
Autodromo Enzo e Dino Ferarri ( Imola ) Bologna Italia
Pagi ini semua racer sudah bersiap untuk balapan musim baru formula satu dan kemarin saat babak penyisihan pole position, Radhi berada di urutan pertama setelah mencatat waktu tercepat dibandingkan pembalap lainnya. Gerald sendiri berada di bawah Radhi dengan selisih 0,30 detik.
Charles McGregor sendiri harus puas di urutan kelima karena dirinya merasa tidak bisa fokus. Selain pipinya masih bengkak akibat ditinju Radhi, kehadiran Raine yang tampak cantik dengan mantel coklat dan rambutnya dibiarkan tergerai, membuat dirinya terpesona dengan adik saingannya itu.
Anaknya pak Al-al dan Bu Benben yaaa...
Brengseeekkk! Charles mengumpat dalam hati melihat bagaimana Radhi dan Raine tampak ceria sebelum perlombaan. Radhi mencium pipi adiknya sebelum menuju arena, dan gadis itu berjalan bersama Cynthia untuk berada di ruangan khusus pasangan maupun keluarga tapi hanya satu orang.
Acara balapan Grand Prix Formula Satu pun dimulai dan strategi Radhi dan Gerald adalah menutup semua pergerakan Charles McGregor dengan gaya elegan agar tidak kena bendera setengah hitam putih dimana akan diharuskan masuk Paddock dan dianggap tidak sportif.
Mobil Radhi dan Gerald berada di depan para pembalap lainnya membuat para tim Scuderia Ferrari meminta agar tetap stabil. Balapan kali ini harus menempuh jarak 305km dan membutuhkan waktu sekitar 90 menit. Balapan pendek adalah di Monaco yang hanya membutuhkan jarak tempuh 260km dan 44 putaran di Circuit de Spa Francorchamp Grand Prix Belgia.
Alaric dan Nura bersama Enzo dan Georgina Al Jordan sudah hadir dan duduk di podium khusus kalangan jetset dan elite. Keduanya tampak menikmati acara balapan Radhi karena ingin melihat bagaimana putra mereka bisa membuat Charles McGregor terkalahkan apalagi Radhi lomba di rumahnya sendiri.
Menjelang lap terakhir terjadi saling salip menyalip antara mobil Radhi dan Gerald sedangkan mobil Charles berada di belakang mobil Kimi Yamashita yang berada di urutan ketiga. Akhirnya balapan dimenangkan oleh Radhi karena mobil Gerald sedikit mengalami gangguan namun tetap bisa finish di urutan kedua. Kimi Yamashita akhirnya masuk posisi juara ketiga sedangkan Charles berada di urutan kelima.
Radhi dan Gerald langsung bersorak gembira bisa juara di markas mereka sendiri. Keduanya saling berpelukan dan bersalaman karena misi pribadi mereka berhasil.
Raine dan Cynthia ikut bersorak senang melihat suami dan saudara kembar mereka berhasil juara di perlombaan pertama musim ini dan di markas milik Ferarri. Jean Dupont langsung memeluk dua pembalap nya.
Selebrasi kedua pembalap berkostum merah itu masih berlangsung dengan memeluk para tim mereka yang sudah bekerja keras dan membuat pembalap mereka berhasil naik podium.
Radhi melepaskan helmnya dan mencari saudara kembarnya yang tampak sumringah. Tanpa malu, pria itu memeluk Raine erat.
"Sudah aku balas!" seringai Radhi durjana membuat Raine senang.
"Bagus! Memang sudah seharusnya dia tahu bahwa kamu sekalian mempermalukan anak itu!" Raine mencium pipi Radhi sayang.
"Raine, dia sudah tua, bukan bocah lagi" gelak Radhi.
"Sudah sana, nikmati harimu!" Raine melepaskan pelukan kembarannya lalu melirik Gerald dan Cynthia yang masih berciuman. "Guys, get the room!" goda gadis itu ke partner kembarannya.
Gerald dan Cynthia terbahak mendengar ledekan Raine. "Nanti kita akan cari kamar" balas Gerald usil.
Raine memutar matanya malas. "Oh please..."
