Love In Race

Love In Race
Aku Serius!



Dubai UAE


Charlotte akhirnya pergi bersama Radhi usai mereka melakukan pemotretan untuk Morr collection. Radhi benar-benar membuktikan ucapannya bahwa dia akan menjemput di lobby.


Radhi melongo melihat dandanan Charlotte yang sangat chic. Dirinya tidak heran kalau Charlotte seperti itu karena gadis itu adalah manajer Morr.



Charlotte McGregor



Radhi Blair


"Wow!" ucap Radhi saat melihat Charlotte datang dengan kaos crop warna coklat dan celana hitam hips serta sepatu boot.


"Aku tidak tahu kita mau kemana, Radhi. Jadi aku pakai yang agak bisa resmi maupun tidak." Charlotte tersenyum ke pembalap formula satu itu.


"Yuk kita pergi. Aku rasa paparazi mulai terlihat." Radhi menggandeng tangan Charlotte mengacuhkan tatapan banyak orang. Setidaknya mereka berada di Dubai tidak di Italia atau Inggris. Pers Dubai tidak seganas pers dua negara itu yang banyak paparazi yang lapar dengan gosip.


***


Restauran Kimuraya Marriot Hotel Dubai


Raine menatap Charles McGregor yang sibuk memesan banyak makanan Jepang untuk mereka berdua.


"McGregor, bukan kah itu terlalu banyak?" bisik Raine yang bingung dengan menu yang dipesan.


"Tenang. Tidak habis, kita bawa pulang" jawab Charles cuek.


Raine hanya menghela nafas panjang. Dasar!


"Raine..."


Raine menatap Charles. "Yes McGregor?" jawab gadis itu sambil menyesap ochanya.


"Aku ingin menikahi kamu."


Raine tersedak ocha. "Eh... Apa? McGregor, ini bukan lamaran kan?"


"Well, boleh dibilang semi lamaran karena kalau lamaran sebenarnya, aku akan membawa mommy dan Daddy ke Dubai. Dan sekalian saja kembaran kamu juga ikutan saling melamar adikku."


Raine melongo. "Radhi? Apa hubungannya?"


"Apa kamu tidak tahu kalau Radhi sedang mendekati Lottie? Bagi aku sendiri, tidak masalah kalau Radhi bersama Lottie karena dengan begitu, kita aman kan?"


"Apanya yang aman McGregor?" balas Raine gemas.


"Aman lah. Tidak perlu bingung punya banyak mertua, menantunya itu-itu saja..."


Raine tersenyum. "Well praktisnya itu tapi apakah kamu yakin Radhi akan bersama Charlotte?"


"Yakin ... Sebab..." Charles menoleh dan melihat Radhi dan Charlotte datang dengan bergandengan tangan.


"Oh my God..." ucap Raine sambil tersenyum melihat pasangan itu.


***


Charlotte dan Radhi duduk bersebelahan berhadapan dengan Charles dan Raine. Keempatnya tampak saling berpandangan dengan raut wajah berbeda-beda.


Raine dan Charlotte tampak senang jika memang nantinya menjadi ipar karena mereka berdua sama-sama suka fashion dan barang-barang branded serta satu server. Berbanding terbalik dengan wajah Charles dan Radhi. Charles tampak bahagia karena akhirnya dia mulai bisa membuka hati Raine sedangkan Radhi menatap sebal ke pria bermata biru itu karena sudah pasti mereka akan jadi viral dan ipar! Sangat-sangat menyebalkan!


"Jadi kamu serius mendekati Raine?"


"Of course lah Blair. I'm so serious dengan Raine. Bahkan aku sudah bilang akan menikahi adikmu" jawab Charles dengan pedenya.


"Kamu sudah melamar Raine?" desis Radhi kesal apalagi pelayan datang membawakan semua pesanan Charles.


"Well belum resmi. Tapi aku sudah bilang pada Raine kalau mau menikah dengannya."


"Hei Blair!" protes Charles.


"Belum sih Rad, tapi tidak ada salahnya kan aku membuktikan omongannya ke Daddy. Kalau dia tidak bisa membuktikan, gampang kan aku tidak mau bertemu dengannya" jawab Raine santai.


