemu dengan teman sebaya nya apalagi teman laki-laki." aku bisa gila, kenapa dia harus pergi " Alex menggerutu sendiri.disaat sedang kesal tiba-tiba hp nya berdering sebuah panggilan video call masuk. Alex segera mengangkat panggilan itu , dia tiba-tiba tersenyum bahagia mengetahui siapa yang di lihat di layar hp nya." aku baru sampai di kampus, suami ku sudah makan ?" Aurora tersenyum manis." cepat pulang aku rindu !" Alex merengek seperti anak kecil. " aku baru tiba kelas juga belum di mulai " Aurora tampak begitu cantik pagi itu. saat sedang asik video call , seseorang di belakang Aurora memanggil wanita itu. " cantik kelas sudah akan di mulai !" seorang pemuda tampan memberi tahu ." kalian duluan saja nanti aku menyusul" Aurora kembali ke panggilan bersama suaminya. " siap tadi? " Alex tampak kesal " itu teman satu jurusan " Aurora menjawab. " cepat pulang !" Alex mengingatkan " iah ,aku akan langsung pulang, sudah dulu aku harus masuk " Aurora mengakhiri percakapan itu dia segera menuju ruang kuliah nya. Setelah panggilan Video call dengan istrinya Alex makin uring-uringngan dia benar-benar takut istri nya di goda pria lain di kampus, bukankah di kampus tidak ada yang tahu setatus gadis itu. Alex merasa frustasi memikirkan hal itu jadi dia memutuskan untuk pergi ke kantor untuk menyibukkan diri dengan pekerjaan.Saat akan pergi bekerja , Anggelina ikut menumpang sampai kantor agensi nya. " apa malam ini kamu sibuk ? " Anggelina mengawali pembicaraan. " saya belum tahu" jawab Alex dingin " saya ingin mengajak kamu makan malam " Anggelina mulai melakukan pendekatan." saya terbiasa makan di rumah " jawab Alex singkat. " dimana kantor agensi mu biar ku antara kamu lebih dahulu " sepertinya Alex ingin segera terlepas dari wanita itu." ini alamat nya " Anggelina memberikan sebuah kartu perusahaan. " sial ini Agensi yang sama dengan Isabella" pikir Alex namun dia tidak mengatakan apa-apa,di berikan nya kartu itu ke sopir yang juga nampak terkejut. mobil mewah itu bergerak menuju alam yang tertera di kartu , bahkan sopir telah begitu hapal tempat tersebut.Saat dalam perjalanan hp Alex kembali berdering, pria itu tersenyum begitu bahagia, dia segera mengangkat panggilan itu. " kamu pergi bekerja ?" suara itu terdengar lembut dan menyejukkan. " iah aku sedang berada di jalan " Alex menjelaskan. " dengan siapa ?" Aurora kembali bertanya. " dengan nona Anggelina tamu saya " Alex berterus-terang " wanita cantik supermodel itu " dari nada bicaranya Aurora tampak kesal.mendengar istrinya kesal Alex malah merasa senang. " kamu pulang jam berapa ? " karena asik menelpon Alex sampai mengacuhkan Anggelina. " mungkin jam 2 aku sudah pulang " jawab Aurora,dan tiba-tiba Alex mendengar suara seorang pria yang bicara pada istrinya. " Ra nanti aku antara kamu pulang ya !" lelaki itu tampak nya suka pada Aurora. " tidak usah saya akan pulang naik kendaraan umum" Aurora menolak halus, dia lupa belum mematikan telpon nya. " kamu sudah punya pacar ?" pemuda itu mulai berani, " ada saya punya " Aurora tampak gugup. " kamu pasti bohong, selama ini aku gak pernah lihat kamu sama cowok" pemuda itu tak percaya. " cowok ku udah kerja bukan mahasiswa " jawab Aurora " sebelum kamu saja jadi istri orang masih terbuka kesempatan untuk ku " pemuda itu pergi dengan senyum yang menakutkan." sayang... sayang...! " Alex yang sedari tadi mendengar semuanya merasa cemas.dan tiba-tiba telpon terputus begitu saja. Anggelina juga merasa curiga saat Alex beberapa kali memanggil sayang pada si penelepon. Setelah mengantar Anggelina ke kantor Agensi, mobil itu bergerak menuju kantor PT . internasional kedatangan Alex di sambut oleh pekerja. Alex masuk ke ruang kerja nya.melihat kedatangan Alex di kantor Siska sangat bahagia dia sangat merindukan bos nya itu. " Siska tolong bawakan semua berkas yang harus saya periksa !" Alex memberi perintah, dengan segera Siska membawa dokumen penting yang di maksud."bapak mau minum apa ?" Siska menatap bos nya, yang mulai memeriksa dokumen." air putih saja " Alex pokus dengan pekerjaan nya dia ingin semuanya beres sebelum tengah hari.Di kampus Aurora juga tengah sibuk belajar .