Gerald tertawa lalu menyusul Radhi untuk kembali ke sirkuit untuk bersiap-siap naik ke podium juara. Radhi melihat kedua orangtuanya bersama Oom dan Tantenya datang, langsung menghambur memeluk mereka. Jean Dupont dan beberapa teknisi Ferarri yang melihat mantan pembalap legendaris mereka datang, langsung menghampiri Enzo Al Jordan.
Keramaian dan keriuhan di tim Ferrari berbeda dengan tim Mercedez yang harus manyun karena baik Charles maupun pembalap keduanya tidak mendapatkan poin yang diharapkan. Charles sendiri langsung mengompres pipinya yang membengkak kembali akibat tekanan helmnya.
pada seorang gadis yang menatap penuh sayang ke saudara kembarnya yang masih heboh bersama timnya.
Acara penyerahan piala pun dilaksanakan dan seperti biasa Radhi menolak alkohol untuk selebrasi dan memilih sprite sebagai pengganti champagne. Wajah Radhi semakin tampak bahagia melihat keluarga nya hadir disana apalagi sang Oom tampak bangga dengannya.
Dua tahun sebelumnya memang Ferarri juara dunia dan Radhi beberapa kali naik podium baik juara satu atau dua tapi juara perlombaan kali ini sesuatu yang personal karena dia sudah menghajar Charles setelah menahan diri dua tahun dan semua anggota keluarganya hadir.
Raine memang nyaris tidak pernah hadir kecuali saat dirinya balapan di Dubai, rumahnya sendiri, baru Raine bisa menemani dirinya. Pada perlombaan Dubai tahun lalu, Raine tidak bisa datang karena mengalami flu berat jadi beristirahat di rumah. Saat itu Radhi hanya finish di urutan ketiga karena seperti halnya anak kembar lainnya, pria itu merasakan tubuhnya tidak enak karena Raine sakit hingga mengganggu konsentrasinya.
Radhi dan Gerald tampak bersemangat saat mereka mendapatkan piala dan saling berpelukan. Radhi melambaikan tangannya ke arah Alaric dan Nura yang ikut bahagia melihat putra sulung mereka. Raine yang ikut bergabung dengan kedua orangtuanya langsung memeluk ayah dan ibunya.
Charles melihat bagaimana keluarga Blair itu tampak erat satu sama lain dan tersenyum. Dirinya memang sudah bertemu dengan Alaric dan Nura saat balapan di Dubai tahun lalu. Pria itu pun menghampirinya keluarga Emir Dubai yang sedang berkumpul.
"Oom Alaric, Oom Enzo" sapa Charles ke keluarga Emir itu. "Tante Nura, Tante Georgina... Raine."
Alaric dan Enzo memperhatikan pipi Charlie yang masih bengkak lalu sama-sama tersenyum smirk.
"Enak dihajar Radhi?" ejek Alaric sambil tertawa sinis.
"Lumayan."
"Masih bagus Radhi hanya sekali memukul kamu, harusnya masing-masing pipi kamu itu kena pukul dua kali! Baru sadar setelah sekian tahun kalau Radhi hampir mati gara-gara kamu! Jadi kalau Raine tidak mengatakan padamu, sampai lebaran kucing juga tidak sadar kamu!" omel Alaric kesal. Iya benar masih keponakan tapi kan jauuuuhhhh banget dan tidak ada hubungan darah sama sekali!
"Iya Oom. Saya yang salah." Charles menunduk tahu karena tidak mungkin melawan keluarga Raine karena posisinya dia yang salah meskipun sudah dua tahun.
"Sudah yuk, kita masuk ke dalam. Aku sudah lapar" potong Enzo agar tidak berlarut-larut keributan yang seolah tidak selesai. Tahu lah bagaimana Alaric itu Gedhe ambek yang menurun ke Radhi.
"Kami ke dalam dulu, Charles." Nura menggandeng tangan suami dan putrinya agar Alaric berhenti ngeroweng.
"Silakan Tante." Charles menatap Raine yang hanya melirik dingin lalu berjalan bersama dengan kedua orangtuanya.
Ya ampun, lirikan matamu, Raine. Serem.
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️