"Raiiinneeee..." protes Charles memelas membuat Charlotte cekikikan melihat kakaknya manyun. Baru kali ini Charlotte melihat sisi kolokan kakaknya. Sangat berbeda saat bersama dengan pacar-pacarnya yang dulu, bagaimana Charles sangat dominan sedangkan dengan Raine, lebih banyak mengalah.


"Kenapa C?" tanya Radhi ke Charlotte.


"C? Kamu memanggil adikku C?" protes Charles.


"Setidaknya lebih cool daripada Lottie. Macam permen saja!" balas Radhi galak.


"Hei, itu nama dari nenek kami. Kamu tidak boleh protes!"


"Sekarang tanyakan pada Charlotte apakah dia suka panggilan itu?" sahut Radhi dingin.


"Apakah kamu tidak suka dipanggil Lottie?" Charles menatap adiknya.


"Aku tidak pernah suka dipanggil Lottie, kak. Namanya macam wanita panggilan!" jawab Charlotte membuat Radhi dan Raine sama-sama tersedak ocha mereka karena sedang meminumnya.


Double C segera menepuk punggung Duo R lembut karena melihat si kembar tampak terkejut dengan ucapan Charlotte.


"C! Seriously!" hardik Radhi usai batuk-batuk nya berhenti.


"Lho kan benar Radhi. Nama itu kan terdengar cheezy, murahan bukan?" Charlotte mengerjapkan matanya yang indah ke Radhi.


"Kamu tidak murahan, C. You're expensive" ucap Radhi sambil mencium kening Charlotte yang terkejut dengan sikap pria itu.


Charles melongo melihat adiknya dicium oleh rivalnya di depan matanya, membuatnya kesal.


"Tidak usah kesal. Memangnya aku tidak tahu kamu juga akan melakukan hal yang sama ke Raine? Toh aku hanya mencium kening bukan bibir" cetus Radhi sambil menggenggam tangan Charlotte.


Charles menyipitkan matanya ke arah Radhi yang tampak tenang-tenang saja.


"Raine, kayaknya kalau kita jadi ipar ... Bakalan tiap hari tabah melihat Radhi dan kak Charles berantem terus ya?" kekeh Charlotte ke arah Raine yang sedari tadi hanya diam saja mendengarkan keributan antara saudara kembarnya dan Charles.


"Kita bisa bikin acara sendiri kalau mereka ribut. Atau kita tinggal shopping saja kalau mereka mulai gelut!" usul Raine yang langsung dijawab anggukan Charlotte yang antusias.


"Oh sayang, kamu harus menemani kemanapun aku balapan sebab aku tidak yakin aku akan sabar jika menghadapi Radhi" ucap Charles ke Raine.


"Jadi aku harus ikut demi menjaga perdamaian dunia? McGregor, apa kamu tidak ingat kalau aku punya tanggung jawab di perusahaan keluarga aku!" Raine menatap Charles judes.


"Aku masih bisa membiayai hidup kamu, Raine. Jadi kamu tidak bekerja bukan masalah untukku memberikan semua apa yang kamu inginkan " jawab Charles sambil mencium hidung Raine. "Bukannya sombong, tapi soal kekayaan, memang tidak sebanyak Blair. Meskipun demikian aku bisa membelikan apapun yang kamu mau."


Raine tersenyum. "Kamu tahu, aku juga punya uang kan McGregor."


"No Raine, sudah wajib bagiku menjadi kepala keluarga nanti, aku bertanggung jawab atas semuanya." Charles mengucapkan dengan tegas tanpa keraguan membuat Radhi bisa melihat bahwa rivalnya sangat serius dengan saudara kembarnya, adik perempuannya yang sangat dia kasihi.


"Ternyata kakakmu bisa serius ya C..." kekeh Radhi ke Charlotte.


"Dan kamu tahu, kakakku ternyata bisa manja dan mengalah dengan Raine. Sebelumnya Kak Charles tidak pernah mau mengalah bahkan sampai berpikiran serius membina rumah tangga karena sebelumnya dia pernah bilang ingin menjadi bujangan seumur hidup..."


"Dan itu berubah setelah aku bertemu Raine, Blair. Adikmu merubah semuanya. Dan aku tidak mau kehilangan Raine karena dia memberikan energi positif untukku" potong Charles sambil menatap Radhi.


Radhi hanya terdiam dan melihat ke arah Raine yang melongo mendengar ucapan Charles.


Playboy satu ini memang sudah insyaf!


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️